Kamis, 26 Februari 2015

EROPA DALAM PERANG DUNIA I : BARAT DALAM KEPUTUSASAAN



EROPA DALAM PERANG DUNIA I : BARAT DALAM KEPUTUSASAAN

Oleh:
                                  Balkis Ekabella                          (140731603061)
          Moh. Agus Setiawan                  (140731601380)
          Shinta Aprilia Putri Prasetya       (140731602396)
Mahasiswa Jurusan Sejarah, Program Studi Pendidikan Sejarah

                                                Universitas Negeri Malang

Abstrak: Sebelum 1914, adanya Revolusi-revolusi yang terjadi di Eropa yang dampak bagi kemajuan ilmu teknologi, munculnya paham demokrasi serta pemerintahan yang liberal. Bangsa Eropa seperti Inggris, dan Perancis telah membangun kekuasaan penjajahan di penjuru-penjuru dunia. Adanya hubungan yang didasarkan pada kepentingan telah membagi Eropa mejadi dua kutub berlawanan.

Kata Kunci: Eropa, berlawanan, perang

PEMBAHASAN
Latar  Belakang

Perang dunia pertama adalah konflik dunia yang berlangsung dari tahun 1914-1918. Lebih dari 40 juta orang tewas, termasuk sekitar 20 juta kematian militer dan sipil. Tidak pernah terjadi sebelumnya konflik sebesar ini, baik dari jumlah tentara yang dikerahkan dan dilibatkan juga jumlah korban yang ditimbulkan. Senjata kimia digunakan pertama kali, pengeboman massal warga sipil dari udara dilakukan dan banyak dari pembunuhan massal dalam skala besar pertama abad ini berlangsung saat perang ini terjadi.
Iqbal (2010:113) berpendapat sebagai berikut.
Empat dinasti yaitu Habsburg, Romanov, Ottoman, dan Hohenzollern yang mempunyai akar kekuasaan hingga zaman Perang Salib. Perang Dunia 1 juga memicu muculnya Revolusi Rusia, yang akan menginspirasi revolusi-revolusi di negara lain seperti Tiongkok dan Kuba, serta akan menjadi basis bagi Perang Dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat.
Bermula pada 28 Juni tahun 1914  yang dilatarbelakangi oleh dibunuhnya pewaris tahta kekaisaran Austria yang bernama Franz Ferdinand yang dibunuh ketika melakukan kunjungan negara ke Sarajevo, ibukota Bosnia (Perry, 2014:259). Franz Ferdinand dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan kekaisaran tersebut di daerah Balkan. Kemudian kekaisaran Austria-Hungaria memberikan ultimatum terhadap Serbia dan menuntut jawaban dalam 48 jam. Serbia menjawab ultimatum Austria dengan cara damai,  tetapi Serbia tidak mengizinkan pejabat Austria memasuki Serbia untuk menyelidiki pembunuhan itu. Austria menegaskan bahwa kegagalan Serbia untuk menerima satu syarat saja berarti seluruh ultimatum itu telah ditolak dan Austria memerintahkan mobilisasi tentara Austria. Pada 28 Juli 1914, Austria menyatakan perang terhadap Serbia.
Faktor Penyebab Perang Dunia 1
Perang Dunia I merupakan perang antarnegara yang berada di kawasan Eropa kemudian meluas kewilayah sekitarnya. Awalnya perang ini mungkin terhindarkan atau tetap terbatas pada Austria dan Serbia, seandainya Eropa pada 1914 tidak terbagi menjadi dua sistem Aliansi yang bermusuhan. Sistem Aliansi ini berasal pada masa Bismarck dan perang Prusia-Pranco. Negara-negara yang berperang yaitu negara yang berada  pada Blok Sentral dan Blok Sekutu. Alasan terjadinya perang hanya untuk mempertahankan kemashuran, dan kekuasaan.
A.    Pertentangan Antarnegara
Sebelum Perang Dunia 1 meletus, negara-negara di Eropa sedang terjadi perselisihan dan pertentangan. Adapun pertentangan-pertentangan antara lain sebagai berikut.
Ø  Pertentangan antara Jerman dengan Perancis
Salah satu tujuan utama Bismarck adalah membuat Perancis terisolir dan tidak bersahabat. Perancis telah menderita penghinaan akibat kalah dalam perang Pranco-Prusia. Penghinaan Perancis di tambah dengan hilangnya Alsache dan Loraine ke tangan Jerman. Hal ini juga meningkatkan ketegangan antara Pearncis dan Jerman.
Perancis setelah mengalami kekalahan perang pada tahun 1870 kemudian menjalankan politik Revanche. Jerman menyadari tentang kemungkinan tindakan yang di lakukan oleh Perancis. Jerman berusaha untuk mengisolir Perancis dengan menggunakan usaha Bismarck, Jerman hampir berhasil mengisolir akan tetapi Willhelm II dapat menggagalkan kecuali Triple Allaiantie-nya. (Djadja 2012 : 180).
Dalam buku Julius Siboro (2012:28) mengatakan:
Tripple Alliantie merupakan pertanda keberhasilan politik Bismarck. Dia berhasil membawa Jerman bersekutu dengan 3 kekuatan besar, dan memcoba bersahabat dengan negara lainnya khususnya Inggris yang menjauhkan diri dari semua persekutuan. Dengan terisolasinya Perancis, tidak akan menjadi ancaman bagi Jerman.
Ø  Pertentangan antara Jerman dengan Inggris.
Dengan armada laut yang kuat dan disegani di dunia, Inggris merasa terancam oleh upaya yang sedang dilakukan oleh Jerman. Pemicu pertentangan antara Inggris dengan Jerman disebabkan karena Jerman mengalami kemajuan yang pesat di bidang perindustriaan.
Masalah nyata konflik Jerman dan Inggris terletak pada politik luar negeri dan kebijakan tentang angkatan laut Jerman yang di jalankan oleh Kaisar Willhelm II beserta menteri-menterinya. (Siboro, 2012 : 32).
Pada mulanya Willhelm II bersikap hormat dengan wilayah kolonial dan kehebatan angkatan laut Inggris. Akan tetapi, setelah mengetahui bahwa Inggris berpegang teguh pada “Keterpisahan yang amat baik”. Posisi Inggris yang di pisahkan dengan laut dari daratan Eropa maka Jerman mengambil arah lain. Setelah itu muncul ide mendemonstrasikan tentang kehebatan Jerman sebagai sekutu dengan menarik dukungan dan menimbulkan masalah terhadap Inggris. Selain itu, di daratan Afrika antara Jerman dengan Inggris yang saling memperebutkan Maroko.
Jerman juga memperlihatkan rasa simpatinya terhadap perjuangan bangsa Boer di Afrika Selatan yang menolak perluasan wilayah yang di lakukan Inggris.
Menurut Easton (1966:706) dalam bukunya Julio Siboro (2012:33) mengatakan:
Pada tahun 1896 Willhelm II menghina bangsa Inggris dengan mengirimkan telegram ucapan selamat kepada presiden Transvaal, Paul Kruger yang berhasil memukul mundur pasukan Inggris yang menyerang negerinya.

Ø  Pertentangan antara Jerman dengan Rusia
Terjadi karena Jerman melindungi Turki yang berusaha merintangi Rusia dalam menerobos laut Tengah (Djadja, 2012 : 181).
Ø  Pertentangan antara Rusia dengan Austria
Pertentangan ini di sebabkan karena mereka sama-sama menguasai daerah Balkan. Gerakan Pan-Slavisme Rusia di Balkan di pimpin oleh Serbia Raya. Pada 1908, Bosnia dan Herzegovina di duduki oleh Austria sehingga menimbulkan kemarahan Serbia. (Djadja, 2012 : 181).
B.     Politik Mencari Kawan (System of Alliaces)
Perancis dan Jerman sama-sama mencari kawan sehingga Eropa terbagi menjadi 2 blok yaitu blok Jerman dengan Triple Allientie yang terdiri atas negara Jerman dan Austria (tahun 1882). Yang kedua blok Perancis dengan Triple Entente yang terdiri atas negara Perancis, Rusia dan Inggris (tahun 1907). (Djadja, 2012 : 181).

Pihak-Pihak Yang Terlibat Dalam Perang Dunia 1
Pihak-pihak yang terlibat dalam Perang Dunia I antara lain Blok Sentral dan Blok Sekutu. Blok Sentral itu sendiri di pimpin oleh Jerman terdiri atas Jerman, Austria, Turki, dan Bulgaria. Sedangkan Blok Sekutu di pimpin oleh Perancis, terdiri atas 23 negara yaitu Perancis, Inggris, Rusia, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, Jepang, dan negara-negara Eropa Barat lainnya. Namun kedua blok tersebut di ambil alih oleh negara Amerika Serikat karena negara Amerika Serikat pada tahun 1917 menggabungkan diri dalam pihak-pihak Perang Dunia I.
Blok Sentral berhadapan dengan Blok Sekutu untuk memenangkan peperangan yang berlangsung kurang lebih 4 tahun. Sekitar 8 orang juta tewas dalam peperangan Perang Dunia I dan berakhir dengan kemenangan Blok Sekutu. (Djadja, 2012 : 183)

