REUNIFIKASI JERMAN BARAT—JERMAN
TIMUR
Oleh:
1.
Desmond
Alim Pratama (140731600255)
2.
Nurjiati (140731603962)
3.
Tyas
Ambar Parisqi (140731601964)
Mahasiswa
Jurusan Sejarah, Program Studi Pendidikan Sejarah
Universitas
Negeri Malang
Abstrak:
Pada akhir Perang Dunia Kedua, negara Jerman yang menerima kekalahan dalam
perang, wilayahnya dibagi menjadi empat zona kependudukan oleh tentara sekutu. Kemudian
dengan datangnya Perang Dingin, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat
menyatukan zona wilayah mereka ke dalam Republik Federal Jerman (Jerman Barat)
dan Uni Soviet membentuk Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur). Dengan
dibaginya Jerman, maka dibuatlah sebuah tembok pembatas di tengah kota Berlin
yang disebut Tembok Berlin. Pada akhir perang dingin, Tembok Berlin dihancurkan
dan Jerman bersatu kembali.
Kata Kunci: Perang
Dingin, Jerman Barat, Jerman Timur, Tembok Berlin
Pendahuluan
Kekalahan Jerman dalam
perang dunia kedua membuat wilayahnya terbagi-bagi. Dalam ketegangan antara dua
negara adikuasa yaitu, Amerika Serikat dan Uni Soviet, akhirnya Amerika Serikat
bersama Inggris dan Perancis membentuk Republik Federal Jerman atau Jerman
Barat. Uni Soviet juga tidak mau kalah dan akhirnya membentuk Republik
Demokratik Jerman atau disebut juga Jerman Timur.
Hal ini semakin memanas
dengan banyaknya penduduk Jerman Timur yang secara diam-diam pergi ke Jerman
Barat. Untuk mencegah perpindahan penduduknya, pemerintah Jerman Timur dibantu
oleh Uni Soviet membangun tembok berlin.
Pada akhir Perang
Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, rakyat Jerman Barat dan Jerman
Timur menginginkan kembalinya persatuan Jerman. Banyak upaya yang dilakukan
oleh pihak Jerman Barat dan Jerman Timur dalam memperjuangkan persatuan Jerman.
Hasil dan Pembahasan
Keadaan
Jerman Barat—Jerman Timur
Setelah
berakhirnya Perang Dunia Kedua, Jerman direbut dan diduduki oleh tentara
sekutu. Akibat dari kekalahan tersebut, setiap kota yang ada di Jerman
mengalami kehancuran baik dalam infrastruktur maupun yang lainnya. Saat
diduduki tentara sekutu dibagi menjadi empat zona kependudukan. Bahkan ibukota
lama Jerman, Berlin sebagai pusat kontrol dari tentara sekutu dibagi menjadi
empat zona.
“Dengan munculnya Perang Dingin
(Cold War), Berlin pun terancam pecah karena terjadi friksi soal pembagian
kewenangan pengurusan wilayah antara
Blok Barat dan Timur” (Susilo, 2009:109). Hal ini sama seperti yang digambarkan
oleh Marvin Perry (2013:420) sebagai berikut:
Republik Federal Jerman, yang dibentuk dari tiga zona barat pendudukan,
berhadapan dengan suatu Republik Demokratik Jerman yang didominasi Soviet di
timur Pada 1945, dua Jerman baru yang dihukum telah muncul. Republik Federal
Jerman, yang dibentuk dari tiga zona barat pendudukan, berhadapan dengan suatu
Republik Demokratik Jerman yang didominasi Soviet di timur. Trauma nasional
akan Jerman yang disekat mencapai puncak pada Agustus 1961, ketika pemerintahan
Jerman Timur mendadak mendirikan sebuah tembok, yang memecah kota Berlin dan
selama puluhan tahun menutup Jerman Timur dari Jerman Barat.
Setelah berdirinya dua negara Jerman
tersebut, Jerman Barat (Republik Federal Jerman) yang terdiri dari gabungan
tiga zona di wilayah barat digunakan oleh front barat (Inggris, Perancis dan
Amerika Serikat) untuk mendukung pertahanan Eropa Barat dari ancaman front
timur (Uni Soviet) di benua Eropa.
Jerman Barat merupakan wilayah yang sangat penting bagi front barat
seperti yang dijelaskan oleh Marvin Perry (2013: 421) sebagai berikut:
Berdasarkan hal ini, Republik Federal Jerman (yang jauh lebih besar daripada
rekan komunisnya di timur dan paling padat dari semua negeri Eropa Barat) mulai
membangun identitas politiknya sendiri. Konrad Adenauer, kanselir dari 1949
hingga 1963, adalah pahlawan pendiri Republik Federal Jerman...dikenal sebagai
anti-Nazi yang berani pada tahun-tahun Hitler berkuasa, dia mewakili tradisi
demokratik-liberal pro-Barat Republik Weimar. Tujuannya sederhana:
mengembalikan kehormatan kepada Jerman bekerjasama dengan Amerika Serikat dan
negara-negara terkemuka Eropa. Sebagai seorang patriot, dia membangun
kontinuitas secara berhati-hati dengan masa lampau Jerman, memikul tanggung
jawab atas kejahatan rezim Nazi. Dengan adanya kesempatan, Jerman Barat memacu
diri untuk membangun kembali ekonomi dan negeri mereka, dengan cepat
menciptakan suatu benteng kekuatan ekonomi. Seluruh dunia mengagumi “keajaiban
ekonomi” Jerman Barat. Kebijakan Adenauer melunasi utang dalam beberapa tahun;
Jerman Barat mendapatkan kembali kedaulatannya. Pada 1955, Jerman Barat yang
diremiliterisasi dengan hati-hati menjadi anggota NATO, dan pada 1957 negeri
itu adalah anggota pendiri Komunitas
Ekonomi Eropa, dimana ia segera menjadi negara yang penting.
