Sabtu, 31 Januari 2015

Revolusi Industri


REVOLUSI INDUSTRI PADA ABAD 17-19 DI INGGRIS

Oleh :
Alfia Hasanah                         (140731600758)
Alvin Daniswara                     (140731606302)
Maghfirotus Sa’diyyah           (140731604052)
Mahasiswa Jurusan Sejarah, Program Studi Pendidikan Sejarah
Universitas Negeri Malang


ABSTRAK : Revolusi industri merupakan perubahan dari masyarakat agraris menuju industri dan tenaga manusia ke tenaga mesin. Revolusi industri di mulai di Inggris pada abad ke-17. Di Inggris ini mulai mengalami perubahan dari tenaga manusia dan hewan menjadi mesin-mesin uap untuk mengahasilkan barang. Kemudian pada abad ke-19 revolusi industri mulai menyebar ke Amerika Serikat dan Daratan Eropa. Sekarang perubahan pada penggunaan tenaga kerja dari manusia beralih menjadi mesin-mesin sudah menyebar meliputi hampir seluruh dunia.

Kata Kunci : Revolusi Industri, perubahan, teknologi, struktur sosial.

Beberapa negara tentunya mengalami perubahan secara cepat ataupu lambat. Perubahan dalam segala aspek tersebut tentunya membawa dampak bagi negara yang mengalami perubahan itu sendiri. Dalam perubahan terdapat 2 jenis perubahan, perubahan secara lambat (evolusi) dan perubahan secara cepat (revolusi).
Di Benua eropa sendiri terdapat berbagai macam perubahan, salah satunya dalah revolusi industri. Revolusi Industri ini terjadi di Inggris pada abad ke-17 sampai abad ke-19. Revolusi ini tentu banyak mempengaruhi berbagai aspek kehidupan pada masa itu.
Hasil dan Pembahasan
Latar Belakang Terjadinya Revolusi Industri
Menurut Nina Karina dan Retno Sasongkowati (2013:197) “Revolusi Industri adalah perubahan radikal struktur masyarakat agraris ke industri serta perubahan penggunaan sarana produksi dari tenaga manusia ke tenaga mesin”. “Perubahan tersebut ditunjukkan dengan mulai digunakannya tenaga mesin sebagai alat produksi di pabrik-pabrik menggantikan tenaga manusia dan hewan” (Djaja, 2012:93). perubahan ini meliputi perubahan teknologi, sosioekonomi dan budaya yang terjadi dengan penggantian ekonomi yang berdasarkan pekerja yang kemudian didominasi oleh industri dan diproduksi mesin. Awal mula revolusi industri ini muncul pada abad ke-17 sampai abad ke-19. “Revolusi industri di kawasan  Benua Eropa bermula di Inggris, kemudian pada awal abad ke-19 mulai menyebar ke negara-negara lain di Benua Eropa dan di Benua Amerika” (Perry, 2013:47). Revolusi industri dapat diakatakan sebagai suatu peristiwa yang mengubah masyarakat yang waktu itu bekerja dalam bidang agraris atau pertanian menjadi masyarakat yang bekerja dalam bidang industri. “Memasuki pertengahan kedua abad ke-19 negara-negara di Eropa dataran mengalami revolusi industri II. Negara keastuan Jerman yang terbentuk pada tahun 1871 menjadi salah satu negara industri yang kuat, yang tidak saja berhasil menutupi  gap ketertinggalan dari Inggris selama setengah abad, bahakan dapat melampauinya dalam beberapa aspek” (Siboro, 2012:38).
Di Inggris, sebelum terjadinya revolusi industri semua pekerjaan dilakukan secara manual tanpa menggunakan teknologi yang canggih, jadi dalam pekerjaan sehari-harinya tenaga manusia dan hewan sangat dibutuhkan untuk menjalankan perekonomian pada waktu itu. Akan tetapi dengan adanya revolusi industri penggunaan tenaga manusia dan hewan untuk menggerakkan roda perekonomian mulai berkurang, adanya tenaga mesin yang lebih memudahkan dan menghasilkan barang lebih cepat mengakibatkan tenaga manusia dan hewan tidak dipergunakan lagi dan ini menyebabkan banyaknya gelandangan pada masa itu. Menurut Wahjudi Djaja (2012:95) Adapun sebab-sebab yang melatarbelakangi terjadinya revolusi industri tersebut adalah sebagai