Kamis, 26 Februari 2015

REUNIFIKASI JERMAN BARAT—JERMAN TIMUR



REUNIFIKASI JERMAN BARAT—JERMAN TIMUR

Oleh:
1.      Desmond Alim Pratama          (140731600255)
2.      Nurjiati                                    (140731603962)
3.      Tyas Ambar Parisqi                 (140731601964)
Mahasiswa Jurusan Sejarah, Program Studi Pendidikan Sejarah
Universitas Negeri Malang

Abstrak: Pada akhir Perang Dunia Kedua, negara Jerman yang menerima kekalahan dalam perang, wilayahnya dibagi menjadi empat zona kependudukan oleh tentara sekutu. Kemudian dengan datangnya Perang Dingin, Perancis, Inggris, dan Amerika Serikat menyatukan zona wilayah mereka ke dalam Republik Federal Jerman (Jerman Barat) dan Uni Soviet membentuk Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur). Dengan dibaginya Jerman, maka dibuatlah sebuah tembok pembatas di tengah kota Berlin yang disebut Tembok Berlin. Pada akhir perang dingin, Tembok Berlin dihancurkan dan Jerman bersatu kembali.
Kata Kunci: Perang Dingin, Jerman Barat, Jerman Timur, Tembok Berlin
Pendahuluan
Kekalahan Jerman dalam perang dunia kedua membuat wilayahnya terbagi-bagi. Dalam ketegangan antara dua negara adikuasa yaitu, Amerika Serikat dan Uni Soviet, akhirnya Amerika Serikat bersama Inggris dan Perancis membentuk Republik Federal Jerman atau Jerman Barat. Uni Soviet juga tidak mau kalah dan akhirnya membentuk Republik Demokratik Jerman atau disebut juga Jerman Timur.
Hal ini semakin memanas dengan banyaknya penduduk Jerman Timur yang secara diam-diam pergi ke Jerman Barat. Untuk mencegah perpindahan penduduknya, pemerintah Jerman Timur dibantu oleh Uni Soviet membangun tembok berlin.
Pada akhir Perang Dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet, rakyat Jerman Barat dan Jerman Timur menginginkan kembalinya persatuan Jerman. Banyak upaya yang dilakukan oleh pihak Jerman Barat dan Jerman Timur dalam memperjuangkan persatuan Jerman.
Hasil dan Pembahasan
Keadaan Jerman Barat—Jerman Timur
            Setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua, Jerman direbut dan diduduki oleh tentara sekutu. Akibat dari kekalahan tersebut, setiap kota yang ada di Jerman mengalami kehancuran baik dalam infrastruktur maupun yang lainnya. Saat diduduki tentara sekutu dibagi menjadi empat zona kependudukan. Bahkan ibukota lama Jerman, Berlin sebagai pusat kontrol dari tentara sekutu dibagi menjadi empat zona.
            “Dengan munculnya Perang Dingin (Cold War), Berlin pun terancam pecah karena terjadi friksi soal pembagian kewenangan  pengurusan wilayah antara Blok Barat dan Timur” (Susilo, 2009:109). Hal ini sama seperti yang digambarkan oleh Marvin Perry (2013:420) sebagai berikut:  Republik Federal Jerman, yang dibentuk dari tiga zona barat pendudukan, berhadapan dengan suatu Republik Demokratik Jerman yang didominasi Soviet di timur Pada 1945, dua Jerman baru yang dihukum telah muncul. Republik Federal Jerman, yang dibentuk dari tiga zona barat pendudukan, berhadapan dengan suatu Republik Demokratik Jerman yang didominasi Soviet di timur. Trauma nasional akan Jerman yang disekat mencapai puncak pada Agustus 1961, ketika pemerintahan Jerman Timur mendadak mendirikan sebuah tembok, yang memecah kota Berlin dan selama puluhan tahun menutup Jerman Timur dari Jerman Barat.
            Setelah berdirinya dua negara Jerman tersebut, Jerman Barat (Republik Federal Jerman) yang terdiri dari gabungan tiga zona di wilayah barat digunakan oleh front barat (Inggris, Perancis dan Amerika Serikat) untuk mendukung pertahanan Eropa Barat dari ancaman front timur (Uni Soviet) di benua Eropa.  Jerman Barat merupakan wilayah yang sangat penting bagi front barat seperti yang dijelaskan oleh Marvin Perry (2013: 421) sebagai berikut: Berdasarkan hal ini, Republik Federal Jerman (yang jauh lebih besar daripada rekan komunisnya di timur dan paling padat dari semua negeri Eropa Barat) mulai membangun identitas politiknya sendiri. Konrad Adenauer, kanselir dari 1949 hingga 1963, adalah pahlawan pendiri Republik Federal Jerman...dikenal sebagai anti-Nazi yang berani pada tahun-tahun Hitler berkuasa, dia mewakili tradisi demokratik-liberal pro-Barat Republik Weimar. Tujuannya sederhana: mengembalikan kehormatan kepada Jerman bekerjasama dengan Amerika Serikat dan negara-negara terkemuka Eropa. Sebagai seorang patriot, dia membangun kontinuitas secara berhati-hati dengan masa lampau Jerman, memikul tanggung jawab atas kejahatan rezim Nazi. Dengan adanya kesempatan, Jerman Barat memacu diri untuk membangun kembali ekonomi dan negeri mereka, dengan cepat menciptakan suatu benteng kekuatan ekonomi. Seluruh dunia mengagumi “keajaiban ekonomi” Jerman Barat. Kebijakan Adenauer melunasi utang dalam beberapa tahun; Jerman Barat mendapatkan kembali kedaulatannya. Pada 1955, Jerman Barat yang diremiliterisasi dengan hati-hati menjadi anggota NATO, dan pada 1957 negeri itu adalah anggota pendiri Komunitas  Ekonomi Eropa, dimana ia segera menjadi negara yang penting.
Sedangkan Jerman Timur (Republik Demokratik Jerman) menurut Marvin Perry (2013: 435-436) sebagai berikut: Republik Demokratik Jerman (Jerman Timur) mula-mula mengalami nasib yang sama seperti semua negeri satelit Soviet. Di bawah kepemimpinan para Komunis Jerman, yang menghabiskan tahun-tahun Nazi di Uni Soviet, industri dinasionalisasi, pertanian dikolektivikasi, dan rakyat diatur di bawah Komunisme (di sini disebut partai Kesatuan Sosialis). Tetapi protes-protes terhadap Stalinisme di sini tampak lebih awal dari pada tempat lain. Pada Juni 1953, para pekerja di Berlin melakukan suatu pemberontakan dan mendapat beberapa keringanan. Kemudian terjadi eksodus terus-menerus tenaga manusia yang ahli ke Jerman Barat, sebagian besar melalui Berlin Barat, lebih dari 3 juta orang lolos sebelum pemerintahan Jerman Timur membangun secara mendadak “Tembok Berlin” yang terkenal buruk dan juga membangun rintangan-rintangan yang mematikan di sepanjang seluruh perbatasan dengan Jerman Barat pada Agustus 1961,. Untuk sementara, semua kontak diantara kedua Jerman berhenti.