Sedangkan
Jerman Timur (Republik Demokratik Jerman) menurut Marvin Perry (2013: 435-436)
sebagai berikut: Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) mula-mula mengalami
nasib yang sama seperti semua negeri satelit Soviet. Di bawah kepemimpinan para
Komunis Jerman, yang menghabiskan tahun-tahun Nazi di Uni Soviet, industri
dinasionalisasi, pertanian dikolektivikasi, dan rakyat diatur di bawah
Komunisme (di sini disebut partai Kesatuan Sosialis). Tetapi protes-protes
terhadap Stalinisme di sini tampak lebih awal dari pada tempat lain. Pada Juni
1953, para pekerja di Berlin melakukan suatu pemberontakan dan mendapat
beberapa keringanan. Kemudian terjadi eksodus terus-menerus tenaga manusia yang
ahli ke Jerman Barat, sebagian besar melalui Berlin Barat, lebih dari 3 juta
orang lolos sebelum pemerintahan Jerman Timur membangun secara mendadak “Tembok
Berlin” yang terkenal buruk dan juga membangun rintangan-rintangan yang
mematikan di sepanjang seluruh perbatasan dengan Jerman Barat pada Agustus
1961,. Untuk sementara, semua kontak diantara kedua Jerman berhenti.
Hal
ini serupa dengan pernyataan Wahjudi Djaja (2012: 210), yaitu: Dalam perjalanan
pemerintahannya, Jerman barat mengalami perkembangan yang jauh lebih pesat
daripada Jerman Timur. Oleh sebab itu, banyak orang Jerman Timur yang
memutuskan untuk hijrah ke Jerman barat. Namun karena saat itu terjadi Perang
Dingin antara Amerika dan Uni Soviet, Uni Soviet merasa tersinggung dengan
adanya orang-orang pindah ke Jerman Barat. Oleh karena itu Uni Soviet menandai
dan mendukung untuk membangun sebuah tembok yang berada di Kota Berlin yang
menyebabkan terbelahnya kota itu. Selain itu di tembok ini, Uni Soviet juga menyiagakan
tentaranya agar menembaki orang-orang yang masih berani untuk menyeberang.
Kemudian tembok ini sangat dikenal orang sebagai simbol bagi Perang Dingin.
Richard Pipes (1981:
293) menjelaskan mengenai keadaan masyarakat Jerman Timur, sebagai berikut: “The
popularity of the German Democratic Republic may be gauged by the fact that
from the time of its establishment until 1961 (when the construction of the
Berlin Wall put an end to the population movement) 2.7 million per sons, or an
average of 700 a day, fled from east to west Germany”. Yang berarti: “Popularitas Republik Demokratik
Jerman dapat diukur oleh fakta bahwa dari waktu berdirinya sampai 1961 ( saat
pembangunan Tembok Berlin yang bermaksud untuk mengakhiri perpindahan penduduk
) 2,7 juta per anak , atau rata-rata 700 hari , melarikan diri dari timur ke
Jerman Barat”.
Proses Reunifikasi Jerman
Barat—Jerman Timur
Pada bulan Agustus 1989, pemerintahan reformis Hungaria melonggarkan
peraturan ketat di perbatasannya dengan Austria, dan ribuan warga Jerman Timur bisa melarikan
diri ke barat melalui Hongaria perpindahan warga Jerman Timur ke Jerman Barat
terus berlanjut, antar lain lewat Polandia. Sementara itu, demonstrasi
menentang rezim Jerman Timur berawal di tanah air sendiri, terutama demonstrasi
di Lipzig. Pada peringatan hari ulang tahun ke-40 Jerman Timur, Gorbachev
berkunjung ke sana tanggal 6—7 Oktober
1989. Dalam kunjungannya itu, ia memberikan dukungan kepada para pemimpin
Jerman Timur untuk menerima perubahan. Selanjutnya pada tanggal 18 Oktober
terjadi perubahan kepemimpinan di jerman timur dengan mundurnya Erich Honecher,
dan digantikan oleh Egon Krenz, yang kemudian diikuti oleh bubarnya kabinet
pemerintahan. Kejadian itu memicu warga Jerman Timur pergi ke perbatasan, dan
merusak tembok Berlin.