berikut: (1) tingkat keamanan di Inggris pada abad ke-18 sangat tinggi, ini memungkinkan untuk menjalankan bisnis dengan nyaman tanpa adanya gangguan. Jadi tingkat keamanan ini mendorong adanya kemaunan serta kemampuan masyarakat pada waktu itu untuk memulai roda perekonomian dengan rasa aman dan tanpa rasa takut, (2) mulai berkembangnya kegiatan wiraswasta dan manufaktur. Sebelum revolusi industri kegiatan produksi dilakukan di rumah-rumah berupa kerajinan rumah atau home industry. Dalam kegiatan produksi ini, mereka hanya akan memproduksi barang jika ada yang memesan. Perkembangan yang selanjutnya, mulai muncul minat yang luar biasa dari masyarakat Inggris terhadap tempat pengolahan barang industri yang lebih memadai seperti pabrik. Dari sinilah muncul tempat industri, dan masyarakat tidak lagi bekerja di rumah-rumah melainkan bekerja di tempat-tempat yang disediakan oleh pengusaha sebagai tempat produksi, (3) Inggris memiliki kekayaan alam terutama batu bara dan bijih besi. Dengan sumber daya alam yang ada ini, Inggris memanfaatkannya sebagai bahan dasar dalam industri. Batu bara dimanfaatkan sebagai bahan bakar mesin, sedangkan bijih besi dimanfaatkan sebagai industri berat. Dengan adanya sumber daya alam yang mendukung serta adanya kemauan dan kemampuan yang dimiliki oleh masyarakat Inggris ini maka mendorong revolusi industri di Inggris, (4) pada abad ke-18, Inggris memiliki negara jajahan. Dari negara jajahan tersebut Inggris mendapatkan bahan baku untuk kegiatan produksinya, selain itu, negara jajahan tersebut juga dapat dijadikan sebagai tempat pemasaran hasil produksi tersebut, (5) adanya revolusi Agraria (pertanian), ini disebabkan karena semakin berkembangnya kerajinan pakaian wol, yang kemudian memicu lahan pertanian dijadikan sebagai tempat peternakan domba. Selain itu, harga gandum yang turun mengakibatkan para petani penyewa kehilangan banyak lahan yang bisa dikerjakan. Karena lahan pertanian tersebut diubah menjadi lahan peternakan sehingga hanya sedikit membutuhkan tenaga kerja. Para petani yang tidak memiliki pekerjaan tersebut sebagian bekerja sebagai penambang dan sebagian lainnya pergi ke kota untuk mencari pekerjaan, namun keterbatasan lapangan kerja mengakibatkan banyaknya gelandangan. Kemudian pemerintah mempekerjakan para gelandangan tersebut sebagai buruh pabrik, karena pada saat itu, produksi di kota sedang meningkat, (6) munculnya paham ekonomi liberal, dimana kemakmuran rakyat akan cepat tercapai apabila rakyat dibebaskan untuk melakukan kegiatan ekonomi. Paham ini kemudian memberi peluang bagi perkembangan industri-industri baru di Inggris, (7) perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan banyak ilmuan yang mempunyai ide dan gagasan baru untuk menciptakan sesuatu yang baru. Penemuan-penemuan tersebut kemudian memperingan pekerjaan manusia, dan dengan inilah revolusi industri dimulai. (Djaja, 2012:95—98).
Jalannya Revolusi Industri
Pada akhir abad pertengahan kota-kota di Eropa mulai berkembang dalam bidang kerajinan dan perdagangan. Dalam hal ini warga kota (kaum borjuis) sangat berpengaruh dan memegang kendali dalam pertumbuhan kota pada saat itu. Mereka pun saling bersaing secara bebas dalam bidang perekonomian. Menurut  Wahjudi Djaja (2012:98—99) menyebutkan Revolusi industri  berjalan melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: (1) domestic system, dalam tahapan ini, para pekerja atau proses menghasilkan barang berlangsung di rumah pekerja masing-masing atau disebut juga home industry. Para pekerja ini menghasilkan barang sesuai dengan permintaan majikan, upah yang diperoleh didasarkan pada berapa jumlah barang yang dikerjakan, (2) manufacture, setelah