Jalannya Perang Dunia 1
            Pada tahun 1918 Jerman berhasil menguasai bagian Timur Eropa beserta sumber-sumber dayanya dengan bebas dapat mengkonsentrasikan pada kekuatannya ke front Barat. Perubahan pada Jerman ini sangat menentukan jika Amerika Serikat tidak masuk kebarisan sekutu untuk mengimbangi kekuatan tersebut.
Menurut pendapat William Carr (83—94) mengatakan:
 Amerika sebenarnya tidak punya kepentingan apa-apa dalam perang ini, meskipun negara itu mengorbankan putra terbaiknya dan mengeluarkan jutaan dolar. Pendapat masyarakat Amerika yang menunjukkan bahwa mayoritas penduduknya menolak keterlibatan perang itu. Sebenarnya bangsa Amerika masih memandang bangsa Eropa khususnya Inggris dengan mata kebencian dan kewaspadaan. Mereka belum bisa melupakan perang melawan penjajah Inggris. Akan tetapi disana ada faktor baru yaitu gerakan Zionisme yang sepenuhnya mengendalikan pemerintahan Inggris dan juga pengaruhnya sangat kuat di Amerika. Faktor baru itu di dukung oleh adanya berbagai bentuk hubungan yang di lakukan di balik perang. Dan yang paling menonjol adalah hubungan Rothschild dengan menteri luar negeri Inggris bernama Arthur George Balfour dan hubungan Balfour bersama Lord Reading dari satu sisi dan sisi yang lain dengan perusahan Cohen-Lobe di Newyork yang mewakili kelompok modal International di Amerika.
Berdasarkan prediksi Jerman pasukan Amerika Serikat tidak akan sampai ke Eropa dalam jumlah yang berarti dalam kurun waktu satu tahun. Suatu usaha Sekutu untuk menerobos pertahanan Jerman di front Barat mengalami kegagalan yang menimbulkan jatuhnya korban dan kekacauan dalam pasukan Perancis. Di lain pihak dengan menggunakan bantuan Jerman, Austria berhasil mengalahkan Italia di Caporetto dan mengancam akan menyerbu Italia namun dengan bantuan pasukan Sekutu hal tersebut bisa di tahan. (Siboro, 2012 : 67).
            Pada tahun 1918, Luddendorf yang menjabat sebagai kepala urusan logistik angkatan darat Jerman di bawah Hindenburg namun dalam praktek sebagai pemimpin ia memustuskan untuk mempertaruhkan segalanya dalam satu serangan terakhir. Ketika pasukan Austria di front Balkan dan Italia ambruk akhirnya terpaksa menyetujui gencatan senjata dengan Sekutu pada tanggal 03 November 1918. Luddendorf mencari jalan damai sebelum seluruh tentara Jerman di hancurkan sehingga pertanggung jawaban jatuh ke tangan orang-orang sipil. Kehancuran tentara Jerman memaksa Kaiser Willhelm II turun tahta pada tanggal 09 November 1918. Dengan demikian, banyak orang Jerman berharap akan mencapai penyelesaian yang di dasarkan atas perundingan dan tidak memberatkan Jerman. (Siboro, 2012 : 67)
            Perjanjian perdamaian yang berbeda dari harapan masyarakat Jerman sehingga banyak rakyat Jerman yakin bahwa mereka tidak di kalahkan tetapi di perlakukan secara licik oleh musuh dan di khianati. Sejak tanggal 18 Januari 1919 wakil negara yang menang berkumpul di Paris. Presiden Woodrow Wilson (1856-1924) berbicara mewakili Amerika Serikat, David Lloyd George (1863-1945) mewakili Inggris, Georges Clemenseau (1841-1929) mewakili Perancis, Vittorio Emanuelle Orlando (1860-1952) mewakili Italia  (Siboro, 2012 : 69).
            Selain 4 negara di atas, Jepang juga pertama kali di akui sebagai negara penting dalam diskusi tentang isi perjanjian yang akan di tanda tangani bersama negara-negara yang kalah serta upaya untuk mencegah terulangnya perang yang membawa bencana. Hasil rumusan yang mereka diskusikan yang kemudian di dektekan untuk di tanda tangani oleh negara-negara yang kalah. Perjanjian-perjanjian yang di tanda tangani tersebut adalah yang pertama perjanjian Versaillese 28 Juni 1919 antara Sekutu dengan Jerman. Perjanjian yang kedua adalah perjanjian Saingermain 10 September 1919 antara Sekutu dengan Austria. Perjanjian ketiga adalah perjanjian Neuilly 27 November 1919 antara Sekutu dengan Bulgaria. Perjanjian ke empat adalah perjanjian Trianon tanggal 04 Juni 1920 antara Sekutu dengan Honggaria. Perjanjian kelima adalah perjanjian Sevres 20 Agustus 1920 antara Sekutu dengan Turki.
Menurut William Carr (tanpa tahun:90) mengatakan:
Perjanjian Versaillese yang menandai berakhirnya Perang Dunia I sebenarnya merupakan bibit timbulnya Perang Dunia II. Dunia terkelompok menjadi wilayah jajahan, melahirkan penjajahan baru dengan istilah yang menyesatkan seperti pemerintahan perwakilan, perlindungan, pendudukan, pembinaa, kawasan pengaruh dan seterusnya. Timbulah berbagai pertikaian, pemberontakan, krisis yang di akibatkan oleh pengelompokan bangsa dan negara menjadi berbagai Sekutu yang menimbulkan kekacauan dan kecemburuan politik. Masyarakat dunia mulai menyadari keburukan isi perjanjian Versaillese. Akhirnya mereka meletakkan tanda tanya besar di seputar perjanjian itu.
            Korban yang di timbulkan dari semua pihak mencapai 10.000.000 orang dan korban luka hamper 2x lipat. Perekonomian dan sumber-sumber keuangan Eropa mengalami kehancuran. Eropa yang dulu bergabung dalam Sekutu itu member kredit kepada dunia, kini mereka menjadi penghutang kepada Amerika Serikat yang hamper tidak di sentuh oleh bencana perang. Rusia yang kini menjadi Uni Soviet di perintah secara dictator oleh golongan Bolsevik dan mengajarkan pada dunia untuk mengahancurkan kapitalisme dan melakukan revolusi. Jerman mengalami kekacauan dan kerajan Austria Honggaria terpecah menjadi tumpukan negara-negara kecil yang saling bersaing untuk memperebutkan reruntuhan kekaisarahan lama. Perubahan ini menggerakkan daerah jajahan yang di perintah oleh negara-negara Eropa dan wilayah-wilayah di seberang lautan tidak akan lagi semantapan keadaan sebelum terjadinya perang. Eropa tidak lagi menjadi pusat dunia yang bebas mencampuri kawasan-kawasan di luarnya. Jika menginginkan atau mengabaikan pilihannya seperti itu.
Akhir Perang
Setelah lama berperang dunia I, selama empat tahun peperangan yangtanpa hasil memakan banyak korban jiwa baik tentara maupun warga sipil. Ketakutan mendalam akibat perang dunia I membekas di benak dan para sipil.           
Perang dunia I berakhir dengan menangnya Blok Sekutu dan kekalahan Blok Sentral. Di dalam penyelesaian perang dunia I, perang dunia I mengadakan perjanjian-perjanjian perdamaian, yaitu perjanjian Versailles (28 Juni 1918). Yang kedua pejanjian Saint ermain (10 November 1919) yang berisikan tentang penyelesaian permasalahan antara Sekutu dan Austria. Yang ketiga perjanjian Sevres (20 Agustus 1920), negara yang berperan penting dalam perjanjian ini adalah Sekutu dan Turki. Yang keempat perjanjian D. Neuily (27 November 1919) , perjanjian ini di lakukan oleh Sekutu dan Bulgaria.

Akibat Perang Dunia 1
·         Bidang Ekonomi : Perekonomian di dunia kacau akibat perang dunia I, banyak negara yang mengubah sistem perekonomian untuk mengatasi kesulitan seperti Italia dengan sistem korporasi, Jerman dengan program empat tahun, Amerika Seikat dengan program New Dal dan Turki dengan Etatisme. Dalam bidang ekonomi ini terjadilah nasonalisme ekonomi serta terjadi krisis ekonomi secara besar-besaran.
Adapun penyebab dari krisis ekonomi sebagai berikut :
a.       Kemiskinan akibat tenaga manusia tercurah untuk keperluan perang, dan faktor-faktor produksi rusak.
b.      Produksi yang berlebihan, akibat perdagangan internasional terhenti oleh proteksi yang di lakukan oleh negara-negara seperti Jerman, Italia dan Rusia.
c.       Terhambatnya pemberian kredit.
d.      Banyaknya nasabah yang menarik depositonya karena terjadi inflansi yang sangat tinggi.
e.       Banyaknya perbankan yang menarik kembali pinjamannya.
f.       Terjadinya kekacauan pembayaran.
g.      Terjadi perbedaan dalam nilai mata uang Jerman, Austria, dan Perancis terhadap dolar Amerika.
·         Bidang Politik : Di dalam perang dunia I, terdapat pengaruh dan akibat dalam bidang politik di antaranya terjadinya perubahan territorial, daerah jajahan di kuasai Sekutu, berkembangnya paham-paham baru seperti fasisme, nasionaisme, dmokrasi dan diktatorisme, lalu terjadi perubahan-perubahan peta politik dunia.
·         Bidang Sosial : Di bidang sosial kaum buruh mempunyai kedudukan yang penting karena dibutuhkannya produksi alat-alat perang. Posisi mereka menjadi kuat sehingga memperoleh jaminan hidup yang lebih baik. Emansipasi wanita semakin kuat dan mereka aktif memberikan bantuan dalam perang dunia I khususnya di bidang kesehatan. Perang yang berkepanjangan juga menimbulkan rasa marah, bosan dan ngeri sehingga memunculkan keinginan perdamaian. Maka di bentuklah League of Nations atau Liga Bangsa-Bangsa pada tahun 1919 (Djadja, 2012 : 189).