Pemilihan umum bebas pertama dan satu-satunya dalam sejarah
jerman timur dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 1990. Kemudian pemerintahan
yang terbentuk setelah pemilu itu, diberi mandat untuk berunding dengan Jerman
Barat mengenai kesepakatan penggabungan kedua Negara tersebut. Tidak lama
kemudian bubarnya kabinet Jerman Timur. Selang lima hari kemudian Tembok Berlin
dan perbatasan lainnya dinyatakan terbuka. Sejak itu jutaan warga Jerman Timur
mengunjungi Jerman Barat dengan leluasa. Meskipun Tembok Berlin telah dinyatakan terbuka, namun
proses reunifikasi kedua Jerman tersebut baru terjadi pada pertemuan Ottawa.
Pertemuan itu diadakan tanggal 20 November 1989 di Ottawa. Pertemuan itu menggariskan
formula “Dua Plus Empat” bagi proses unifikasi Jerman. Maksud Rumus “ dua plus
Empat “ itu adalah konferensi itu di ikuti oleh dua negara Jerman, yaitu Jerman
Barat dan Jerman Timur, di tambah empat Negara sekutu yang sebelumnya menguasai
jerman, yaitu Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, serta Perancis. Selanjutnya
pada tanggal 14 Februari 1990 kanselir Helmut Kohl dan rekannya dari Jerman Timur
Hans Modrow setuju untuk mempersiapkan penyatuan mata uang dan ekonomi kedua
Negara.
Kemudian pada tanggal 24 April 1990
Kohl dan de Maiziere menetapkan penyatuan ekonomi dan moneter Jerman, yang
selanjutnya ditindaklanjuti dengan menetapkan Deutsche Mark sebagai mata
uang Jerman. Penyatuan Jerman tidak terbatas
hanya pada persoalan ekonomi, namun menyangkut pula bidang militer. Semula
Menlu Uni Soviet Edward Shevardnadze dalam pertemuan “ Dua plus Empat” pertama
di Bonn mengajukan usulan agar jerman bersatu dalam lima tahun pertama tetap
dalam pakta Warsawa atau netral, namun usul ini ditolak NATO.
Akhirnya Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam
NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh. Pada tanggal 13
Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai
hari penggabungan kembali kedua Jerman. Dalam sidang parlemen tersebut, 294
suara mendukung, 62 suara melawan, serta
7 suara abstain. Reunifikasi Jerman akhirnya dilakukan lebih cepat dari rencana
semula, yaitu pada tanggal 3 Oktober 1990. Selanjutnya enam hari berikutnya
tembok Berlin yang selama ini memisahkan kedua Negara tersebut segera
dirobohkan.
Dampak
di Bidang Politik
Dengan bersatunya Jerman Timur dan
Jerman Barat (Republik Federal Jerman) secara resmi pada tanggal 3 Oktober 1990
mengakibatkan hilangnya pengaruh Komunisme juga Uni Soviet di Jerman. November
1990, Jerman mengadakan pemilihan umum bebas pertama sejak 1932. Pemilihan Umum
itu menghasilkan suara terbanyak untuk koalisi Helmut Kohl yang dahulunya
adalah kanselir Jerman Barat (1982-1990). Ada kebutuhan unuk mencari tempat di
tengah masyarakat Eropa, untuk memperbesar dan mewujudkan Jerman yang lebih
kuat, tanpa sekali lagi memisahkan bagian yang ada (Imanuel Geiss, 1997: 105).
Dampak di Bidang Sosial
Sebelum Jerman Barat dan Jerman
Timur bersatu, banyak masyarakat dari Jerman Timur yang diam-diam mencoba untuk
melarikan diri ke Jerman Barat, karena hancurnya perekonomian di Jerman Timur.
Namun setelah bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur, masyarakat Jerman Timur
dapat dengan mudah datang ke Jerman Barat tanpa harus sembunyi-sembunyi, begitu
juga sebaliknya. Masyarakat Jerman dapat dengan mudah berinteraksi.
Dampak di Bidang Ekonomi
Proses
reunifikasi Jerman memakan banyak biaya, yaitu lebih dari 15 Triliun Euro. Hal
ini diakibatkan dari lemahnya ekonomi Jerman Timur sebelum bersatu dengan
Jerman Barat. Kebanyakan industri-industri yang ada di bekas wilayah Jerman
Timur telah ditinggalkan, sehingga banyak menimbulkan pengangguran di beberapa
daerah.
Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa Kuno Hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Ombak.
Geiss, Imanuel. 1997. The Question of German Unification 1806-1996. London: Routledge
Perry, Marvin. 2013. Peradaban Barat: Dari Revolusi Prancis Hingga Zaman Global.
Terjemahan Saut Pasaribu. Bantul: Kreasi Wacana.
Pipes, Richard. 1981. Modern Europe. Georgetown: The Dorsey Press
Susilo Adi Taufik. 2009. Mengenal Benua Eropa. Jogjakarta:
Garasi.