Hal ini serupa dengan pernyataan Wahjudi Djaja (2012: 210), yaitu: Dalam perjalanan pemerintahannya, Jerman barat mengalami perkembangan yang jauh lebih pesat daripada Jerman Timur. Oleh sebab itu, banyak orang Jerman Timur yang memutuskan untuk hijrah ke Jerman barat. Namun karena saat itu terjadi Perang Dingin antara Amerika dan Uni Soviet, Uni Soviet merasa tersinggung dengan adanya orang-orang pindah ke Jerman Barat. Oleh karena itu Uni Soviet menandai dan mendukung untuk membangun sebuah tembok yang berada di Kota Berlin yang menyebabkan terbelahnya kota itu. Selain itu di tembok ini, Uni Soviet juga menyiagakan tentaranya agar menembaki orang-orang yang masih berani untuk menyeberang. Kemudian tembok ini sangat dikenal orang sebagai simbol bagi Perang Dingin.
Richard Pipes (1981: 293) menjelaskan mengenai keadaan masyarakat Jerman Timur, sebagai berikut: “The popularity of the German Democratic Republic may be gauged by the fact that from the time of its establishment until 1961 (when the construction of the Berlin Wall put an end to the population movement) 2.7 million per sons, or an average of 700 a day, fled from east to west Germany”. Yang berarti: “Popularitas Republik Demokratik Jerman dapat diukur oleh fakta bahwa dari waktu berdirinya sampai 1961 ( saat pembangunan Tembok Berlin yang bermaksud untuk mengakhiri perpindahan penduduk ) 2,7 juta per anak , atau rata-rata 700 hari , melarikan diri dari timur ke Jerman Barat”.
Proses Reunifikasi Jerman Barat—Jerman Timur
Pada bulan Agustus 1989, pemerintahan reformis Hungaria melonggarkan peraturan ketat di perbatasannya dengan Austria, dan ribuan warga Jerman Timur bisa melarikan diri ke barat melalui Hongaria perpindahan warga Jerman Timur ke Jerman Barat terus berlanjut, antar lain lewat Polandia. Sementara itu, demonstrasi menentang rezim Jerman Timur berawal di tanah air sendiri, terutama demonstrasi di Lipzig. Pada peringatan hari ulang tahun ke-40 Jerman Timur, Gorbachev berkunjung ke sana tanggal 6—7  Oktober 1989. Dalam kunjungannya itu, ia memberikan dukungan kepada para pemimpin Jerman Timur untuk menerima perubahan. Selanjutnya pada tanggal 18 Oktober terjadi perubahan kepemimpinan di jerman timur dengan mundurnya Erich Honecher, dan digantikan oleh Egon Krenz, yang kemudian diikuti oleh bubarnya kabinet pemerintahan. Kejadian itu memicu warga Jerman Timur pergi ke perbatasan, dan merusak tembok Berlin.
Pemilihan umum bebas pertama dan satu-satunya dalam sejarah jerman timur dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 1990. Kemudian pemerintahan yang terbentuk setelah pemilu itu, diberi mandat untuk berunding dengan Jerman Barat mengenai kesepakatan penggabungan kedua Negara tersebut. Tidak lama kemudian bubarnya kabinet Jerman Timur. Selang lima hari kemudian Tembok Berlin dan perbatasan lainnya dinyatakan terbuka. Sejak itu jutaan warga Jerman Timur mengunjungi Jerman Barat dengan leluasa. Meskipun  Tembok Berlin telah dinyatakan terbuka, namun proses reunifikasi kedua Jerman tersebut baru terjadi pada pertemuan Ottawa. Pertemuan itu diadakan tanggal 20 November 1989 di Ottawa. Pertemuan itu menggariskan formula “Dua Plus Empat” bagi proses unifikasi Jerman. Maksud Rumus “ dua plus Empat “ itu adalah konferensi itu di ikuti oleh dua negara Jerman, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur, di tambah empat Negara sekutu yang sebelumnya menguasai jerman, yaitu Amerika Serikat, Uni Soviet, Inggris, serta Perancis. Selanjutnya pada tanggal 14 Februari 1990 kanselir Helmut Kohl dan rekannya dari Jerman Timur Hans Modrow setuju untuk mempersiapkan penyatuan mata uang dan ekonomi kedua Negara.
            Kemudian pada tanggal 24 April 1990 Kohl dan de Maiziere menetapkan penyatuan ekonomi dan moneter Jerman, yang selanjutnya ditindaklanjuti dengan menetapkan Deutsche Mark sebagai mata uang  Jerman. Penyatuan Jerman tidak terbatas hanya pada persoalan ekonomi, namun menyangkut pula bidang militer. Semula Menlu Uni Soviet Edward Shevardnadze dalam pertemuan “ Dua plus Empat” pertama di Bonn mengajukan usulan agar jerman bersatu dalam lima tahun pertama tetap dalam pakta Warsawa atau netral, namun usul ini ditolak NATO.
Akhirnya Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh. Pada tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman. Dalam sidang parlemen tersebut, 294 suara mendukung, 62 suara  melawan, serta 7 suara abstain. Reunifikasi Jerman akhirnya dilakukan lebih cepat dari rencana semula, yaitu pada tanggal 3 Oktober 1990. Selanjutnya enam hari berikutnya tembok Berlin yang selama ini memisahkan kedua Negara tersebut segera dirobohkan.
Dampak di Bidang Politik
            Dengan bersatunya Jerman Timur dan Jerman Barat (Republik Federal Jerman) secara resmi pada tanggal 3 Oktober 1990 mengakibatkan hilangnya pengaruh Komunisme juga Uni Soviet di Jerman. November 1990, Jerman mengadakan pemilihan umum bebas pertama sejak 1932. Pemilihan Umum itu menghasilkan suara terbanyak untuk koalisi Helmut Kohl yang dahulunya adalah kanselir Jerman Barat (1982-1990). Ada kebutuhan unuk mencari tempat di tengah masyarakat Eropa, untuk memperbesar dan mewujudkan Jerman yang lebih kuat, tanpa sekali lagi memisahkan bagian yang ada (Imanuel Geiss, 1997: 105).
Dampak di Bidang Sosial
            Sebelum Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu, banyak masyarakat dari Jerman Timur yang diam-diam mencoba untuk melarikan diri ke Jerman Barat, karena hancurnya perekonomian di Jerman Timur. Namun setelah bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur, masyarakat Jerman Timur dapat dengan mudah datang ke Jerman Barat tanpa harus sembunyi-sembunyi, begitu juga sebaliknya. Masyarakat Jerman dapat dengan mudah berinteraksi.
Dampak di Bidang Ekonomi
            Proses reunifikasi Jerman memakan banyak biaya, yaitu lebih dari 15 Triliun Euro. Hal ini diakibatkan dari lemahnya ekonomi Jerman Timur sebelum bersatu dengan Jerman Barat. Kebanyakan industri-industri yang ada di bekas wilayah Jerman Timur telah ditinggalkan, sehingga banyak menimbulkan pengangguran di beberapa daerah.