Daftar Rujukan
Carr, William. Tanpa Tahun. Yahudi Menggenggam Dunia. (e-book)
Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa: Dari Eropa Kuno Hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Ombak.
Iqbal, Akhmad. 2010. Perang-Perang Paling Berpengaruh Di Dunia. Yogyakarta: Jogja Bangkit Publisher
Perry, Marvin. 2014. Peradaban Barat: Dari Revolusi Perancis Hingga Zaman Global. Bantul: Kreasi Wacana.
Siboro, Julius. 2012. Sejarah Eropa: Dari Masa Menjelang Perang Dunia I Sampai Masa Antarbelium. Yogyakarta: Ombak.





132 komentar:

  1. Perang Dunia 1 menelan korban 8 juta jiwa, negara mana yang menyumbankan korban paling banyak dari sipil?
    Gerakan zionis yang menjadi latar amerika ikut campur tangan dalam perang ini, apa buktinya? seberapa besar pengaruh gerakan zionis dalam menentukan akhir perang ini?

    BalasHapus
  2. untuk angka korbanyang tewas sendiri diperkirakan 10 juta orang dan 21 juta terluka dalam perang ini. Jumlah korban jiwa militer terbanyak ada di pihak Jerman dan Rusia: masing-masing diperkirakan 1.773.700 dan 1.700.000.

    BalasHapus
  3. hubungan Rothschild dengan menteri luar negeri Inggris Arthur
    George Balfour, dan hubungan Balfour bersama Lord Reading dari satu sisi dan
    dari sisi lain dengan perusahaan Cohen-Lobe di New York, yang mewakili
    kelompok pemilik modal internasional di Amerika. Hubungan terakhir
    dilakukan secara resmi, ketika pemerintah Inggris mengutus menteri luar
    negerinya Balfour pada 5 April 1917, untuk mengadakan pertemuan dengan
    kelompok Cohen-Lobe beserta para wakil perusahaan monopoli yang
    tergabung dalam Cohen-Lobe itu. Balfour menyampaikan secara resmi atas
    nama pemerintahnya, bahwa pemerintah Inggris akan mendukung proyek
    yang mengacu pada terwujudnya Zionisme politik, sebagai imbalan atas
    kesediaan mereka mendukung keterlibatan Amerika ke dalam perang memihak
    Inggris. Demikianlah kedua belah pihak telah sepakat dan kemudian benarbenar
    melaksanakan. Tepat pada tanggal 7 Juni 1917 pasukan Amerika pertama
    tiba di Eropa. Sedang Inggris sesuai dengan perjanjian tersebut melaksanakan
    langkah bagi terwujudnya Zionisme politik.

    BalasHapus
  4. menambahkan jawaban dari pertanyaan hasmal
    pengaruh gerakan zionis dalam menentukan akhir perang yakni zionisme itu sendiri bisa dikatakan sebagai sebuah paham yang sukses mencapai tujuannya pada abad ke-20. Gerakan zionis kan gerakan pembebasan nasional kaum Yahudi, lha kaum yahudi itu juga berpengaruh dalam perang dunia I. Nah zionisme politik muncul pada akhir abad 19 dan awal abad 20 sebagai bentuk dari nasionalisme Yahudi. Selain itu zionis juga bangkit di palestina yang sangat terorganisir dan strategis dalam perencanaannya. Jadi perdebatan dalam dunia Yahudi di PD I tidak pernah "dimenangkan" oleh gerakan zionis.
    itu pendapat saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf mbak, kalo dipelajari lebih dalam lagi, sebenarnya zionisme itu gerakan politik loh...
      Dari awal berdiri itu udah jadi gerakan politik loh mbak...
      nih alasannya
      Pada tanggal 1 mei 1776 tokoh Yahudi, Nathan Bernbaum mendirikan Zionisme Internasional dua bulan sebelum kemerdekaan Amerika dideklarasikan. Yahuda Kalai (1798-1878). Tokoh yang lain mempertegas perlunya negara Yahudi di Palestina, Izvi Hirsch (1795-1874), membuat studi agar diaspora Yahudi bisa mendirikan negara di Palestina. Moses Hess tokoh Yahudi membuat buku Roma dan Yerusalem. Theodore Herzl (1860-1904) membuat buku der Yudentaat (negara Yahudi) pada tahun 1896.

      Kata 'mendirikan negara' itu udah termasuk sikap politik loh...
      Mungkin yang mbak maksud itu Negara Isra*l..
      (maaf saya gak ngakuin Negara ini jadi disensor sedikit :-D)

      Hapus
    2. Maaf saya menerangkan sedikit tentang zionis aja, tapi saya bukan zionis kok...:-P

      Hapus
    3. Untuk masalah 'dimenangkan'nya silahkan kelompok yg jawab...

      Hapus
    4. Desmond sekali insomnia pertanyaan menyakitkanku -___-
      Sek bentar tak baca buku :3

      Hapus
  5. bagus amrulloh eri pradana
    mau bertanya
    1.Apakah pembunuh Franz Ferdinand adalah anggota Crna Ruka ?
    2.Bagaimana gerakan dari organisasi Crna Ruka ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya mencoba membantu menjawab pertanyaan mas erik.
      menurut saya Franz Ferdinand benar dibunuh oleh anggota Crna Ruka yaitu Gravillo Princip. Ferdinand dibunuh pada tanggal 28 juni 1914 di Sarajevo
      kedua, gerakan ini merupakan suatu organisasi yang berdiri dengan alasan untuk mendirikan negara Serbia Raya dan ingin melanjutkan kampanye anti Austria yang sebelumnya dilakukan oleh Narodna Obrana. organisasi ini cenderung lebih radikal dan militan, sehingga tidak segan-segan untuk menggunakan cara kekerasan jika dibutuhkan.

      Hapus
    2. jawaban tersebut berdasarkan data dari website : http://republik-tawon.blogspot.com/2010/11/black-hand-kelompok-rahasia-yang-memicu.html?m=0
      dan http://indonesiaindonesia.com/f/2423-pd-franz-ferdinand-austria/

      ini saya mencoba membantu saja.

      Hapus
    3. terimakasih atas bantuan jawabannya :)

      Hapus
    4. saya menambahkan dari pertanyaan erik
      1. Crna Ruka harus membunuh pangeran Austri yang bernama Franz Ferdinand yang bertujuan untuk memantik perang antara Austria dengan Serbia, dan di harapkan ketika perang itu terjadi, Rusia akan membantu pihak Serbia yang bisa melepaskan diri dari Austria, dan untuk melaksanakan rencana tersebut Apis mengirim 7 orang pemuda simpatisan Crna Ruka ke Sarajevo melalui jaringan kereta bawah tanah yang melewati perbatasan Serbia dengan wilayah Bosnia. Insiden pembunuhan Franz Ferdinand akhirnya terjadi ketika ia di tembak oleh Gavrilo Princip. Usai pembunuhan itu terjadi, Crna Ruka berusaha membunyikan keterlibatan mereka sehingga pihak Austria menganggap perintah Serbia bertanggung jawab atas insiden pembunuhan tersebut.

      Hapus
    5. 2. gerakan dari organisasi Crna Ruka bermula dari terbentuknya suatu organisasi militer rahasia dari Serbia yang memiliki suatu tujuan untuk mendirikan negara Serbia Raya yang bebas dari bayang-bayang Austria-Hongaria.

      Hapus
    6. eh sek
      dalam buku wahjudi djaja halaman 179
      Pada awal abad 20, hubungan yang di dasarkan pada kepentingan telah membagi eropa menjadi dua kutub yang berlawanan. Inggris, perancis, dan rusia berada di satu pihak dan jerman beserta kekaisaran Austria-Hungaria yang di perintah oleh keluarga Hapsburg asal jerman berada di pihak lainnya. Ketegangan antara kedua kelompok ini semakin hari semakin meningkat hingga akhirnya suatu pembunuhan pada 1914 menjadi pemicu perang. Pangeran Franz Ferdinand, pewarih tahta kekaisaran Austria-Hungaria di bunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan pengaruh kekaisaran di daerah Balkan.

      Hapus
    7. bagus amrulloh eri pradana
      " Awalnya perang ini mungkin terhindarkan atau tetap terbatas pada Austria dan Serbia, seandainya Eropa pada 1914 tidak terbagi menjadi dua sistem Aliansi yang bermusuhan. Sistem Aliansi ini berasal pada masa Bismarck dan perang Prusia-Pranco".Bisa dijelaskan tentang Prusia itu bagaimana ?

      Hapus
    8. Yovi Rijal K
      sedikit dari saya.
      Pertentangan Jerman dengan Perancis.
      Perancis mengalami kekalahan pada tahun 1870 dari wilayah Jerman Utara didominasi Prusia pada perang Pranco-Prusia. kekalahan itu mengakibatkan kemarahan Perancis karena hinaan kalah perang, dan keinginan Perancis untuk balas dendam dengan adanya politik revanche. namun Jerman mengisolir Perancis dengan usahanya Bismarck yang berusaha menyatukan Jerman di bawah kekuasaan Prusia. mungkin seperti itu.

      Hapus
    9. maaf ketinggalan.jawaban saya di atas untuk yang ditanyakan mas erik tentang Prusia.

      Hapus
    10. pertanyaan
      Yovi Rijal K
      Jerman hampir berhasil mengisolir akan tetapi Willhelm II dapat menggagalkan kecuali Triple Allaiantie-nya. yang kelompok kutip dari pak Djaja. dengan cara seperti apa? apakah dengan politik Vranche itu atau yang lain?

      Hapus
    11. menanggapi pertanyaannya erik: perang pranco-prusia adalah konflik besar yang berlangsung antara Kekaisaran Perancis Kedua melawan Kerajaan Prusia dan sekutu-sekutunya yang tergabung dalam Konfederasi Jerman Utara, serta negara-negara Jerman selatan seperti Baden, Württemberg, Bayern, dan Hesse-Darmstadt.