kerajinan industri mulai berkembang, maka diperlukan tempat khusus bagi para pekerja untuk menghasilkan barang yang lebih banyak dan lebih baik. Dengan didirikannya manufaktur (pabrik) jumlah tenaga kerja akan lebih banyak dan berdampak pada jumlah barang yang dihasilkan juga. Selain itu majikan dapat mengawasi langsung para pekerja yang sedang bekerja untuk menghasilkan barang yang lebih bermutu dan juga cara pengerjaannya. Pabrik ini biasanya didirikan di belakang rumah majikannya. Rumah majikan tersebut di bagi menjadi tiga, pada bagian depan dijadikan sebagai toko untuk menjual barang hasil produksi, bagian tengah rumah dijadikan sebagai rumah majikan dan pada bagian belakang rumah untuk tempat produksi barang. Dengan sistem yang semacam ini hubungan antara pekerja (buruh) dan majikan akan lebih akrab, (3) factory system, dalam tahapan ini, pabrik sudah didirikan berbeda dengan tempat tinggal majikan dan tempat pemasaran barang. Majikan mempunyai rumah sendiri dan tidak tercampur dengan kegiatan produksi maupun pemasaran. Jumlah para pekerja mencapai puluhan bahkan ratusan. Barang yang dihasilkan untuk dipasarkan.
Perubahan-Perubahan di Bidang Teknologi
Setelah industri terjadi tentunya banyak perubahan yang terjadi dalam berbagai bidang, salah satunya terjadi di bidang teknologi. Berikut adalah perubahan-perubahan yang terjadi di bidang teknologi: (1) industri kapas, “pada 1733, jauh sebelum ekspansi mulai, penemuan sederhana flaying shuttle (alat tenun) oleh John Kay menungkinkan para penenun menggandakan hasil mereka…. Dalam lima tahun, mesin tenun Richard Arkwright dapat digerakkan oleh air atau manusia dan mesin tenun Samuel Crompton (1779) menggerakkan banyak kumparan pertama dengan menggunakan energi manusia dan kemudian energi hewan dan air…. Edmund Cargwright mengembangkan alat tenun bermesin pada 1785” (Perry, 2013:51). Dengan adanya penemuan-penemuan baru ini maka banyak alat untuk menenun yang dihasilkan. Penemuan alat tersebut semakin mengalami perkembangan fungsi untuk memudahkan pekerjaan, (2) mesin uap, “James Watt pada 1763 menemukan mesin uap…. Temuan James Watt dapat digunakan di pabrik-pabrik…. Dengan mengginakan bahan bakar batu bara, mesin uap temuan Watt, menyebabkan pabrik-pabrik tidak bergantung lagi pada tenaga air dan dapat didirikan di mana saja” (Djaja, 2012:100). Dengan ditemukannya mesin uap oleh James Watt ini maka pabrik-pabrik tidak harus didirikan di dekat sungai lagi, karena sudah menggunakan tenaga batu bara, (3) industri besi, “ pada tahun 1780-an usaha coba-coba telah menyempurnakan produsi besi tempa, yang merupakan logam yang kemudian digunakan secara luas hingga baja mulai diproduksi secara murah pada tahun 1860-an…. Industri besi memunculkan permintaan yang besar pada tambang  batu bara untuk bahan bakar tungku-tungkunya…. Produktifitas yang lebih besar di bidang batu memungkinkan perbaikan yang terus berlanjut dalam peleburan besi” (Perry, 2013:52). Dengan adanya industri besi ini membuat produksi batu bara berkembang sehingga membuat perbaikan dalam industri besi itu sendiri, (4) transportasi, “Pada tahun 1830, jalur kereta api pertama dibangun di Britania yang menghubungkan Manchester dan Liverpool; hal ini memicu suatu zaman pembangunan kereta api di banyak dunia” (Perry, 2013:53). Dengan adanya alat transportasi ini memudahkan mereka berinteraksi daerah satu dengan daerah yang lain. 
Dampak Revolusi Industri
Revolusi industri mengubah inggris menjadi negara industri yang maju dan modern. Di inggris muncul pusat-pusat industri seperti .Lancashire, Manchester, Liverpool, dan Birmingham. (Djaja, 2012:102).