Daftar Rujukan
Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa Kuno Hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Ombak.
Geiss, Imanuel. 1997. The Question of German Unification 1806-1996. London: Routledge
Perry, Marvin. 2013. Peradaban Barat: Dari Revolusi Prancis Hingga Zaman Global. Terjemahan Saut Pasaribu. Bantul: Kreasi Wacana.
Pipes, Richard. 1981. Modern Europe. Georgetown: The Dorsey Press
Susilo Adi Taufik. 2009. Mengenal Benua Eropa. Jogjakarta: Garasi.

63 komentar:

  1. Assalamualaikum wr.wb ^_^
    mengawali diskusi blog kali ini saya hendak bertanya
    Untuk istilah REUNIFIKASI itu sendiri itu apa sich maknanya ?? :)
    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencoba menjawab pertanyaan dari faza ya, pengertian Reunifikasi sendiri adalah proses penyatuan kembali dua negara atau lebih yang kemudian menjadi satu negara induk, yang sebelumnya terpecah karena peristiwa sejarah, baik dengan damai maupun dengan peperangan. diatas telah dijelaskan bahwa pada awalnya Jerman itu dibagi menjadi 2 bagian yaitu Jerman barat yang di kuasai oleh sekutu dan jerman timur yang dikuasai oleh soviet, namun setelah mengalami proses yang panjang akhirnya Jerman dapat bersatu yang ditandai dengan runtuhnya tembok Berlin.