      Hapus
    12. menambahkan :D
      Dalam buku Marvin Perry halaman 252 - 253
      perang mungkin terhindarkan atau mungkin tetap terbatas pada Austria dan Serbia, seandainya Eropa pada 1914 tidak terbagi dalam dua aliansi yang bermusuhan. Situasi demikian mengandung bahaya-bahaya yang melekat. Contohnya mengetahui bahwa ia mempunyai sekutu-sekutu mendukung, sebuah negeri dapat menempuh arah yang lebih provokatif, nekat dan kurang bersahabat selama krisis. Kedua, konflik antara kedua negara dapat mencetuskan reaksi berantai yang dapat menarik masuk kekuatan-kekuatan lain sehingga mengubah perang yang terbatas menjadi perang yang luas. Itulah yang terjadi setelah pembunuhan itu. Sistem aliansi yang berbahaya bersal pada masa Bismarck dan Perang Prusia-Pranco.

      Hapus
    13. Buku Marvin Perry halaman 252 menjelaskan
      Di bawah Bismarck yang tidak mencari wilayah kekuasaan tambahan tetapi hanya ingin melestarikan kesatuan yang baru di capai. Jerman menjalankan kenijakan luar negeri yang moderat dan berhati-hati. Salah satu tujuan utama Bismarck ialah membuat Perancis tetap terisolir dan tidak bersahabat. Perancis telah menderita penghinaan mendalam akibat kekalahannya dalam perang Pranco-Rusia. Penghinaan kepada Perancis di tambah lagi dengan hilangnya Alsace dan Loraine ke tangan Jerman. Meskipun kaum nasionalis Perancis merindukan perang untuk membalas dendam terhadap jerman, pemerintah yang sadar akan kekuatan Jerman tidak mungkin memulai konflik demikian.
      itu menurut saya dalam buku Marvin Perry hehehe :D

      Hapus
    14. eh ralat halaman 253 maksutnya ^^)v

      Hapus
  6. nuwun sewu, kulo badhe tanglet. kulo ahmad farid junaidi.
    pertama, apakah perang dunia I itu benar-benar terjadi atau hanya konspirasi politik saja?
    kedua, negara manakah yang paling berkuasa dalam perang dunia I dan bagaimana keadaan negara tersebut setelah perang dunia I ?? mengapa??

    BalasHapus
  7. saya akan menjawab pertanyaan dari mas farid :
    perang dunia I ini benar-benar terjadi dan bukan konspirasi politik. karena perang dunia I ini terjadi dilatarbelakangi oleh dibunuhnya pewaris tahta kekaisaran Austria yang bernama Franz Ferdinand oleh kaum nasionalis Serbia. pada hakikatnya perang dunia I merupakan perang antarnegara kemudian meluas kewilayah sekitarnya, dan negara-negara yang berperang yaitu negara yang berada di blok sentral dan blok sekutu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab pertanyaan dari farid
      negara manakah yang paling berkuasa dalam perang dunia I? kan gini, di dalam perang dunia I ada dua kubu yaitu blok sentral dan blok sekutu. Blok sentral dan blok sekutu berhadapan untuk memenangkan perang yang berlangsung kurang lebih empat tahun. Sekitar 8 juta orang tewas dalam perang dunia I dan dimenangkan oleh Blok Sekutu. Jadi blok sekutu lah yang merupakan negara paling berkuasa dalam perang dunia I yakni negara prancis, inggris, rusia, italia, amerika serikat, serbia, belgia, rumania, yunani, portugal, jepang dan 23 negara lainnya.

      Hapus
  8. untuk menjawab pertanyaan kedua dari mas farid :
    Blok sentral yang berhadapan dengan blok sekutu untuk memeneangkan peperangan yang berlangsung kurang lebih empat tahun, dan berkahir dengan kemenangan blok sekutu.kekalahan blok sentral karena tidak seimbangnya kekuatan yang saling berhadapan, dan timbulnya pemberontakan-pemberontakan di negara-negara blok sentral. pada 1918 perang dunia I akhirnya berakhir setelah empat tahun serangan tanpa guna di tangan tentara Jerman, Prancis, dan Inggris. baik negara-negara yang menang dan yang kalah sibuk mengadakan perjanjian.
    keadaan setelah perang dunia I, ratusan ribu serdadu menjadi cacat. sebagian lainnya terbukti tidak mampu mengatasi kejiwaan karena perang setelah tinggal di dalam parit yang penuh kotoran, darah, dan mayat. puluhan ribu serdadu juga kehilangan satu atau lebih anggota badannya dalam perang ini dan derita dalam perang ini juga tercermin di dalam karya seni.

    BalasHapus
  9. Assalamualaikum.
    pertentangan antara Rusia dan Austria, di jelaskan ada Gerakan Pan-Slavisme di Rusia. apa yang dimaksu Gerakan Pan-Slavisme? dan apakah gerakan itu pendukung Rusia untuk menguasai daerah Balkan? terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gerakan Pan-Slavisme itu sendiri artinya gerakan yang paling awal, yang berkembang di antara berbagai bangsa Slav di dalam kekaisaran Austro-Hungorian dan turki selama tahun 1930-an hingga 1940-an.
      Kan di artikel atas di sudah di sebutkan adanya pertentangan antara Rusia dengan Austria, nah pertentangan kedua negara ini disebabkan mereka sama-sama ingin menguasai daerah Balkan. Gerakan Pan-Slavisme Rusia di Balkan dipimpim oleh Serbia Raya. Pada 1908, Bosnia dan Hezegovina diduduki oleh Austria. Sehingga menimbulkan kemarahan Serbia.
      begitulah jawaban saya :D

      Hapus
  10. begini mas yovi : Menjelang terjadinya revolusi, muncul dua aliran kaum terpelajar di Rusia, yaitu aliran Slavia dan aliran Barat. Aliran Slavia ingin membangun Rusia atas dasar kultur Slavia di mana negara dianggap sebagai badan moral. Aliran ini kemudian menjadi pendekar paham autokrasi, ortodoks, nasionalisme dan memunculkan gerakan Pan Slavisme.

    BalasHapus
  11. apa saja perjanjian-perjanjian perdamaian setelah perang dunia I? Jika ada, tolong sebutkan isi perjanjian tersebut.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada 5 perjanjian perdamaian setelah perang dunia I
      Yang pertama perjanjian Versailles (28 Juni 1918, antara Jerman dan Sekutu) yang berisi tentang Jerman menyerahkan Alsace-Lorraine kepada Perancis dan Eupen-Malmedy kepada Belgia, lalu danzig dan sekitarnya menjadi kota merdeka di bawah LBB, Jerman kehilangan semua tanah jajahannya yang diambil alih Inggris, Prancis, dan Jepang. Jerman harus membayar ganti rugi perang sebesar 132 milyar Mark emas, angkatan perang Jerman diperkecil, kapal perang maupun kapal dagang Jerman diambil alaih Inggris, wilayah Jerman sebelah barat Sungai Rhijn (Rhein) diduduki oleh Sekutu selama 15 tahun, wilayah Saar diperintah oleh LBB selama 15 tahun.

      Yang kedua ada perjanjian St. Germain (10 November 1919, antara sekutu dan Austria) yang isinya tidak diperkenankan adanya gabungan Jerman-Austria dan Austria harus menyerahkan daerah Tirol Selatan dan Istria kepada Italia, serta daerah Bohemia dan Moravia kepada Cekoslowakia.

      Yang ketiga ada perjanian Neuilly (27 November 1919, antara Sekutu dan Bulgaria). Isinya itu tentang Bulgaria menyerahkan daerah pantai Aegia kepada Yunani.

      Yang keempat ada perjanjian Trianon (4 Juni 1920, antara Sekutu dan Hongaria) yang berisi tentang daerah Hongaria diperkecil, keluarga Hapsburg tidak boleh menjadi raja di Austria-hongaria.

      Dan yang terakhir ada perjanjian Sevres (20 Agustus 1920, antara Sekutu dan Turki) yang berisi tentang daerah Turki diperkecil sehingga tinggal kota Konstantinopel dan sekitarnya, daerah yang penduduknya bukan orang Turki harus dilepaskan, Smyrna dan Thracia diduduki oleh Yunani, Dardenalla, Laut Marmora, Selat Bosporus harus dibuka untuk kapal-kapal dari semua bangsa, Armenia diberi status merdeka, terakhir negara Kurdi merdeka.

      seperti itulah :D

      Hapus
    2. Jadi setelah lama berperang dunia I yang memakan banyak korban jiwa baik tentara maupun warga sipil, perang dunia I berakhir dengan menangnya Blok Sekutu dan kekalahan Blok Sentral. Lalu dengan kemenangan blok sekutu di bentuklah sebuah perjanjian perdamaian.

      Hapus
  12. bagus amrulloh eri pradana
    "Selain 4 negara di atas, Jepang juga pertama kali di akui sebagai negara penting dalam diskusi tentang isi perjanjian yang akan di tanda tangani bersama negara-negara yang kalah serta upaya untuk mencegah terulangnya perang yang membawa bencana".Apak faktor yang membuat Jepang menjadi negara penting ? bukankah perang dunia I bisa dianggap sebagai perang saudara bangsa eropa karena peserta yang terlibat mayoritas eropa

    BalasHapus
  13. Perang hebat ini (perang dunia I) pada awalnya hanya terjadi di kawasan benua Eropa, kemudian menjalar ke negara-negara di kawasan Benua Amerika dan Asia, seperti Kanada, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Cina dan Jepang.
    Dan jepang menjadi negara penting karena jepang pada bidang politik menimbulkan sebuah paham baru, seperti fasisme di Italia, Turki, China dll. Maka jepang ada keterkaitan dalam perang dunia I di bidang politik.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagus amrulloh eri pradana
      maaf mbk sinta,bukanya fasisme jepang itu di Perang Dunia II ? maaf saya kurang paham jawaban yang paragraf terakhir

      Hapus
    2. Menambahkan dari buku wahjudi djadja halaman 189.
      Jepang menjadi negara penting, karena terbentuknya paham-paham baru yakni paham militerisme. Jadi selain pengaruhnya di bidang politik juga timbul di paham militerisme.