Wahjudi Djaja (2012:103—109) menyebutkan beberapa dampak dari adanya revolusi industri. Adapun dampak dari revolusi industri adalah sebagai berikut: (1) dampak di bidang ekonomi adalah perubahan yang sangat cepat dibidang industri membawa akibat yang luas diberbagai aspek kehidupan: (a) munculnya kapitalisme, “kapitalisme adalah suatu paham ekonomi yang berpandangan bahwa pendapatan (laba) dapat ditingkatkan dengan cara ditunjang oleh sejumlah modal yang banyak, pengusaha sektor produksi, sumber bahan baku, distribusi (pemasaran), dan teknologi terbaru” (Djaja, 2012:103). Dalam sistem kapitalisme ini para kaum kapitalis berharap untuk diberikan kebebasan sebebas-bebasnya tanpa adanya campur tangan pemerintah untuk menghasilkan barang dan bersaing secara bebas, sehingga kemakmuran dalam negara tersebut diatur oleh sistem pasar. “Syarat terpenting dari perkembangan kapitalisme ialah digunakannya dana sebagai basis dari usaha-usaha yang mendatangkan keuntungan” (Kuntowijoyo, 2013:90), (b) pengambilan tanah untuk lahan industri, “dengan modal yang dimilkinya, mereka menguasai perekonomian. Bahkan dengan modalnya itu mereka dapat meluaskan lapangan usaha industrinya” (Djaja, 2012:104). Jadi para pemilik modal atau kaum kapitalis mengambil tanah untuk kepentingan perluasan industrinya, (c) negeri jajahan sebagai daerah pemasaran, “bangsa Eropa yang mempunyai daerah jajahan, menjadikannya sebagai daerah bahan industri, dan sebagai daerah penanaman modal” (Djaja, 2012: 105). Daerah jajahan milik Eropa selain dimanfaatkan sebagai pemasok sumber daya alam sebagai bahan baku industri, juga dijadikan sebagai derah pemasaran hasil produksi, sehingga mereka dapat memasarkan hasil produksinya dengan mudah, (d) barang melimpah dan harga murah, “revolusi industri telah menimbulkan usaha industri dan pabrik secara besar-besaran dengan proses mekanisasi. Dengan demikian, dalam waktu singkat dapat menghasilkan barang-barang yang melimpah. Produk barang menjadi berlipat ganda sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Akibat pembuatan barang menjadi cepat, mudah serta dalam jumlah yang banyak sehingga harga menjadi lebih murah" (Djaja, 2012:106). Dengan adanya revolusi industri menghasilkan penemuaan-penemuan baru berupa alat produksi yang memudahkan untuk memproduksi suatu barang sehingga tidak memerlukan tenaga manual (seperti manusia dan hewan) untuk menghasilkan barang. Mekanisme produksi pun semakin cepat dan dapat menghasilkan barang lebih banyak. Ini mengakibatkan jumlah barang melimpah dan membuat harga barang tersebut menjadi murah, (e) perusahaan kecil gulung tikar, “dengan penggunaan mesin-mesin maka biaya produksi menjadi relative kecil sehingga harga barang-barang pun relative lebih murah. Hal ini membawa akibat perusahaan tradisional terancam gulung tikar karena tidak mampu bersaing” (Djaja, 2012:106). Para perusahaan yang tidak memanfaatkan perkembangan teknologi atau tidak menggunakan mesin-mesin canggih sebagai penghasil barang, mengakibtkan mereka tidak dapat bersaing, karena barang yang dihasilkan akan lebih sedikit, (f) perdagangan makin berkembang, “berkat peralatan perhubungan yang modern, cepat dan murah, produksi local berubah menjadi produksi internasional. Pelayaran dan perdagangan internasional makin berkembang pesat” (Djaja, 2012:106). Sebelum revolusi industri terjadi produksi barang hanya dilakukan di rumah-rumah pekerja saja kemudian setelah adanya revolusi industri, produksi barang semakin berkembang dan dapat dihasilkan dengan mudah karena dibantu oleh mesin-mesin yang ditemukan. Maka ini mengakibtakan juga pada perdagangan yang terus mengalami perkembangan, (g) transportasi makin lancar, “adanya penemuan diberbagai sarana dan