      Hapus
    2. Mohon maaf yang sebesar-besar nya ya, terlalu bersemangat menjawab sampai lupa tidak menjawab salam dari faza, wa'alaikumssalam. Sekali lagi mohon maafnya ya

      Hapus
    3. Aduh mbak...Malang suuuwaaantai mbak...:-D

      Hapus
    4. oiya mbak gapapa :D
      Malang Suuuuuuuwantai kok :D
      manusia semua pernah khilaf

      Hapus
    5. menambahi jawaban dari nurjiati, kita telah tahu bahwa reunifikasi adalah penyatuan kedua negara. dalam hal ini yang bersatu adalah Jerman barat dan Jerman timur yang sebelumnya terpisah oleh tembok berlin.terimakasih...

      Hapus
  2. Saya mau bertanya
    Apa penyebab hancurnya perekonomian diJerman Timur?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencoba menjawab pertanyaan dari mbak yuni susanti, telah mengetahui bahwa saat unisoviet menguasai Jerman Timur kreativitas rakyat itu dibatasi, jadi untuk mengembangan kreativitas dalam perekonomian itu sulit, dan juga tidak peduli seberapa besar hasil dari kerjanya itu dihargai sama, serta Unisoviet mengontrol segala aspek yang ada di Jerman Timur, jadi rakyat merasa tertekan dan terbatasi daya kreativitasnya untuk kemajuan perekonomian di Jerman Timur. Terimakasih

      Hapus
  3. Menambahi jawabannya mbak Nur...
    Jerman Timur dan Jerman Barat memiliki perbedaan sistem perekonomian yang berbeda...
    Jerman Barat yang merupakan gabungan dari tiga wilayah yang dikuasai Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat yang dimana menganut paham Kapitalis, dimana hak kepemilikan seseorang diakui..
    Sedangkan di Jerman Timur yang pada masanya merupakan salah satu negara satelit dari USSR yang memliki paham sosials-komunis, tidak mengakui kepemilikan perorangan dan menekankan pada kolektivitas/kepemilikan bersama, sehingga masyarakat yang bahkan memiliki ladang atau sebuah usaha dagang harus tunduk kepada pemerintah, sehingga pada akhirnya kebebasan mereka dalam berusaha dibatasi dan akhirnya usaha mereka tidak berkembang...

    Bukankah perihal sistem ekonomi yang komunis ini, kemarin sudah disinggung sama mbak Yuni di materi sebelumnya... -_-

    BalasHapus
  4. harus sabar ketika kita menghadapi seorang YUNI :D

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum ^_^
    di artikel dijelaskan bahwa "Konrad Adenauer, kanselir dari 1949 hingga 1963, adalah pahlawan pendiri Republik Federal Jerman...dikenal sebagai anti-Nazi yang berani pada tahun-tahun Hitler berkuasa, dia mewakili tradisi demokratik-liberal pro-Barat Republik Weimar."

    yang saya hendak tanyakan, apakah Konrad Adanauer ini ada hubungannya dengan dedengkot Amerika Serikat sehingga begitu membenci Nazi yang didalangi oleh Abang Hitler ??

    terima kasih ^_^

    BalasHapus
  6. Mencoba menjawab pertanyaan bang Faza...
    Begini bang seperti yang sudah dijelaskan diartikel, Republik Federal Jerman (Jerman Barat) merupakan gabungan dari 3 wilayah pendudukan dari Allied Force (tentara sekutu), yaitu Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat, yang pada akhirnya membuat Republik Federal Jerman ini menjadi negara yang menganut paham kapitalisme dan liberalisme...
    Sehingga Konrad Adenauer yang merupakan Kanselir dari Republik Federal Jerman (1949-1963) yang memiliki hubungan dekat dengan Amerika Serikat, hal ini dibuktikan dengan terlibatnya Republik Federal Jerman dalam NATO (Republik Federal Jerman bergabung tahun 1955) dan Republik Federal Jerman juga menerima bantuan dari Amerika Serikat yang merupakan salah satu program dari Marshall Plan...

    BalasHapus
  7. oalaaaaah yayaayayaya bang DESMON :)

    mungkin bisa disebutkan bantuan seperti apakah yang diberikan kepada pihak Jerman Barat dari Amerika Serikat ??? :D

    terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seperti yang dibahas pada materi Perang Dingin kemarin...
      Marshall Plan adalah adalah program dari Amerika Serikat untuk memberikan sumbangan dana kepada Eropa bahkan negara-negara yang terkena dampak dari perang dunia kedua termasuk Jerman (Republik Federal Jerman/Jerman arat)

      Hapus
  8. saya mau bertanya
    1) apakah orang jerman timur saat pindah ke jerman barat banyak orang yang tertembak apakah tidak?
    2)Dengan adanya larangan menyebrangi tembok berlin, apakah ada orang yang masih berani menyebrangi tembok berlin ataukah malah takut atau bagaimana?
    mohon dijelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Iya, banyak...
      2. Banyak yang melarikan diri, Menurut Richard Pipes, “Popularitas Republik Demokratik Jerman dapat diukur oleh fakta bahwa dari waktu berdirinya sampai 1961 ( saat pembangunan Tembok Berlin yang bermaksud untuk mengakhiri perpindahan penduduk ) 2,7 juta per anak , atau rata-rata 700 hari , melarikan diri dari timur ke Jerman Barat”.