      Hapus
  14. Hardi Seto K
    maaf saya mau tanya
    1. inggris adalah negara yang mengalami revolusi industri pertama kali, tapi mengapa inggris begitu kawatir akan perkembangan industri jerman?
    2. Kebijakan apa saja yang dilakukan Kaisar Willhelm II yang menyebabkan konflik dengan inggris?
    3. mengutip ".....Eropa terbagi menjadi 2 blok yaitu blok Jerman dengan Triple Allientie yang terdiri atas negara Jerman dan Austria (tahun 1882). Yang kedua blok Perancis dengan Triple Entente yang terdiri atas negara Perancis, Rusia dan Inggris......." Triple Allientie berisi 2 anggota bukankah kata "triple" adalah 3?
    terimakasih

    BalasHapus
  15. 1. Ketegangan militer dan ekonomi antara Inggris dan Jerman adalah penyebab utama Perang Dunia I, ketika Inggris sangat bergantung pada imperiumnya. Perang tersebut telah menyebabkan hancurnya sistem keuangan Inggris dan walaupun Inggris masih merupakan negara dengan wilayah jajahan terluas setelah Perang Dunia I, Inggris tidak lagi menjadi pemimpin perekonomian dan militer di dunia. Inggris setelah Perang Dunia II mengalami perubahan yang sangat signifikan. Ekonomi Inggris pun mengalami kehancuran. Bila sebelum Perang Dunia II Inggris merupakan negara kreditor terbesar maka setelah perang Inggris menjadi negara pengutang terbesar di dunia maka perlahanlahan Inggris kehilangan pengaruhnya di dunia. 

    BalasHapus
    Balasan
    1. 2. Kaisar Wilhelm ingin menjadikan Jemran sebagai salah satu negara yang paling kuat di dunia. Ia memerintahkan Laksamana Tirpitz untuk menjadikan angkatan laut Jerman sebanding dengan angkatan laut Inggris. Pada 1906, Tripitz berhasil membangun kapal perang yang dapat menandingi kapal perang Inggris. Hal ini menimbulkan ketegangan di wilayah Eropa sekaligus mengubah peta kekuasaan di Eropa. Inggris membentuka aliansi. aliansi-aliansi baru mulai terbentuk, sedangkan negara lainnya semakin memperkuat ketahanan nasional.

      Hapus
    2. menambahkan buat pertanyaannya bang seto: sebelumnya triple allientie diawali dengan terbentuknya Holy Allientie pada tahun 1815 beranggotakan Prusia, Rusia dan Austria. Kemudian di tahun 1873, kanselir Jerman : Bismarck merancang aliansi League of the Three Emperors yaitu persekutuan antara Austria-Hongaria, Rusia dan Jerman; tetapi gagal karena adanya perbedaan kepentingan antara Austria-Hongaria dan Rusia di daerah Balkan yang hanya menghasilkan persekutuan antara Austria-Hongaria dan Jerman yaitu Dual Alliance di tahun 1879. Persekutuan ini dibentuk untuk menghadapi pengaruh Rusia di Balkan seiring dengan melemahnya Turki-Ottoman. Tahun 1882, aliansi ini berkembang dengan keikutsertaan Italia yang kemudian dinamakan Triple Allientie.

      Hapus
  16. menambahkan buat pertanyaannya erik:
    jepang menjadi negara penting pada perang dunia 1 dikarenakan sebelumnya telah berhasil mengalahkan Rusia di tahun 1905 dalam perang ini utamanya terjadi karena perebutan kota Port Arthur dan Jazirah Liaodong, ditambah dengan jalur rel dari pelabuhan tersebut ke Harbin.

    BalasHapus
  17. Bang setoooooo pertanyaanmu nomer 3 membunuuuh :'( kudu nangis :'(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  18. menambah jawaban dari pertanyaan mas erik :
    Kemenangan itu telah memperkuat kepercayaan Jepang bahwa mereka mampu mengalahkan salah satu bangsa Eropa. Kemenangan itu juga menggugah bangsa Asia, bahwa tidak benar bangsa Eropa tidak dapat dikalahkan oleh bangsa kullit Asia, peristiwa ini mengakibatkan naiknya keharuman nama Jepang di Timur Jauh dan Jepang muncul sebagai negara Asia terkuat dan disegani oleh negara-negara Barat.
    Jepang yang merasa dirinya sejajar dengan negara-negara Barat, dalam Konferensi Perdamaian (18 Januari 1919) menuntut diumumkannya statement tentang persamaan derajat bangsa-bangsa (racial equality). Namun usul tersebut ditolak. Bahkan dalam persetujuan kekuatan angkatan laut antara Amerika Serikat, Inggris, dan Jepang yang ditandatangani setelah Perang Dunia I, Jepang tidak diperbolehkan membangun angkatan laut sebesar AS dan Inggris.

    BalasHapus
  19. Arini Rhosidati bertanya
    Setelah perancis mengalami kekalahan pada tahun 1870 telah mengadakan politik Revanche pertanyaanya:
    1. apa yang disebut dengan politik Revanche?
    2. apa pengaruh politik revanche terhadap perancis dalam perang duia II?
    MAKASIH:)

    BalasHapus
  20. untuk menjawab dari pertanyaan mbak Arini :
    1. Revanchisme (dari kata dalam bahasa Perancis, bahasa Perancis: revanche, yang berarti "balas dendam") adalah istilah yang digunakan semenjak tahun 1870-an untuk mendeskripsikan manifestasi politik dari kehendak untuk mengembalikan wilayah yang direbut oleh negara lain, yang seringkali memicu perang atau pergerakan sosial.

    2. pengaruhnya terhadap perang dunia kedua yaitu adanya keinginan untuk membalas dendam bagi negara yang kalah pada perang dunia pertama kepada negara yang menang dalam perang dunia perang dunia pertama.

    BalasHapus
  21. Menambahkan sedikit hehe :D

    Revanche dari bahasa Perancis adalah balas dendam. Pada awalnya Cita – cita Revanche Perancis bermula pada tahun 1871 Perancis mengalami kekalahan terhadap Jerman. Menurut Prancis kekalahannya terletak jumlah tenaga manusianya lebih sedikit di bandingkan dengan Jerman maka syarat yang harus dipatuhi adalah Prancis harus memiliki tenaga manusia yang dapat mengimbangi jumlah yang telah dicapai oleh lawannya. Prancis dapat mengimbangi jumlah penduduk Jerman apabila memperhitungkan koloni-koloninya. Kepentingan ekonomi, kepentingan politik mendorong Prancis menggunakan daerah koloninya untuk mencapai tujuannya terutama persediaan penduduk Afrika dijadikan untuk keperluan perang bagi Prancis.

    Tujuan polotik ini dilaksakan untuk mengintegrasi daerah milik daerah di seberang lautan dengan Prancis, mengasimilasi penduduk koloni dalam rangkaian mengintegras penduduk diluar Prancis dalam segala aspek kehidupan (politik, sosial, ekonomi, etnis, religius, maupun kulturil).

    BalasHapus
  22. menanmbahkan buat mbak arini: Politik revanche ildea terus dikembangkan dan dihembuskan oleh negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I. Selain itu munculnya negara fasis (totaliter), seperti Jerman, Italia, dan Jepang merupakan salah satu penyebab meletusnya Perang Dunia II. Oleh karena itu, banyak orang mengatakan bahwa Perang Dunia II merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagus amrulloh eri pradana
      Lalu mengapa League Of Nations atau Liga Bangsa-Bangsa tidak bisa mencegah perang dunia terjadi lagi ? Takutkah pada salah satu negara yang dianggap kuat ?

      Hapus
    2. dalam buku djaja hal 195 :
      LBB yang diharapkan dapat menjadi suatu lembaga yang dapat menciptakan perdamaian dunia, ini ternyata tidak menjalankan peranannya dengan baik. seperti pada 1935 ketika italia melakukan agresi terhadap ethiopia LBB tidak dapat mencegah agresi itu sehingga dalam setahun italia dapat menuasai ethiopia. perlu diketahui bahwa LBB ini terbentuk pada 1919

      takut atau tidaknya saya rasa LBB ini tidak takut kepada siapapun hanya saja LBB ini tidak menjalankan peranannya dengan baik sebagaimana telah disebutkan di atas sehingga memicu untuk terjadinya perang dunia ke-2
      Itu pendapat saya :)

      Hapus
    3. Mengutip dari jawaban awan , LBB tidak takut akan negara siapapun yang di anggap kuat. Alasan LBB gagal dalam menciptakan perdamaian karena banyak jutaan korban tewas dari seluruh dunia yang terkena dampak Perang Dunia I dan II dan masalah ini seharusnya diselesaikan LBB ( Liga Bangsa-Bangsa) karena tugas utamanya adalah untuk memdamaikan dunia ini dan mencegah perang dunia kembali.

      Hapus
    4. menambahkan jawaban mengenai alasan mengapa LBB gagal, karena LBB tidak memiliki angkatan bersenjata seperti PBB yang sekarang, ketika terjadi pergolakan LBB hanya bisa menengahi dan mengajak untuk berdamai, mereka tidak bisa memberikan sanksi yang tegas...

      Hapus
    5. Terimakasih mas desmond atas tambahannya :)

      Hapus
  23. saya mau bertanya negara mana saja yang termasuk blok Sentral dan blok Sekutu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Di dalam artikel sudah di jelaskan :D
      akan saya perjelas di sini negara mana saja yang termasuk blok sentral dan blok sekutu.