Assalamualaikum wr.wb ^_^
BalasHapusmengawali diskusi blog kali ini saya hendak bertanya
Untuk istilah REUNIFIKASI itu sendiri itu apa sich maknanya ?? :)
terima kasih
mencoba menjawab pertanyaan dari faza ya, pengertian Reunifikasi sendiri adalah proses penyatuan kembali dua negara atau lebih yang kemudian menjadi satu negara induk, yang sebelumnya terpecah karena peristiwa sejarah, baik dengan damai maupun dengan peperangan. diatas telah dijelaskan bahwa pada awalnya Jerman itu dibagi menjadi 2 bagian yaitu Jerman barat yang di kuasai oleh sekutu dan jerman timur yang dikuasai oleh soviet, namun setelah mengalami proses yang panjang akhirnya Jerman dapat bersatu yang ditandai dengan runtuhnya tembok Berlin.
HapusWa'alaikumussalam...
HapusMohon maaf yang sebesar-besar nya ya, terlalu bersemangat menjawab sampai lupa tidak menjawab salam dari faza, wa'alaikumssalam. Sekali lagi mohon maafnya ya
HapusAduh mbak...Malang suuuwaaantai mbak...:-D
Hapusoiya mbak gapapa :D
HapusMalang Suuuuuuuwantai kok :D
manusia semua pernah khilaf
menambahi jawaban dari nurjiati, kita telah tahu bahwa reunifikasi adalah penyatuan kedua negara. dalam hal ini yang bersatu adalah Jerman barat dan Jerman timur yang sebelumnya terpisah oleh tembok berlin.terimakasih...
HapusSaya mau bertanya
BalasHapusApa penyebab hancurnya perekonomian diJerman Timur?
mencoba menjawab pertanyaan dari mbak yuni susanti, telah mengetahui bahwa saat unisoviet menguasai Jerman Timur kreativitas rakyat itu dibatasi, jadi untuk mengembangan kreativitas dalam perekonomian itu sulit, dan juga tidak peduli seberapa besar hasil dari kerjanya itu dihargai sama, serta Unisoviet mengontrol segala aspek yang ada di Jerman Timur, jadi rakyat merasa tertekan dan terbatasi daya kreativitasnya untuk kemajuan perekonomian di Jerman Timur. Terimakasih
HapusMenambahi jawabannya mbak Nur...
BalasHapusJerman Timur dan Jerman Barat memiliki perbedaan sistem perekonomian yang berbeda...
Jerman Barat yang merupakan gabungan dari tiga wilayah yang dikuasai Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat yang dimana menganut paham Kapitalis, dimana hak kepemilikan seseorang diakui..
Sedangkan di Jerman Timur yang pada masanya merupakan salah satu negara satelit dari USSR yang memliki paham sosials-komunis, tidak mengakui kepemilikan perorangan dan menekankan pada kolektivitas/kepemilikan bersama, sehingga masyarakat yang bahkan memiliki ladang atau sebuah usaha dagang harus tunduk kepada pemerintah, sehingga pada akhirnya kebebasan mereka dalam berusaha dibatasi dan akhirnya usaha mereka tidak berkembang...
Bukankah perihal sistem ekonomi yang komunis ini, kemarin sudah disinggung sama mbak Yuni di materi sebelumnya... -_-
harus sabar ketika kita menghadapi seorang YUNI :D
BalasHapusAssalamualaikum ^_^
BalasHapusdi artikel dijelaskan bahwa "Konrad Adenauer, kanselir dari 1949 hingga 1963, adalah pahlawan pendiri Republik Federal Jerman...dikenal sebagai anti-Nazi yang berani pada tahun-tahun Hitler berkuasa, dia mewakili tradisi demokratik-liberal pro-Barat Republik Weimar."
yang saya hendak tanyakan, apakah Konrad Adanauer ini ada hubungannya dengan dedengkot Amerika Serikat sehingga begitu membenci Nazi yang didalangi oleh Abang Hitler ??
terima kasih ^_^
Mencoba menjawab pertanyaan bang Faza...
BalasHapusBegini bang seperti yang sudah dijelaskan diartikel, Republik Federal Jerman (Jerman Barat) merupakan gabungan dari 3 wilayah pendudukan dari Allied Force (tentara sekutu), yaitu Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat, yang pada akhirnya membuat Republik Federal Jerman ini menjadi negara yang menganut paham kapitalisme dan liberalisme...
Sehingga Konrad Adenauer yang merupakan Kanselir dari Republik Federal Jerman (1949-1963) yang memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat, hal ini dibuktikan dengan terlibatnya Republik Federal Jerman dalam NATO (Republik Federal Jerman bergabung tahun 1955) dan Republik Federal Jerman juga menerima bantuan dari Amerika Serikat yang merupakan salah satu program dari Marshall Plan...
oalaaaaah yayaayayaya bang DESMON :)
BalasHapusmungkin bisa disebutkan bantuan seperti apakah yang diberikan kepada pihak Jerman Barat dari Amerika Serikat ??? :D
terima kasih
Seperti yang dibahas pada materi Perang Dingin kemarin...