      Hapus
    2. ingin menambahi jawaban dari Desmond untuk mbak yuni susanti
      1) ya banyak rakyat jerman timur yang tertembak ketika ingin berpindah ke jerman barat, karena pada saat itu banyak penduduk Jerman Timur yang ingin berpindah ke jerman barat yang kondisinya lebih baik dari jerman timur, dan pemerintah jerman timur merasa tersinggung atas berpindahnya masyarakat jerman timur tersebut

      Hapus
    3. ingin menambahi, jawaban dari Desmon yang nomor 2
      tentunya masih ada masyarakat yang menyeberangi tembok Berlin karena mereka ingin nasib mereka lebih baik dari pada mereka berada di Jerman Timur yang saat itu kondisinya buruk dan kacau, terimakasih

      Hapus
    4. menambahi jawaban dari nurjiati dan desmon yang nomor 1
      tentunya banyak warga Jerman Timur yang tertembak, karena banyak pula masyarakat Jerman Timur yang mencoba menyeberangi tembok Berlin untuk ke Jerman Barat yang kondisinya lebih makmur daripada Jerman Timur

      Hapus
  9. 3)apakah dengan melalui perjanjian antara jerman barat dan jerman timur bisa menyatu?


    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, coba dibaca lagi artikelnya...
      "Akhirnya Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh. Pada tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman. Dalam sidang parlemen tersebut, 294 suara mendukung, 62 suara melawan, serta 7 suara abstain. Reunifikasi Jerman akhirnya dilakukan lebih cepat dari rencana semula, yaitu pada tanggal 3 Oktober 1990."

      Hapus
  10. assalamualaikum wr wb..
    sedikit komentar untuk artikel kelompok 10 >> Akan lebih baik ketika selesai mengutip Anda tulis kembali pendapat tokoh tersebut (intinya) dengan bahasa Anda yang lebih singkat tapi bisa mewakili makna secara keseluruhan.. (Mungkin butuh perjuangan extra)..
    karena terus terang, pada pembahasan keadaan jerman barat-jerman timur sulit untuk dimengerti.. *big_thanks buat perhatiannya

    BalasHapus
  11. tanya yaaa..
    1. Apa saja empat zona di Berlin yang dibuat oleh tentara sekutu?
    2. Republik Weimar, apa hubungannya dengan Republik Federal Jerman?
    3. Terjadi eksodus terus-menerus, maksudnya?
    4. Atas keinginan pihak mana pertemuan Ottawa dilaksanakan?
    5. Maksud dari 7 suara abstain itu apa?
    6. Adakah dampak dari peristiwa reunifikasi Jerman Barat dan Jerman Timur ini terhadap negara di sekitarnya dan di Indonesia sendiri?
    maksih--maksihhh :D

    BalasHapus
  12. 1. daerah Berlin yang dibagi diantaranya:
    Inggris: Charlottenburg, Tiergarten, Wilmersdorf, Spandau
    Prancis: Reinickendorf, Wedding
    Amerika Serikat: Neukölln, Kreuzberg, Schöneberg, Steglitz, Tempelhof, Zehlendorf
    Uni Soviet: Friedrichshain, Hellersdorf, Hohenschönhausen, Köpenick, Lichtenberg, Marzahn, Mitte, Pankow, Prenzlauer Berg, Treptow, Weißensee
    Untuk Petanya akan ditampilkan saat presentasi

    2. Republik Weimar adalah nama Jerman setelah PD1 dimana saat itu pemerintahan kaisar jatuh, dinamakan weimar karena saat itu konstitusi Jerman dibuat di Kota Weimar.

    3. Maksud dari Eksodus itu adalah perpindahan besar-besaran, hal ini terjadi di daerah Jerman Timur dimana rakyatnya berbondong-bondong ke Jerman Barat.

    4. Pertemuan Ottawa terjadi karena keinginan dari kedua belah pihak Jerman, yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur, yang kemudian dihadiri pula oleh Inggris, Prancis, Amerika Serikat dan Uni Soviet. Sehingga pertemuan ini lebih dikenal dengan nama 'Dua plus Empat'

    5. Maksud dari 7 suara abstain adalah saat terjadi sidang parlemen hanya ada 7 suara yang tidak mengambil keputusan, tidak mendukung ataupun menentang mengenai keputusan Reunifikasi Jerman.

    6. Ada, terutama Uni Soviet yang kehilangan negara satelitnya. Pengaruh komunis yang semakin menghilang. Untuk di Indonesia sendiri karena sebelumnya terdapat 2 kedutaan Jerman di Indonesia yaitu, Jerman Barat atau Republik Federal Jerman dan Jerman Timur berbentuk Republik Demokratik Jerman. Karena Terjadi Reunifikasi, dimana Republik Demokratik Jerman memutuskan bergabung ke Republik Federal Jerman, maka kedutaan Republik Demokratik Jerman dihilangkan.