      Buku wahjudi djadja halaman 183
      Anggota blok sentral yang di pimpin oleh Jerman terdiri dari Jerman, Austria, Turki dan Bulgaria.
      Anggota blok sekutu yang di pimpin oleh Amerika Serikat berjumlah 23 negara terdiri atas Prancis, Inggris, Rusia, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal, Jepang dana negara negara eropa barat.

      Hapus
  24. mengapa serbia tidak mengizinkan pejabat Austria memasuki Serbia untuk menyelidiki terbunuhnya pewaris tahta kekaisaran Austria yang bernama Franz Ferdinand

    BalasHapus
    Balasan
    1. mengutip dari jawaban mbak shinta di atas: karena usai pembunuhan itu terjadi, Crna Ruka berusaha membunyikan keterlibatan mereka sehingga pihak Austria menganggap perintah Serbia bertanggung jawab atas insiden pembunuhan tersebut.

      Hapus
    2. Yes sepertu itulah jawabannya mbak yuni :)

      Hapus
  25. maaf buat mbak yuni, jawabannya sudah ada di artikel.
    Pihak-pihak yang terlibat dalam Perang Dunia I antara lain Blok Sentral dan Blok Sekutu. Blok Sentral itu sendiri di pimpin oleh Jerman terdiri atas Jerman, Austria, Turki, dan Bulgaria. Sedangkan Blok Sekutu di pimpin oleh Perancis, terdiri atas 23 negara yaitu Perancis, Inggris, Rusia, Italia, Amerika Serikat, Serbia, Belgia, Rumania, Yunani, Portugal,dan negara-negara Eropa Barat lainnya.

    BalasHapus
  26. mengapa eropa yang dulu bergabung dalam Sekutu itu member kredit kepada dunia, sekarang malah menjadi penghutang kepada Amerika Serikat yang hampir tidak di sentuh oleh bencana perang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pada saat perang dunia I berlangsung perekonomian masyarakat eropa tidak mendapat perhatian yang layak. Akibatnya, krisis ekonomi yang dahsyat melanda dunia. Hal ini dikenal dengan sebutan Malaise 1929.
      Maka terjadilah hambatan pemberian kredit. Banyak nasabah yang menarik dopositnya karena terjadi inflasi yang sangat tinggi serta banyak perbankan yang menarik kembali pinjamannya. Terjadinya kekacauan pembayaran. Terjadi perbedaan besar dalam nilai mata uang Jerman, Austria, dan Perancis terhadap dollar Amerika. Pada puncak krisis nilai mata uang mencapai 1$=4000.000.000 Mark Jerman.
      Pada saat itu Amerika memiliki perekonomian yang cukup.

      Hapus
    2. Sebenarnya pertanyaan ini cocok untuk pembahasan di materi Perang dingin, jika ditanyakan disini, serasa kurang jika dijelaskan menurut materi artikel ini...

      Hapus
  27. asalmualaikumm
    saya mau bertanya: dari artikel yang saya baca diatas sudah sangat bagus, tetapi ada satu pertanyaan yang masih belum paham tentang perjanjian yang ditanda tangani oleh negara-negara yang kalah, kenapa kok yang menadatangani perjanjian itu negara-negara yang kalah? lalu yang kedua isi dari ke empat perjanjian itu mendeskripsikan tentang apa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari mbak mala :
      1. karena pihak negara yang menang menginginkan sebagian wiilayah dari negara yang kalah dalam perang perang sehingga diadakanlah perjanjian yang dimana dalam perjaanjian itu bisa dikatakan merugikan bagi negara yang kalah.

      2. isi dari keempat perjanjian itu hampir sama dengan perjanjian yang sudah dijelaskan dalam artikel kami,isi dari keempat itu ialah pembebasan wilayah tertentu, pengecilan wilayah kekuasaan. maka dari itu perjanjian yang terjadi dalam perang dunia 1 sesungguhnya banyak merugikan pihak yang kalah.
      itu pendapat dari saya :)

      Hapus
    2. maaf buat mbak mala nya, pertanyaannya sudah ditanyakan sama mbak intan. mohon dilihat lagi komentarnya anak2 di atas. terimakasih :)

      Hapus
    3. Terimakasih mbak mala atas pujian artikelnya :*

      Menambah sedikit ya, kenapa kok negara negara yang kalah yang menandatangani perjanjian?
      Gini, perjanjian damai yang dibuat sesudah perang dunia I ternyata tidak memberikan jaminan bahwa perdamaian akan abadi. Negara yang kalah perang menilai bahwa perjanjian yang telah di tandatangani merupakan sumber kemlaratan bagi negaranya. Oleh karena itu mreka berusaha untuk mengakhirinya dengan tidak mengindahkan semua butir perjanjian yang telah di buatnya. Dari sinilah kemudian muncul negara negara dengan nasionalisme yang amat berlebihan. Setiap negara memperkuat angkatan senjatanya dan mencari kawan utk mendapatkan dukungan menghadapi bahaya perang. Akibatnya lahir dua kekuatan dunia yaitu blok sekutu dan blok Axis. Maka keadaan tersebut mendorong terjadinya perang yang lebih dahsyat lagi yakni perang dunia II.
      sekian jawaban saya :D

      Hapus
    4. iya,, makasih atas jawabanyaa,,

      Hapus
  28. saya mau bertanya
    1. d artikel di sebutkan "Perancis setelah mengalami kekalahan perang pada tahun 1870 kemudian menjalankan politik Revanche" politik seperti apakah ini ? dan apakah dengan politik seperti ini perancis berhasil dalam perang dunia atau malah membuatnya semaki terpuruk ?
    2. diatas juga disebutkan Senjata kimia digunakan pertama kali, dari manakah senjata kimia ini ? mengapa mereka memilih untuk menggunakan senjata kimia apakah karena campur tangan amerika ?
    terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk pertanyaan nomor 1 sudah di tanyakan oleh mbak arini dan sudah di jawab oleh mas awan :)
      1. Revanchisme (dari kata dalam bahasa Perancis, bahasa Perancis: revanche, yang berarti "balas dendam") adalah istilah yang digunakan semenjak tahun 1870-an untuk mendeskripsikan manifestasi politik dari kehendak untuk mengembalikan wilayah yang direbut oleh negara lain, yang seringkali memicu perang atau pergerakan sosial. Dengan di bentuknya politik revanche, politik ini mempunyai pengaruh yakni berkeinginan untuk membalas dendam bagi negara yang kalah.

      Hapus
    2. Pada perang Dunia I untuk pertama kalinya digunakan gas klor dalam jumlah yang besar. Ini merupakan awal dari perang modern dengan senjata pemusnah massal. Saat itu, sekitar 124.000 ton bahan kimia digunakan untuk perang, dan menewaskan sekitar 90.000 orang. Sekitar satu juta orang mengalami gangguan kesehatan, di antaranya sangat berat. Pakar kimia Jerman, Fritz Haber yang dianugerahi hadiah Nobel Kimia tahun 1918, dianggap sebagai "bapak" senjata kimia.

      Hapus
    3. bagus amrulloh eri pradana
      menyambungkan pertanyaan mbk karin,pada penggunaan senjata kimia yang punya dampak begitu berbahaya,apakah hal itu tidak melanggar konferensi den haag I899 yang mengatur pelaksanaan perang dan penggunaan senjata modern ?

      Hapus
    4. menjawab pertanyaannya mas erik: konferensi den haag 1 pada tahun 1899 yang dihadiri Tidak kurang pemimpin dari 26 negara menghadiri konferensi itu dan mereka menandatangani Konvensi Den Haag. Konvensi itu mengatur tata cara menyatakan dan melaksanakan perang. Disamping itu, konvensi tadi juga mengatur penggunaan senjata modern. Tidak berhenti sampai disitu saja, konvensi itu juga menyetujui pembentukan Permanent Court of Arbitration.
      Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1907, diadakanlah Konferensi Den Haag II. Adapun tujuan konperensi tersebut adalah untuk mengamandemen serta menambah beberapa ketentuan yang tertuang dalam Konvensi Den Haag I. Sebetulnya, ada rencana untuk menyelenggarakan Konferensi Den Haag III; namun karena terjadi Perang Dunia I, maka rencana tersebut dibatalkan.
      melihat kekejaman yang terjadi pada masa PD I dan banyaknya korban yang diakibatkannya, maka dibentuklah Liga Bangsa –Bangsa yang berfungsi mencegah terulangnya kembali perang dunia. Disamping itu, Liga Bangsa Bangsa didirikan dengan maksud membatasi serta memperkecil jumlah senjata yang diproduksi negara -negara. Namun demikian, upaya mencegah peperangan serta membatasi dan mengurangi jumlah senjata tidaklah berjalan dengan memuaskan. Perang masih tetap berlansung di berbagai kawasan dunia dan pengembangan persenjataan tatap berjalan seperti semula. Setelah berdirinya Liga Bangsa Bangsa tadi, diselenggarakanlah berbagai konferensi yang berkaitan dengan pembatasan senjata angkatan laut. Konferensi bertujuan membatasi jumlah serta ukuran kapal perang yang dimiliki lima negara yang memiliki angkatan laut yang kuat.

      Hapus
    5. Senjata kimia digunakan pertama kali digunakan saat Peristiwa PD 1...?!

      Sumber: http://www.isains.com/2014/12/perang-senjata-kimia-terjadi-sejak.html

      Silahkan dicek!