prasarana transportasi makin sempurnah dan lancar” (Djaja, 2012:106). Ditemukannya alat transportasi memudah masyarakat untuk pergi dari satu daerah ke daerah lainnya, ini membuat dinamika kehidupan masyarakat semakin meningkat. (2) akibat dibidang sosial adalah: (a) berkembangnya urbanisasi, “berkembangnya industri telah menimbulkan kota-kota dan pusat-pusat keramaian yang baru” (Djaja, 2012: 106). Berkembangnya industri yang mengakibatkan adanya pusat-pusat daerah industri membuat masyarakat berbondong-bondong pindah dari desa ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih layak lagi, (b) upah buruh rendah, “akibat makin meningkatnya arus urbanisasi ke kota-kota industri maka jumlah tenaga makin melimpah” (Djaja, 2012:107). Banyaknya penduduk yang berpindah ke kota untuk mencari pekerjaan justru menimbulkan banyaknya tenaga kerja yang tidak dibutuhkan karena sebagian besar proses produksi menggunakan mesin. Ini mengakibatkan upah yang dibayarkan oleh majikan hanya sedikit, (c) munculnya golongan pengusaha dan golongan buruh, “di dalam kegiatan industraliasasi karena adanya kelompok pekerja (buruh) dan kelompok pengusaha (majikan? Yang memiliki industri atau pabrik.” (Djaja, 107 ). Deng munculnya revolusi industri ini mengakibatkan terbentuknya stratifikasi sosial secara vertikal, yaitu kaum kapitalis dan buruh, (d) adanya kesenjangan antara majikan dan buruh, “dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak, sedangkan pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita, menimbulkan kesenjangan antara majikan dan  buruh” (Djaja, 2012:107). Perbedaan ini mengakibatkan kesenjangan antara buruh dan majikan yang berdampak pada demo buruh dimana-mana yang menuntut untuk perbaikan nasib, (e) munculnya revolusi sosial, “pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin” (Djaja, 2012:108). Adanya kesenjangan antara kaum buruh dan majikan yang menimbulkan kaum buruh berdemo untuk menuntut nasib yang lebih baik, maka pemerintah setempat mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh. (3) akibat di bidang politik adalah: (a) munculnya gerakan sosialis, “kaum buruh yang diberlakukan tidak adil oleh kaum pengusaha mulai bergerak menyusun kekuatan untuk memperbaiki nasib mereka” (Djaja, 2012:108). Akibat ketidakadilan dari kaum  pengusaha tersebut maka kaum buruh ini membentuk sautu gerakan yang diberi nama gerakan sosialis, (b) munculnya partai politik, “Apalagi makin kuatnya keduduan kaum buruh di parlemen mendorong dibentuknya suatu wadah perjuangan politik, yakni Labour Party (Partai Buruh)” (Djaja, 2012:109). Dengan kuatnya buruh di parlemen mereka bisa membentuk suatu partai yang digunakan mereka untuk memperjuangkan kaum mereka dalam bidang politik, (c) munculnya imperialisme modern, “kaum pengusaha/ kapitalis umunya mempunyai pengaruh yang kuat dalam pemerintahan untuk melakukan imperialisme demi kelangsungan industrialisasinya” (Djaja, 2012:109). Dengan adanya kaum kapitalis tersebut menyebabkan terjadinya imperialisme modern yang mengakibatkan terjadinya kolonialisme di berbagai negara untuk mencari bahan mentah dan tempat pemasaran.
Daftar Rujukan
Djaja, Wahjudi. 2012. Sejarah Eropa: Dari Eropa Kuno Hingga Eropa Modern. Yogyakarta: Ombak.
Perry, Marvin. 2013. Perdaban Barat: Dari Revolusi Prancis Hingga Zaman Global. Terjemahan Saut Pasaribu. Bantul: Kreasi Wacana.
Kuntowijoyo. 2013. Peran Borjuasi: Dalam Transformasi Eropa. Yogyakarta: Ombak.
Karina, N. & Sasongkowati, R. 2013. History Of The World: Sejarah Dunia Kuno dan Modern. Yogyakarta: Indoliterasi.
Siboro, Julius. 2012. Sejarah Eropa: Dari Masa Menjelang Perang Dunia 1 Sampai Masa Antarbellum. Yogyakarta: Ombak.