    BalasHapus
  13. terimakasih untuk jawabannya dari no. 1 sampai 5.. (y)
    tapi melanjuti yang no. 6..
    2 kedutaan Jerman di Indonesia yaitu, Jerman Barat atau Republik Federal Jerman dan Jerman Timur berbentuk Republik Demokratik Jerman. Karena Terjadi Reunifikasi, dimana Republik Demokratik Jerman memutuskan bergabung ke Republik Federal Jerman, maka kedutaan Republik Demokratik Jerman dihilangkan. terus Kedutaan Jerman yang ada di Indonesia berganti nama, atau bagaimana??? *makasih

    BalasHapus
  14. Tetap mbak, karena Jerman Timur menyatakan masuk ke Jerman Barat yang nama resminya Republik Federal Jerman yang sampai sekarang masih ada, tidak berganti...

    BalasHapus
  15. saya mau bertanya mengapa masyarakat jerman timur melarikan diri ke jerman barat dengan cara diam diam dan apa penyebab dari cara diam diam yg di lakukan masyarakat jerman timur ?

    terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya mau menjawab pertanyaan dari ardi, karena di Jerman timur mereka tidak sejahtera, dan mereka ingin ke Jerman Barat yang kondisinya lebih baik. pemimpin jerman tmur merasa tersinggung dan akhirnya melarang masyarakat yang berasal dari jerman timur untuk pindah ke jerman barat, jika ada yang ketahuan pindah akan ditembak mati ditempat

      Hapus
    2. Terimakasih utk jwbannya mbak bro.

      Hapus
    3. Terimakasih utk jwbannya mbak bro.

      Hapus
    4. mencoba menambahi jawaban dari mbak Tiyas, karena kondisi Jerman Timur pada saat itu begitu buruk dan segala aktivitas dikontrol oleh pemimpin serta kretivitas dan pemikiran juga dibatasi hal ini mengakibatkan kondisi Jerman Timur memburuk sedangakan kondisi Jerman Barat lebih baik serta sejahtera. tentunya rakyat Jerman Timur lebih memilih untuk pindah ke Jerman barat meski hal tersebut dilakukan secara diam-diam, dan juga pemimpin Jerman Timur merasa tersinggung dengan perpindahan rakyatnya ke Jerman Barat dan akibatnya penyeberangan mereka secara diam-diam tersebut mengakibatkan banyak dari mereka yang ditembak ditempat oleh para militer yang berjaga di sekitar Tembok Berlin. terimakasih

      Hapus
  16. bagus amrulloh eri pradana
    Bagaimana dampak pemisahan jerman menjadi 2 bagian bila negara jerman yang ingin mengikuti kegiatan internasional seperti Olimpiade, Piala Dunia, Rapat PBB ? Apakah ada salah satu yang dilarang untuk mengikuti atau kedua keduanya bisa ikut dalam kegiatan internasional ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencoba menjawab pertanyaan dari erik
      untuk kedua negara baik baik Jerman barat dan Timur itu tidak ada larangan baik itu dalam mengikuti olimpiade, piala dunia, maupun rapat PBB.

      Hapus
  17. assallamuallaikum
    saya mau bertanya :
    1. diartikel disebutkan bahwa proses reuni fikasi ini menghabiskan biaya 15 Triliun Euro untuk apa sajakah dana ini dan diambil dari mana ? sehingga menyebabkan kemiskinan ?
    2. Dibangunya rintangan-rintangan mematikan contohnya seperti apa ? dan apakah itu dijaga oleh satu pihak atau keduabelah pihak ?
    3. disebutkan ada yang anti terhadap hitler, apakah mereka melawan ? kalau iya bagaimana caranya ? bagaimana mereka bertahan mereka adalah kaum minoritas yang melawan mayoritas ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2. Rintangan-rintangan apa yang dimaksud oleh mbak Karin disini?
      Rintangan dari Tembok Berlin atau rintangan dari proses reunifikasi Jerman?
      Mohon diperjelas...!!!

      3. Pihak-pihak yang anti terhadap Hitler ini rata-rata mereka tidak bisa melawan sehingga mereka bersifat kooperatif(bekerjasama), karena jika mereka bersikap non kooperatif maka, pilihan mereka ada dua:
      - Dimasukkan kedalam kamp-kam konsentrasi
      - Lari/keluar dari Jerman, contohnya: Albert Einstein yang lari ke Amerika Serikat, karena beliau tidak mau bekerjasama dengan pemerintah Jerman saat itu...

      Hapus
    2. Seharusnya pembahasan mengenai Hitler dan orang-orang yang anti Hitler dibahas pada materinya mbak Karin, yaitu di masa perang dunia kedua.
      Saya ras itu lebih cocok...

      Hapus
    3. Slow down bang desmond :D
      Tanda serunya menakutkan -.-)v

      Hapus
  18. wallaikumsallam wr.wb
    saya akan menjawab pertanyaan mbak karin.
    1. dana sebesar 15 euro tersebut dikarenakan pada saat itu investasi besar-besaran yang dilakukan oleh Jerman Barat, banyak perusahaan Jerman Timur hancur ketika harus bersaing dengan Jerman Barat. sehingga mereka harus mengeluarkan dana yang cukup besar untuk dapat bersaing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menanggapi dari jawaban mbak tyas
      berarti uang itu untuk investasi ya bukan untuk melakukan serangan atau melindungi wilayah kedaulatan negara bagian mereka ??
      lalu untuk membangun tembok berlin juga tidak menggunakan dana 15 euro tersebut ?