      Hapus
  29. saya mau bertanya tentang program New Dal itu programnya itu seperti apa dan berikan contohnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengutip dari wikipedia


      Meskipun pada awalnya netral dalam Perang Dunia I, Amerika Serikat menyatakan perang terhadap Jerman pada tahun 1917, dan mendanai Sekutu hingga meraih kemenangan setahun kemudian. Setelah dekade kemakmuran pada tahun 1920-an, runtuhnya Wall Street 1929menandani dimulainya Depresi Besaryang mendunia selama sedasawarsa.Franklin D. Roosevelt yang Demokrat menjadi presiden dan menerapkan program barunya, New Deal, untuk bantuan, pemulihan, dan reformasi, yang mendefinisikan liberalisme Amerika modern. Setelah serangan Jepang ke Pearl Harbor pada 7 Desember 1941, Amerika Serikat memasuki Perang Dunia II bersamaSekutu dan membantu mengalahkanJerman Nazi di Eropa dan mengalahkanJepang di Timur Jauh.

      Hapus
  30. Assalamu'alaikum semua...saudara2ku hahaha
    Saya mau bertanya...dan mohon penjelasannya, hehehe
    Di perang dunia 1, Rusia dan Jepang beraliansi atau bersekutu, kan pd materi sebelumnya dikatan bahwa rusia pada tahun 1905 berkonflik dgn jepang, kok tiba2 metereka bersekutu? Kapan perjanjian damainya? Tolong yooooo hehehe
    Tangkiyu

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan mencoba untuk menjawab pertanyaan dari mbak melda :

      dari yang saya ketahui jepang dan rusia tidak beraliansi karena pada tahun 1905 dengan berakhirnya konflik jepang dan rusia menghasilkan perjanjian pourtsmouth (sebelah utara New York) Amerika. Perjanjian Portsmouth menghasilkan keputusan sebagai berikut:

      1. Jepang mendapat Port Arthur dan Sakhalin Selatan.
      2. Korea menjadi daerah mandat Jepang.
      3. Rusia akan meninggalkan Manchuria.
      Jepang ikut terlibat dalam perang dengan alasan adanya aliansi Jepang -Inggris bukan jepang beraliansi dengan rusia

      itu pendapat dari saya :)

      Hapus
    2. bagus amrulloh eri pradana
      mas awan, mau bertanya menyambungkan jawaban dari anda.berkaitan Rusia meninggalkan Manchuria apakah ini upaya "politik air hangat Rusia "?

      Hapus
    3. Politik Air Hangat adalah upaya Rusia untuk mendapatkan dan menguasai pelabuhan yang tidak membeku di musim dingin. Politik Air Hangat ini dilatarbelakangi kondisi geografis Rusia yang “terkunci” di daratan. Aksesnya ke dunia luar melalui laut tertutup pada musim dingin. Vladivostok adalah satu-satunya pelabuhan Rusia yang tidak membeku di musim dingin.
      Ekspansi militer Rusia untuk mewujudkan Politik Air Hangat telah dimulai sejak abad ke-19. Rusia menyerbu hampir seluruh Manchuria yang kira-kira seluas 1/9 wilayah Cina. Rusia menginginkan Manchuria untuk menguasai pelabuhan yang bisa digunakan sepanjang tahun dan terbebas dari es membeku pada musim dingin

      Hapus
  31. membantu menjawab pertanyaan mbak yuni mungkin yang di maksud adalah NEW DEAL
    jika yang anda maksud new deal maka jawabanya
    New Deal adalah beberapa program domestik yan diberlakukan di Amerika Serikat pada periode 1933 hingga 1936, dan beberapa waktu setelahnya. Hal ini tercantum pada dua paket undang-undang yang disahkan oleh Kongres dan pemerintahan eksekutif Presiden Franklin D. Roosevelt pada masa jabatan pertamanya (1933-1937). Program ini diberlakukan untuk mengatasi berbagai masalah yang menjadi dampak dari Depresi Besar Amerika Serikat. Program ini memiliki motto "3 Rs": Relief, Recovery, dan Reform. Fokus program ini diadakan untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan, pemulihan ekonomi ke level wajar, dan pengaturan ulang sistem ekonomi agar depresi tidak kembali terulang(berkin Carol 2011: 629-32)
    Dalam pergertian lain New Deal merupakan perkenalan jenis reformasi sosial dan ekonomi yang sudah kenal lama di Eropa lebih dari satu generasi dan lebih jauh lagi New Deal mewakili puncak kecenderungan jangka panjang untuk meninggalkan kapitalisme laissez-faire (perekonomian tanpa campur tangan pemerintah) dan menginginkan peraturan reformasi dari Negara bagian maupun nasional yang diperkenalkan pada era progresif pemerintahan Theodore Roosevelt dan Woodrow Wilson (1880).
    Dalam pelaksanaannya New Deal adalah cepatnya peraturan-peraturan itu dibuat. Sebelumnya, peraturan yang dibuat dapat memakan waktu sampai beberapa generasi, banyak perubahan aturan dibuat terburu-buru dan pelaksaaannya lemah akibatnya beberapa peraturan malah saling bertentangan. Sehingga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah terputus atau terhenti, namun setelah diterapkan program New Deal mulai membangkitkan kembali kepercayaan dan minat masyarakat Amerika terhadap pemerintah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih mbak karin atas bantuannya.
      berkat mbak karin saya tidak galau lagi hahaha :*

      Hapus
    2. hahhahaha mbak sinta curhat :D
      Semangatsss

      Hapus
  32. Maaf saya lagi insomnia nih, dan sekarang lagi bingung mau nanya apa????
    Jadi setelah dipikir dipikir dipikir dipikir dipikir dipikir
    dipikir dipikir dipikir dipikir lagi, akhirnya saya memutuskan untuk bertanya...

    Kenapa bisa disebut Perang Dunia Pertama, padahal jika dilihat secara spesifik sebenarnya perang ini merupakan konflik 'warga Eropa' bukan dunia, Why ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perang Dunia I terjadi antara 1914-1918. Pada hakikatnya merupakan perang antarnegara yang berada di kawasan Eropa. Kemudian Perang Dunia I meluas kewilayah sekitarnya. Negara-negara yang berperang yaitu negara yang berada pada Blok Sekutu dan Blok Sentral.
      Memang awalnya di negara eropa saja, namun perang dunia ini meluas ke beberapa negara hanya karena kekuasaan. Makanya di sebut dengan perang dunia.

      Hapus
    2. Vika Puspitasari


      Nimbrung ya.:D
      hanya sebatas kekuasaan saja? simple ya berarti

      Hapus
    3. Vika Puspitasari


      Nimbrung ya.:D
      hanya sebatas kekuasaan saja? simple ya berarti

      Hapus
    4. Timbul pertanyaan baru lagi, dari jawaban mbak Shinta...
      Meluas ke beberapa negara ? negara apa saja ?

      Kalau menurut saya lebih pantes disebut Perang 'Modern' (Modern War)...

      Atau mungkin yang dimaksud 'dunia' itu adalah 'Eropa' itu sendiri bagi orang di masa itu...?

      Hapus
    5. Wokeeeh terimakasih atas pendapatnya:D

      Yang di artikel itu, ada blok sekutu sama blok sentral. Untuk mana saja negara yg termasuk blok sentral / blok sekutu bisa di lihat di artikel.

      Mungkin yang mas desmond bingungkan "ini perang dunia pertama tapi kok gak sampek mendunia? Bahkan ke indonesia?" Hehehe

      ya namanya saja baru perang dunia pertama, perang terjadi yang awalnya di eropa terus meluas ke luar eropa (

      Hapus
    6. Kepenceeett -_-

      Perang dunia pertama baru pemanasan, belom menyeluruh ke dunia wkwkwk. Baru setelah di lanjutkannya perang dunia kedua, perang tersebut meluas ke seluruh dunia.
      perang dunia pertama hanya sebagian kecil negara dunia.

      Itu sih pendapat saya kurang lebihnya maafin shintaa :))

      Hapus
    7. Dan mungkin ada benarnya kalau mas desmond menyatakan bahwa perang ini di namakan perang modern :)

      Hapus
  33. Pada dasarnya mereka berperang hanya untuk mempertahankan kemashuran, keangkuhan serta kekuasaan.

    BalasHapus
  34. dari artikel di atas saya mau bertanya adakah negara yang lahir dan negara yang runtuh/bubar setelah perang dunia 1 terjadi? jika ada, tolong sebutkan dan jelaskan kenapa itu bisa terjadi? terimakasih.. :D

    BalasHapus
  35. Menjawab pertanyaan mbak ufir

    negara yang runtuh adalah blok sentral meliputi negara jerman, austria, turki, bulgaria. Negara yang lahir setelah PD pertama blok sekutu. Karena dalam PD I, peperangan di menangkan oleh blok sekutu.
    itu menurut saya :)

    BalasHapus
  36. assalamualaikum,, hey kawan engkok deteng :D
    engkok komennah bik atanya'ah yeh :D
    1. mungkin untuk abstrak penyusunan kalimatnya kurang fix "tak coba perbaiki" huruf yang di caps lock itu tambahan dari ku, bukan emosi lho yaa :)
    Sebelum (TAHUN) 1914, adanya Revolusi-revolusi yang terjadi di Eropa yang (BER)dampak bagi kemajuan ilmu teknologi, munculnya paham demokrasi serta pemerintahan yang liberal. Bangsa Eropa seperti Inggris, dan Perancis telah membangun kekuasaan penjajahan di penjuru-penjuru dunia. Adanya hubungan yang didasarkan pada kepentingan (AKAN LEBIH BAIK KEPENTINGANNYA APA ITU DI SEBUTKAN) telah membagi Eropa mejadi dua kutub berlawanan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. adanya kepentingan untuk revolusi diplomatik Eropa yang mengapuskan sistem aliansi rumit Otto von Bismarck dan menciptakan blok-blok yang kaku, persaingan senjata di darat dan di laut, penyebarluasan nasionalisme yang kuat, dan persaingan sengit memperebutkan koloni-koloni yang mencapai puncaknya dalam krisis militer (Mansbach & Rafferty, 2012:177).