HapusMarshall Plan adalah adalah program dari Amerika Serikat untuk memberikan sumbangan dana kepada Eropa bahkan negara-negara yang terkena dampak dari perang dunia kedua termasuk Jerman (Republik Federal Jerman/Jerman arat)
saya mau bertanya
BalasHapus1) apakah orang jerman timur saat pindah ke jerman barat banyak orang yang tertembak apakah tidak?
2)Dengan adanya larangan menyebrangi tembok berlin, apakah ada orang yang masih berani menyebrangi tembok berlin ataukah malah takut atau bagaimana?
mohon dijelaskan
1. Iya, banyak...
Hapus2. Banyak yang melarikan diri, Menurut Richard Pipes, “Popularitas Republik Demokratik Jerman dapat diukur oleh fakta bahwa dari waktu berdirinya sampai 1961 ( saat pembangunan Tembok Berlin yang bermaksud untuk mengakhiri perpindahan penduduk ) 2,7 juta per anak , atau rata-rata 700 hari , melarikan diri dari timur ke Jerman Barat”.
ingin menambahi jawaban dari Desmond untuk mbak yuni susanti
Hapus1) ya banyak rakyat jerman timur yang tertembak ketika ingin berpindah ke jerman barat, karena pada saat itu banyak penduduk Jerman Timur yang ingin berpindah ke jerman barat yang kondisinya lebih baik dari jerman timur, dan pemerintah jerman timur merasa tersinggung atas berpindahnya masyarakat jerman timur tersebut
ingin menambahi, jawaban dari Desmon yang nomor 2
Hapustentunya masih ada masyarakat yang menyeberangi tembok Berlin karena mereka ingin nasib mereka lebih baik dari pada mereka berada di Jerman Timur yang saat itu kondisinya buruk dan kacau, terimakasih
menambahi jawaban dari nurjiati dan desmon yang nomor 1
Hapustentunya banyak warga Jerman Timur yang tertembak, karena banyak pula masyarakat Jerman Timur yang mencoba menyeberangi tembok Berlin untuk ke Jerman Barat yang kondisinya lebih makmur daripada Jerman Timur
3)apakah dengan melalui perjanjian antara jerman barat dan jerman timur bisa menyatu?
BalasHapusIya mbak, coba dibaca lagi artikelnya...
Hapus"Akhirnya Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh. Pada tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman. Dalam sidang parlemen tersebut, 294 suara mendukung, 62 suara melawan, serta 7 suara abstain. Reunifikasi Jerman akhirnya dilakukan lebih cepat dari rencana semula, yaitu pada tanggal 3 Oktober 1990."
assalamualaikum wr wb..
BalasHapussedikit komentar untuk artikel kelompok 10 >> Akan lebih baik ketika selesai mengutip Anda tulis kembali pendapat tokoh tersebut (intinya) dengan bahasa Anda yang lebih singkat tapi bisa mewakili makna secara keseluruhan.. (Mungkin butuh perjuangan extra)..
karena terus terang, pada pembahasan keadaan jerman barat-jerman timur sulit untuk dimengerti.. *big_thanks buat perhatiannya
tanya yaaa..
BalasHapus1. Apa saja empat zona di Berlin yang dibuat oleh tentara sekutu?
2. Republik Weimar, apa hubungannya dengan Republik Federal Jerman?
3. Terjadi eksodus terus-menerus, maksudnya?
4. Atas keinginan pihak mana pertemuan Ottawa dilaksanakan?
5. Maksud dari 7 suara abstain itu apa?
6. Adakah dampak dari peristiwa reunifikasi Jerman Barat dan Jerman Timur ini terhadap negara di sekitarnya dan di Indonesia sendiri?
maksih--maksihhh :D
1. daerah Berlin yang dibagi diantaranya:
BalasHapusInggris: Charlottenburg, Tiergarten, Wilmersdorf, Spandau
Prancis: Reinickendorf, Wedding
Amerika Serikat: Neukölln, Kreuzberg, Schöneberg, Steglitz, Tempelhof, Zehlendorf
Uni Soviet: Friedrichshain, Hellersdorf, Hohenschönhausen, Köpenick, Lichtenberg, Marzahn, Mitte, Pankow, Prenzlauer Berg, Treptow, Weißensee
Untuk Petanya akan ditampilkan saat presentasi
2. Republik Weimar adalah nama Jerman setelah PD1 dimana saat itu pemerintahan kaisar jatuh, dinamakan weimar karena saat itu konstitusi Jerman dibuat di Kota Weimar.
3. Maksud dari Eksodus itu adalah perpindahan besar-besaran, hal ini terjadi di daerah Jerman Timur dimana rakyatnya berbondong-bondong ke Jerman Barat.
4. Pertemuan Ottawa terjadi karena keinginan dari kedua belah pihak Jerman, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur, yang kemudian dihadiri pula oleh Inggris, Prancis, Amerika Serikat dan Uni Soviet. Sehingga pertemuan ini lebih dikenal dengan nama 'Dua plus Empat'
5. Maksud dari 7 suara abstain adalah saat terjadi sidang parlemen hanya ada 7 suara yang tidak mengambil keputusan, tidak mendukung ataupun menentang mengenai keputusan Reunifikasi Jerman.