      Hapus
    2. Begini mbak maksud dari mbak Tyas itu, Uang yang 15 Triliun Euro yang digelontorkan oleh Jerman Barat itu berfungsi untuk menjaga kestabilan ekonomi di daerah Jerman Timur yang banyak mengalami kebangkrutan, dengan cara inilah mereka menjaga kedaulatan mereka, dengan menginvestasikan dana 15 Triliun Euro agar di Jerman Timur ekonominya membaik...

      Ditekankan sekali lagi, penggelontoran dana senilai 15 Triliun Euro ini terjadi saat Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu...
      Bukan saat Jerman Barat dan Jerman Timur itu masih terpisah...

      Jadi, sehubungan dengan itu, Tembok Berlin TIDAK didanai dari dana INI....!!!

      Hapus
  19. waalaikumssalam wr wb
    mencoba menjawab pertanyaan mbak karin nomor 2 dari mbak Karin
    rintangan yang dibangun pada saat itu adalah papan paku untuk mencegah pelarian melompat,ladang ranjau, sarang senapan mesin otomatis, anjing penjaga yang siap siaga, hingga kawat yg dipasangi alarm, sensor dan detektor, ladang ranjau pintar, hingga semprotan cairan kimia untuk menghentikan pelarian.hal tersebut hanya dilakukan oleh Jerman Timur, karena pada saat itu yang kondisinya baik adalh Jerman Barat, dan Jerman Timur merasa tersinggung atas rakyatnya yang ingin melarikan diri ke Jerman Barat. Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. lalu jerman barat tidak melakukan pencegahan atau upaya untuk menanggulangi agar warganya tidak menyelinap untuk pergi ke jerman timur ??

      Hapus
    2. cara pencegahan dari Jerman Timur agar masyaraktnya tidak lari ke Jerman Barat adalah dengan membangun Tembok Berlin..

      Saya sedikit bingung dengan pertanyaan tambahan dari Mbak Karin...
      -_-
      seperti yang kami jelaskan dan dari beberapa sumber kami tidakpernah menyatakan bahwa warga Jerman Barat lari ke Jerman Timur, justru sebaliknya warga Jerman Timur yang lari ke Jerman Barat, hal ini disebabkan oleh keadaan Jerman Barat lebih baik dari Jerman Timur...

      Kenapa anda bisa menanyakan mengenai larinya Masyarakat Jerman Barat ke Jerman Timur yang tidak pernah terjadi...?
      Mohon diperjelas sama mbak Karin?

      Hapus
    3. di artikel sudah dijelaskan bahwa rakyat Jerman timur yang berusaha menyeberang ke Jerman Barat dan bukan rakyat Jerman Barat yang menyeberang ke Jerman Timur, karena bila dianalisis kondisi Jerman Barat lebih baik dan sejahtera daripada Jerman Timur, pastinya kita kan jika ingin melarikan diri itu ke tempat yang lebih baik kondisinya bukan tempat yang kondisinya lebih buruk. Terimakasih

      Hapus
  20. Mengutip dari dampak bidang ekonomi ya "Kebanyakan industri-industri yang ada di bekas wilayah Jerman Timur telah ditinggalkan, sehingga banyak menimbulkan pengangguran di beberapa daerah"

    Yang saya tanyakan
    1. Alasan industri-industri yang ada di bekas wilayah jerman ditinggalkan itu kenapa dan karena faktor apa?
    2. Dan apakah tidak ada tindakan selanjutnya untuk pengangguran pada saat itu karena keterpurukan ekonomi?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Menjawab pertanyaan dari Mbak Shinta...
      1.Sebenarnya hal ini sudah kami jelaskan sebelumnya, Industri-industri itu ditinggalkan karena industri itu tidak bisa dikelola secara bebas oleh rakyat, industri-industri itu dikendalikan oleh pemerintah, sehingga industri tersebut tidak bisa berkembang dan akhirnya ditinggalkan...

      2. Tindakan selanjutnya sudah dijelaskan dalam artikel yaitu dengan dikeluarkannya dana sebesar 15 Triliun Euro yang berfungsi untuk meningkatkan perekonomian di Jerman Timur.

      Terimakasih...

      Hapus
    3. 1. industri atau pabrik tersebut ditinggalkan karena tidak berkembang secara maksimal, karena perusahaan tidak bisa mengeksplor kreativitas mereka yang dikontrol oleh pemerintah. dan juga pada saat itu perekonomian yang ada di Jerman Timur sangat buruk sehingga untuk memperjuangkan atau mempertahankan industri tersebut cukup sulit, dan rakyat lebih memilih untuk meninggalkan pabrik atau industri yang ada.

      Hapus
    4. saya akan menambahi jawaban dari Mas.Desmond yang nomer 2.
      Semenjak itu, ratusan ribu warga mantan Jerman Timur secara berkesinambung berhijrah ke wilayah barat untuk mencari pekerjaan. Hal ini menyebabkan wilayah timur kehilangan tenaga-tenaga kerja profesional.