      Hapus
  37. 2. Ultimatum itu apa??? dan Ultimatum apa yang diberikan oleh Austria kepada Serbia???

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut KBBI ultimatum itu sendiri adalah peringatan atau tuntutan yg terakhir dengan diberi batas waktu untuk menjawabnya. Dengan kata lain peringatan dengan ancaman.
      Menurut buku marvin perry halaman 260 : Austria memberikan ultimatum kpd Serbia agar Gavrilo Princip dalam waktu satu bulan untuk diadili. Ultimatum tersebut juga berisi ancaman yang menyatakan akan menyerang Serbia jika ultimatum tersebut diabaikan. Serbia menjawab ultimatum Austria dengan cara damai, setuju dengan hampir aemua tuntutan austria. Tetapi Serbia tidak akn mengizinkan para pejabat Austria memasuki Serbia untuk menyelidiki pembunuhan yg di alami Franz Ferdinant.

      Hapus
    2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    3. Untuk lebih jelasnya, isi ultimatum yang di berikan Austria kepada Sebia ada di buku Wahjudi Djadja halaman 182-183 :)

      Hapus
  38. 3. Gambaran singkat tentang masa Bismarck dan perang Prusia-Pranco itu seperti apa??? *mungkin diatas sudah dijelaskan, tapi saya mau dijelaskan lagi dengan bahasa yang mudah dimengerti :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam buku marvin perry halaman 253 : Salah satu tujuan utama Bismark ialah membuat Perancis tetap terisolir dan tidak bersahabat. Bismarck juga mencegah terjadinya perang di antara Rusia dan Austria-Hungaria.

      Hapus
    2. Perang Pranco-Prusia timbul karena adanya persaingan kepentingan menguasai Eropa di antara kedua kekaisaran yakni Perancis dan konfederasi Jerman Utara yang di dominasi oleh Prusia.
      kurang lebih penjelasan singkatnya seperti itu.

      Hapus
    3. Bismark itu sendiri apa??? :/ saya kurang jelas,, dia orang kah, sebuah organisasi kah,, atau yang lain. . . masalahnya saya tidak punya buku Marvin Perry :'(
      kalau memang Bismark itu organisasi lalu siapa pendirinya?????

      Hapus
  39. 4. Gambaran singkat tentang sistem keuangan Korporasi (Italia), Program 4 Tahun (Jerman), New Dal (AS), dan Etatisme (Turki)???

    BalasHapus
    Balasan
    1. bagus amrulloh eri pradana
      sedikit menambahkan jawaban untuk etatisme turki, etatisme adalah paham negara yang melaksanakan kebijakan secara terpusat dengan segala kekuasaanya.Brati dalam ekonomi (keuangan) yang menganut etatisme maka kebijakan ekonomi dilakukan secara terpusat (sentralisasi).Pada indonesia contohnya pelita.Mngkin itu,bisa ditambahkan lagi sama komentar lain

      Hapus
  40. 5. Apakah sistem keuangan yang diterapkan oleh Italia itu menjadi cikal bakal dari adanya sistem koprasi di Indonesia??? *mungkin di Indonesia mengalami perubahan secara linguistik atau serapan hingga menjadi koprasi,, :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. weeeehh sejarah akuntansi iki wkwkwk :D
      gak paham rek masalah keuangan -_-
      tak baca buku sek

      Hapus
    2. Setelah tahun 1960, akuntansi cara Amerika (Anglo-Saxon) mulai diperkenalkan di Indonesia. Jadi, sistem pembukuan yang dipakai di Indonesia berubah dari sistem Eropa (Kontinental) ke sistem Amerika (Anglo-Saxon).
      mungkin seperti itu, gak paham masalah sistem keuangan italia ke sistem koprasi indonesia :D

      Hapus
    3. belum bisa dimengerti :( *gagalpaham

      Hapus
  41. 6. setiap kejadian apalagi menyangkut nama Internasional pasti berdampak baik secara Regional, Nasional, maupun Internasional.. Nah apakah dampak perang dunia 1 bagi Indonesia??? :/
    *peace rek :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bidang politik misalnya dalam pemerintahan, semua jabatan-jabatan rendah penting berada di tangan bangsa asing, sedangkan bangsa Indonesia hanya menduduki jabatan-jabatan rendah, selain itu pihak penjajah selalu menanmkan benih-benih perpecahan dengan menjalankan politik “devide et impera”.

      Bidang ekonomi, keadaan bangsa Indonesia sangat menderita karena penghasilan, yang sangat rendah diterima oleh rakyat Indonesia dengan bekerja sebagai buruh upah pada perkebunan-perkebunan milik swasta. Rakyat dipaksa untuk meningkatkan produksi, sedangkan dalam lingkungan ekonomi tradisional, masyarakat Indonesia hanya mengenal perusahaan rumah atau kerajinan tangan sehingga tidak ada ketrampilan yang berkembang.

      Bidang pendidikan, pihak penjajah tidak memperhatikan kepentingan pendidikan bagi bangsa Indonesia, sehingga pada umumnya rakyat indonesia tidak pandai membaca dan menulis. Sedangkan kesempatan pendidikan hanya diberikan kepada anak-anak kaum bangsawan, pegawai negeri, anak-anak orang yang berkedudukan atau berstatus tinggi.

      Bidang budaya, kaum penjajah berhasil memasukkan nilai-nilai budaya asing, sehingga mengakibatkan merosotnya beberapa budaya Indonesia dan hampir kehilangan kepribadianya.

      Hapus
    2. okok,, makasihhh kaka :)

      Hapus
  42. Saya mau bertanya

    Di dalam PD 1 terdapat 2 blok yang saling memperebutkan kekuasaan. Apakah blok yang menang dalam PD I, hingga berakhirnya masa perabg masih memprioritaskan kekuasaan?

    BalasHapus
    Balasan
    1. perang dunia I dimenangkan oleh blok sekutu. Blok sekutu mencangkup 23 negara yang di pimpin oleh Amerika Serikat. Dalam buku wahjudi Djadja halaman 187 mengungkapkan "setelah perang dunia I berakhir, baik negara-negara yang menang perang maupun yang kalah, mereka sibuk mengadakan perjanjian-perjanjian damai seperti perjanjian Versailles, St. Germain, Neuilly, Trianon, dan Sevres.

      Hapus
  43. Cocok jadi Lagu nih...

    Satu satu, soalnya cuma satu....
    Dua-dua, soalnya nambah dua...
    Tiga-tiga, nambah lagi tiga...
    Satu dua tiga, skrang jadi enam...

    :-D.....wkwkwkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. umak keren fiq :( ayas strong kok :') \m/

      Hapus
  44. maaf terlambat tanya, mengutip dari artikel bahwa " di daratan Afrika antara Jerman dengan Inggris yang saling memperebutkan Maroko", mengapa kok diperebutkan?

    Siapakah tokoh yang paling berperan dalam PD1? dan kalau ada apa kontribusinya terhadap PD1 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Letak Maroko yang sangat strategis ini menjadi incaran Negara-negara Eropa yang tengah gencar-gencarnya meluaskan kekuasaan khususnya di wilayah Afrika apalagi Maroko begitu dekat dengan Eropa. Spanyol sebagai negara Eropa yang terdekat wilayahnya dengan Maroko mencoba mengirimkan pasukannya ke Maroko tetapi dapat di halau oleh Inggris. Inggris tidak menginginkan adanya kekuasaan permanen di Maroko karena untuk menghindari krisis Internasional. Perancis sangat berkeinginan di Maroko sedangkan Jerman sejak 1873 sudah menempatkan perwakilannya di Maroko. Jadi itulah alasan saling memperebutkan Maroko.

      Tokoh yang paling berperan adalah Franz Ferdinant yang dibunuh oleh kaum nasionalis Serbia yang berusaha menekan kekaisaran tersebut di daerah Balkan.

      Hapus
  45. 1. Sebenarnya Perjanjian Versaillese yang masih menjadi tanda tanya di masyarakat menguntungkan sipa, serta kenapa para negara mau menandatangani jika didalamnya jelas merugikan salah satu pihak dan tidak berpihak bagi negara mereka?
    2. Apa dampak perang dunia pertama bagi Indonesia?
    3. Perang dunia pertama disebut diatas bahwa Amerika tidak mempunyai muatan kepentingan di dalamnya, lalu pada akhirnya juga Amerika diuntungkan dengan pinjaman negara-negara Eropa terhadap Amerika, apakah hal itu bukan merupakan suatu kesengajaan atau kepentingan ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Jerman sebagai pihak yang kalah perang tidak diundang dalam diskusi-diskusi di Istana Versailles ini, namun diakhir diskusi bulan Juni 1919 Jerman harus menanda-tangani Perjanjian Versailles ini. Perjanjian ini dirancang agar Jerman tidak menjadi ancaman militer di Eropa lagi. Dibawah syarat-syarat perjanjian, Jerman harus mengurangi kekuatan angkatan bersenjatanya secara drastis.

      2. sudah di tanyakan mbak rofiq di atas :)

      Hapus
  46. kenapa jerman terkesan begitu mendominasi perang dunia 1,apakah hanya karena faktor dari industri mereka yang maju begitu pesat atau ada motif yang lain??

    BalasHapus
  47. Menjawab pertanyaan mbak tyas.
    Menurut buku wahjudi djadja halaman 178.
    jerman yang telah membangun kesatuan politiknya lebih lama daripada negara2 lain. Jerman berusaha keras utk menjadi pelopor perang dunia.

    BalasHapus
  48. terimakasih infonya sangat bermanfaat, kunjungi http://bit.ly/2xL4MJq

    BalasHapus