6. Ada, terutama Uni Soviet yang kehilangan negara satelitnya. Pengaruh komunis yang semakin menghilang. Untuk di Indonesia sendiri karena sebelumnya terdapat 2 kedutaan Jerman di Indonesia yaitu, Jerman Barat atau Republik Federal Jerman dan Jerman Timur berbentuk Republik Demokratik Jerman. Karena Terjadi Reunifikasi, dimana Republik Demokratik Jerman memutuskan bergabung ke Republik Federal Jerman, maka kedutaan Republik Demokratik Jerman dihilangkan.
terimakasih untuk jawabannya dari no. 1 sampai 5.. (y)
BalasHapustapi melanjuti yang no. 6..
2 kedutaan Jerman di Indonesia yaitu, Jerman Barat atau Republik Federal Jerman dan Jerman Timur berbentuk Republik Demokratik Jerman. Karena Terjadi Reunifikasi, dimana Republik Demokratik Jerman memutuskan bergabung ke Republik Federal Jerman, maka kedutaan Republik Demokratik Jerman dihilangkan. terus Kedutaan Jerman yang ada di Indonesia berganti nama, atau bagaimana??? *makasih
Tetap mbak, karena Jerman Timur menyatakan masuk ke Jerman Barat yang nama resminya Republik Federal Jerman yang sampai sekarang masih ada, tidak berganti...
BalasHapussip-sip :D
Hapussaya mau bertanya mengapa masyarakat jerman timur melarikan diri ke jerman barat dengan cara diam diam dan apa penyebab dari cara diam diam yg di lakukan masyarakat jerman timur ?
BalasHapusterimakasih
saya mau menjawab pertanyaan dari ardi, karena di Jerman timur mereka tidak sejahtera, dan mereka ingin ke Jerman Barat yang kondisinya lebih baik. pemimpin jerman tmur merasa tersinggung dan akhirnya melarang masyarakat yang berasal dari jerman timur untuk pindah ke jerman barat, jika ada yang ketahuan pindah akan ditembak mati ditempat
HapusTerimakasih utk jwbannya mbak bro.
HapusTerimakasih utk jwbannya mbak bro.
Hapusmencoba menambahi jawaban dari mbak Tiyas, karena kondisi Jerman Timur pada saat itu begitu buruk dan segala aktivitas dikontrol oleh pemimpin serta kretivitas dan pemikiran juga dibatasi hal ini mengakibatkan kondisi Jerman Timur memburuk sedangakan kondisi Jerman Barat lebih baik serta sejahtera. tentunya rakyat Jerman Timur lebih memilih untuk pindah ke Jerman barat meski hal tersebut dilakukan secara diam-diam, dan juga pemimpin Jerman Timur merasa tersinggung dengan perpindahan rakyatnya ke Jerman Barat dan akibatnya penyeberangan mereka secara diam-diam tersebut mengakibatkan banyak dari mereka yang ditembak ditempat oleh para militer yang berjaga di sekitar Tembok Berlin. terimakasih
Hapusbagus amrulloh eri pradana
BalasHapusBagaimana dampak pemisahan jerman menjadi 2 bagian bila negara jerman yang ingin mengikuti kegiatan internasional seperti Olimpiade, Piala Dunia, Rapat PBB ? Apakah ada salah satu yang dilarang untuk mengikuti atau kedua keduanya bisa ikut dalam kegiatan internasional ?
mencoba menjawab pertanyaan dari erik
Hapusuntuk kedua negara baik baik Jerman barat dan Timur itu tidak ada larangan baik itu dalam mengikuti olimpiade, piala dunia, maupun rapat PBB.
assallamuallaikum
BalasHapussaya mau bertanya :
1. diartikel disebutkan bahwa proses reuni fikasi ini menghabiskan biaya 15 Triliun Euro untuk apa sajakah dana ini dan diambil dari mana ? sehingga menyebabkan kemiskinan ?
2. Dibangunya rintangan-rintangan mematikan contohnya seperti apa ? dan apakah itu dijaga oleh satu pihak atau keduabelah pihak ?
3. disebutkan ada yang anti terhadap hitler, apakah mereka melawan ? kalau iya bagaimana caranya ? bagaimana mereka bertahan mereka adalah kaum minoritas yang melawan mayoritas ?
2. Rintangan-rintangan apa yang dimaksud oleh mbak Karin disini?
HapusRintangan dari Tembok Berlin atau rintangan dari proses reunifikasi Jerman?
Mohon diperjelas...!!!
3. Pihak-pihak yang anti terhadap Hitler ini rata-rata mereka tidak bisa melawan sehingga mereka bersifat kooperatif(bekerjasama), karena jika mereka bersikap non kooperatif maka, pilihan mereka ada dua:
- Dimasukkan kedalam kamp-kam konsentrasi
- Lari/keluar dari Jerman, contohnya: Albert Einstein yang lari ke Amerika Serikat, karena beliau tidak mau bekerjasama dengan pemerintah Jerman saat itu...
Seharusnya pembahasan mengenai Hitler dan orang-orang yang anti Hitler dibahas pada materinya mbak Karin, yaitu di masa perang dunia kedua.