      Hapus
  21. Mengutip lagi dari artikel kelompok "Semula Menlu Uni Soviet Edward Shevardnadze dalam pertemuan “ Dua plus Empat” pertama di Bonn mengajukan usulan agar jerman bersatu dalam lima tahun pertama tetap dalam pakta Warsawa atau netral, namun usul ini ditolak NATO"

    1. Mengapa usulan di tolak NATO?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan menjawab pertayaan mbak shinta
      namun usul ini ditolak NATO.
      Akhirnya Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh. Pada tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman.

      Hapus
    2. Usulan ini ditolak karena, NATO yang merupakan organisasi bentukan Amerika Serikat melihat bahwa Pakta Warsawa ini sudah lemah, sehingga mereka menolak, agar Jerman dapat segera masuk kedalam barisan mereka...

      Hapus
    3. Moskow menyetujui Jerman bersatu bergabung dalam NATO dengan tidak menganggap lagi pakta Warsawa sebagai musuh karena pada dasarnya Pakta Warsawa kan dibentuk untuk menandingi NATO yang dibentuk oleh sekutu dan juga Pakta Warsawa memiliki kekuatan yang lemah dibanding dengan NATO dan akhirnya Pakta Warsawa tidak dipandang lagi. dan akhirnya tanggal 13 Agustus 1990 parlemen Jerman sepakat menetapkan tanggal 23 Oktober 1990 sebagai hari penggabungan kembali kedua Jerman. Terimakasih

      Hapus
  22. tembok berlin yang di robohkan, jadi saat ini tembok berlin sudah tidak ada?
    dan adakah yang dapat di kenang dari peristiwa tersebut yang dapat dikenang oleh masyaraakat Jerman saat ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencoba menjawab pertanyaan dari Yovi Rijal,
      pada saat ini sisa-sisa dari tembok Berlin yang masih ada digunakan sebagai salah satu objek wisata terbesar di Jerman.
      tentunya ada moment yang dapat dikenang dari peristiwa runtuhnya tembok Berlin yang merupakan simbol dunia atas kembali bersatunya Jerman Barat dan Jerman Timur. Persatuan ini pun selalu dikenang oleh masyarakat Jerman sebagai simbol dari kebebasan . Tembok Berlin juga merupakan bagian dari monumen kemajuan Jerman. Terimakasih...

      Hapus
  23. hikmah dan pelajaran apa yang bisa kita ambil dari kejadian reunifikasi jerman diatas?
    bagaimana paham nasionalisme jerman sebelum reunifikasi tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hikmah dari Reunifikasi Jerman adalah persatuan dan kesatuan sebuah bangsa dapat membawa suatu bangsa tersebut mencapai suatu kestabilan dalam negerinya...
      Persaudaraan berada diatas pengaruh ideologi dan politik...

      Sebelum Reunifikasi yang mana?
      Masa NAZI/Hitler...?
      Atau Setelah perang dunia kedua....?

      Jika masa NAZI/Hitler:
      Seperti kita ketahui NAZI merupakan sebuah partai yang bercorak Nasional-Sosialis...
      Mengedepankan Kepentingan Bangsanya diatas segalanya...
      Yang akhirnya membuat mereka yang berada dalam barisan ini, sangat fanatik terhadap bangsanya, menjunjung tinggi bangsa mereka sendiri, hingga meremehkan bangsa lain...

      Sedangkan Nasionalisme Jerman setelah perang dunia 2 atau masa perang dingin:
      Bersifat cenderung mengurusi kepada pemerintahan mereka masing-masing...Jerman Barat hanya pada Jerman Barat dan Jerman Timur hanya pada Jerman Timur, meskipun begitu mereka memiliki kesadaran bahwa mereka adalah bangsa yang sama dan berusaha untuk menyatukan diri kembali...

      Hapus
  24. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  25. bagaimana dampak reunifikasi ini pada Indonesia, ada kah?
    terima kasih

    BalasHapus
  26. .DULUNYA AKU TIDAK PERCAYA SAMA BANTUAN DARI PERAMAL TOGEL,TAPI SEKARANG AKU SUDAH PERCAYA KARENA SAYA SUDA MEMBUKTIKA SENDIRI.KARNA ANGKA YG DIBERIKAN 4D (( 2247 ))BENAR2 TEMBUS 100LHAMBUHLILLAH DPT 670.JUTA.DAN SAYA SELAKU PEMAIN TOGEL,DAN KEPERCAYAAN ITU ADALAH SUATU KEMENANGAN DAN SAAT SKRAG SY TEMUKAN ORANG YG BISA MENGELUARKAN ANGKA2 GAIB YAITU AKI atau KILK DI SIINI BOCORAN TOGEL HRI INI 2D 3D 4D 5D 6D MANGKUBONO JIKA ANDA YAKIN DAN PERCAYA NAMANYA ANGKA GOIB ANDA BISA HUBUNGI LANSUNG/SMS AKI. DI NOMOR INI: 085 203 333 887 ATAU MELALUI WA DI: 085203333887 DAN SAYA SUDAH BUKTIKAN SENDIRI ANGKA GOIBNYA DEMI KEYAKINAN ANDA DISI.INI SEMOGA ANDA BISA SEPERTI SAYA SEKELUARGA SUDAH NAIK HAJI GARA GARA DIBANTU. AKI 🆗 🕍 ARTIKEL INI SANGAT MEMBANTU SILAHKAN MAMPIR

    BalasHapus