HapusSaya ras itu lebih cocok...
Slow down bang desmond :D
HapusTanda serunya menakutkan -.-)v
wallaikumsallam wr.wb
BalasHapussaya akan menjawab pertanyaan mbak karin.
1. dana sebesar 15 euro tersebut dikarenakan pada saat itu investasi besar-besaran yang dilakukan oleh Jerman Barat, banyak perusahaan Jerman Timur hancur ketika harus bersaing dengan Jerman Barat. sehingga mereka harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk dapat bersaing.
menanggapi dari jawaban mbak tyas
Hapusberarti uang itu untuk investasi ya bukan untuk melakukan serangan atau melindungi wilayah kedaulatan negara bagian mereka ??
lalu untuk membangun tembok berlin juga tidak menggunakan dana 15 euro tersebut ?
Begini mbak maksud dari mbak Tyas itu, Uang yang 15 Triliun Euro yang digelontorkan oleh Jerman Barat itu berfungsi untuk menjaga kestabilan ekonomi di daerah Jerman Timur yang banyak mengalami kebangkrutan, dengan cara inilah mereka menjaga kedaulatan mereka, dengan menginvestasikan dana 15 Triliun Euro agar di Jerman Timur ekonominya membaik...
HapusDitekankan sekali lagi, penggelontoran dana senilai 15 Triliun Euro ini terjadi saat Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu...
Bukan saat Jerman Barat dan Jerman Timur itu masih terpisah...
Jadi, sehubungan dengan itu, Tembok Berlin TIDAK didanai dari dana INI....!!!
waalaikumssalam wr wb
BalasHapusmencoba menjawab pertanyaan mbak karin nomor 2 dari mbak Karin
rintangan yang dibangun pada saat itu adalah papan paku untuk mencegah pelarian melompat,ladang ranjau, sarang senapan mesin otomatis, anjing penjaga yang siap siaga, hingga kawat yg dipasangi alarm, sensor dan detektor, ladang ranjau pintar, hingga semprotan cairan kimia untuk menghentikan pelarian.hal tersebut hanya dilakukan oleh Jerman Timur, karena pada saat itu yang kondisinya baik adalh Jerman Barat, dan Jerman Timur merasa tersinggung atas rakyatnya yang ingin melarikan diri ke Jerman Barat. Terimakasih
lalu jerman barat tidak melakukan pencegahan atau upaya untuk menanggulangi agar warganya tidak menyelinap untuk pergi ke jerman timur ??
Hapuscara pencegahan dari Jerman Timur agar masyaraktnya tidak lari ke Jerman Barat adalah dengan membangun Tembok Berlin..
HapusSaya sedikit bingung dengan pertanyaan tambahan dari Mbak Karin...
-_-
seperti yang kami jelaskan dan dari beberapa sumber kami tidakpernah menyatakan bahwa warga Jerman Barat lari ke Jerman Timur, justru sebaliknya warga Jerman Timur yang lari ke Jerman Barat, hal ini disebabkan oleh keadaan Jerman Barat lebih baik dari Jerman Timur...
Kenapa anda bisa menanyakan mengenai larinya Masyarakat Jerman Barat ke Jerman Timur yang tidak pernah terjadi...?
Mohon diperjelas sama mbak Karin?
di artikel sudah dijelaskan bahwa rakyat Jerman timur yang berusaha menyeberang ke Jerman Barat dan bukan rakyat Jerman Barat yang menyeberang ke Jerman Timur, karena bila dianalisis kondisi Jerman Barat lebih baik dan sejahtera daripada Jerman Timur, pastinya kita kan jika ingin melarikan diri itu ke tempat yang lebih baik kondisinya bukan tempat yang kondisinya lebih buruk. Terimakasih
HapusMengutip dari dampak bidang ekonomi ya "Kebanyakan industri-industri yang ada di bekas wilayah Jerman Timur telah ditinggalkan, sehingga banyak menimbulkan pengangguran di beberapa daerah"
BalasHapusYang saya tanyakan
1. Alasan industri-industri yang ada di bekas wilayah jerman ditinggalkan itu kenapa dan karena faktor apa?
2. Dan apakah tidak ada tindakan selanjutnya untuk pengangguran pada saat itu karena keterpurukan ekonomi?
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HapusMenjawab pertanyaan dari Mbak Shinta...
Hapus1.Sebenarnya hal ini sudah kami jelaskan sebelumnya, Industri-industri itu ditinggalkan karena industri itu tidak bisa dikelola secara bebas oleh rakyat, industri-industri itu dikendalikan oleh pemerintah, sehingga industri tersebut tidak bisa berkembang dan akhirnya ditinggalkan...
2. Tindakan selanjutnya sudah dijelaskan dalam artikel yaitu dengan dikeluarkannya dana sebesar 15 Triliun Euro yang berfungsi untuk meningkatkan perekonomian di Jerman Timur.
Terimakasih...
1. industri atau pabrik tersebut ditinggalkan karena tidak berkembang secara maksimal, karena perusahaan tidak bisa mengeksplor kreativitas mereka yang dikontrol oleh pemerintah. dan juga pada saat itu perekonomian yang ada di Jerman Timur sangat buruk sehingga untuk memperjuangkan atau mempertahankan industri tersebut cukup sulit, dan rakyat lebih memilih untuk meninggalkan pabrik atau industri yang ada.
Hapussaya akan menambahi jawaban dari Mas.Desmond yang nomer 2.
HapusSemenjak itu, ratusan ribu warga mantan Jerman Timur secara berkesinambung berhijrah ke wilayah barat untuk mencari pekerjaan. Hal ini menyebabkan wilayah timur kehilangan tenaga-tenaga kerja profesional.
Mengutip lagi dari artikel kelompok "Semula Menlu Uni Soviet Edward Shevardnadze dalam pertemuan “ Dua plus Empat” pertama di Bonn mengajukan usulan agar jerman bersatu dalam lima tahun pertama tetap dalam pakta Warsawa atau netral, namun usul ini ditolak NATO"
BalasHapus1. Mengapa usulan di tolak NATO?
saya akan menjawab pertayaan mbak shinta
Hapusnamun usul ini ditolak NATO.
Akhirnya Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh. Pada tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman.
Usulan ini ditolak karena, NATO yang merupakan organisasi bentukan Amerika Serikat melihat bahwa Pakta Warsawa ini sudah lemah, sehingga mereka menolak, agar Jerman dapat segera masuk kedalam barisan mereka...
HapusMoskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh karena pada dasarnya Pakta Warsawa kan dibentuk untuk menandingi NATO yang dibentuk oleh sekutu dan juga Pakta Warsawa memiliki kekuatan yang lemah dibanding dengan NATO dan akhirnya Pakta Warsawa tidak dipandang lagi. dan akhirnya tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman. Terimakasih
Hapustembok berlin yang di robohkan, jadi saat ini tembok berlin sudah tidak ada?
BalasHapusdan adakah yang dapat di kenang dari peristiwa tersebut yang dapat dikenang oleh masyaraakat Jerman saat ini?
mencoba menjawab pertanyaan dari Yovi Rijal,
Hapuspada saat ini sisa-sisa dari tembok Berlin yang masih ada digunakan sebagai salah satu objek wisata terbesar di Jerman.
tentunya ada moment yang dapat dikenang dari peristiwa runtuhnya tembok Berlin yang merupakan simbol dunia atas kembali bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur. Persatuan ini pun selalu dikenang oleh masyarakat Jerman sebagai simbol dari kebebasan . Tembok Berlin juga merupakan bagian dari monumen kemajuan Jerman. Terimakasih...
hikmah dan pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kejadian reunifikasi jerman diatas?
BalasHapusbagaimana paham nasionalisme jerman sebelum reunifikasi tersebut?
Hikmah dari Reunifikasi Jerman adalah persatuan dan kesatuan sebuah bangsa dapat membawa suatu bangsa tersebut mencapai suatu kestabilan dalam negerinya...
HapusPersaudaraan berada diatas pengaruh ideologi dan politik...
Sebelum Reunifikasi yang mana?
Masa NAZI/Hitler...?
Atau Setelah perang dunia kedua....?
Jika masa NAZI/Hitler:
Seperti kita ketahui NAZI merupakan sebuah partai yang bercorak Nasional-Sosialis...
Mengedepankan Kepentingan Bangsanya diatas segalanya...
Yang akhirnya membuat mereka yang berada dalam barisan ini, sangat fanatik terhadap bangsanya, menjunjung tinggi bangsa mereka sendiri, hingga meremehkan bangsa lain...
Sedangkan Nasionalisme Jerman setelah perang dunia 2 atau masa perang dingin:
Bersifat cenderung mengurusi kepada pemerintahan mereka masing-masing...Jerman Barat hanya pada Jerman Barat dan Jerman Timur hanya pada Jerman Timur, meskipun begitu mereka memiliki kesadaran bahwa mereka adalah bangsa yang sama dan berusaha untuk menyatukan diri kembali...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusbagaimana dampak reunifikasi ini pada Indonesia, ada kah?
BalasHapusterima kasih
.DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI PERAMAL TOGEL,TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA KARENA SAYA SUDA MEMBUKTIKA SENDIRI.KARNA ANGKA YG DIBERIKAN 4D (( 2247 ))BENAR2 TEMBUS 100LHAMBUHLILLAH DPT 670.JUTA.DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN ORANG YG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU AKI atau KILK DI SIINI BOCORAN TOGEL HRI INI 2D 3D 4D 5D 6D MANGKUBONO JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA HUBUNGI LANSUNG/SMS AKI. DI NOMOR INI: 085 203 333 887 ATAU MELALUI WA DI: 085203333887 DAN SAYA SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA DEMI KEYAKINAN ANDA DISI.INI SEMOGA ANDA BISA SEPERTI SAYA SEKELUARGA SUDAH NAIK HAJI GARA GARA DIBANTU. AKI 🆗 🕍 ARTIKEL INI SANGAT MEMBANTU SILAHKAN MAMPIR
BalasHapusAssalamualikum
BalasHapus