139 komentar:

  1. waktunya diskusi kawan-kawan :D

    BalasHapus
  2. Sudah disebutkan bahwa dampak revolusi industri salah satunya adalah munculnya revolusi sosial, “pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin” (Djaja, 2012:108).
    Pertanyaan saya, apakah tindakan pemerintah dalam mengeluarkan uu ttng perbudakan itu efektif? Kita sudah ketahui bersama bahwa pada masa ini, kaum borjuis semakin jaya saja, apa tanggapan mereka ttng uu ini? pastinya mereka rugi dengan uu ini, karena kaum borjuis membutuhkan buruh yang dpt dibayar murah, bagaimana?
    This is my questions, please help me to answer it!!!
    Thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan mencoba menjawab pertanyaan melda

      menurut saya tindakan pemerintah dalam mengeluarkan uu ttng perbudakan kurang efektif karena walaupun uu ini telah diberlakukan perbudakan masih aja berlaku.

      tanggapan kaum borjuis ttng uu ini adalah jika perbudakan dilarang, sama saja dengan beralihnya pabrik – pabrik perkebunan dan gula ke tangan Perancis, dan akan mengancam finansial industri besar di kota Boston, Paris, Liverpool, New York, dan London. Sebagai pusat perbudakan di dunia dan mengakibatkan pengusaha menutup pabriknya dan terancam tidak bisa memberi makan dan nafkah bagi keluarganya.

      jika ada yang mau menambahkan atau bahkan menyanggah silahkan :D

      Hapus
    2. Bila uu ini kurang efektif, apa ada amandemen ulang ttng uu ini agar lebih efektif? Apa pemerintah diam saja saat uu-nya tdk didengarkan? Atau uu ini hnya cara pemerintah mncari muka saja?

      Hapus
    3. mencoba menjawab pertanyaan melda
      awalnya memang mereka tidak menghiraukan kebijakan pemerintah akan tetapi lama-kelamaan mereka mengubah pemikiran mereka. dalam buku Marvin Perry halaman 65 mengatkan bahwa: Pertama merka mendukung tindakan pemerintah untuk menyediakan pendidikan atau kesempatan bagi semua orang, kemudian mereka menerima prinsip negara membantu kaum miskin.

      Hapus
    4. menambahkan lagi, dalam UU tersebut sbenarnya tdk smuanya isi UU itu merugikan kaum borjuis karena dalam UU itu untuk membantu kaum miskin supaya dalam perlindungan pemerintah dengan didirikannya pusat-pusat penampungan dan perawatan fakir miskin.

      Hapus
  3. bagaimana solusi dan tindakan pemerintah melihat rakyatnya gulung tikar dan kehilangan lahan pertanian bagi petani..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Berkembangnya paham ekonomi klasiknya adam smith meminimalisir peran pemerintah saat itu
      paham ini menyerahkan seluruhnya kepada mekanisme pasar sehingga bangkrut atau gulung tikar adalah konsekuensi logis dan normal bagi perusahaan yang tidak bisa mengikuti pasar

      Hapus
    2. Apakah itu awal dari paham kapitalisme dan liberalisme, hasmal?
      Yg tak punya modal atau tdk bisa mempertahankan usaha dan kedudukanya berarti sudah tamat riwayatnya....yg menang adalah pemilik modal terbesar...

      Hapus
    3. menjawab yuni : untuk menyikapi itu pemerintah menjadikan para petani yang sudah tidak mempunyai pekerjaan lagi untuk menjadi buruh di pabrik supaya mereka tidak menjadi gelandangan.

      melda: aku coba menjawab yah, menurutku iya itu awal dari kapitalisme dan liberlisme, karena dampak dari revolusi industri itu diantaranya adalah kapitalisme dan liberalisme.

      Hapus
  4. bagaimana revolusi industri bisa menyebar dari amerika ke daratan eropa..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf utk yuni revolusi industri itu berasal dari eropa yakni Inggris bukan amerika...

      Hapus
  5. Kenapa revolusi industri munculnya di Inggris? bagaimana keterkaitan antara rovolusi industri dengan masa-masa renaisans sebelumnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menjawab yang pertanyaan pertama, karena Inggris memiliki sumber daya alam yang melimpah pada saat itu, terutama batubara yang digunakan untuk menjalankan mesin uap

      Hapus
    2. selain jawaban dari mas desmon juga karena tingkat keamanan di Inggris pada abad ke-18 sangat tinggi, ini memungkinkan untuk menjalankan bisnis dengan nyaman tanpa adanya gangguan. Jadi tingkat keamanan ini mendorong adanya kemaunan serta kemampuan masyarakat pada waktu itu untuk memulai roda perekonomian dengan rasa aman dan tanpa rasa takut,

      untuk pertanyaan mas dian yang kedua simpel aja pada Masa renaissance sebelumnya merupakan masa kebangkitan bagi ilmu pengetahuan. Pada masa ini, ilmu pengetahuan sangatlah dihargai. Industri pun demikian, dengan ilmu pengetahuan yang semakin berkembang, maka industri pun juga akan semakin maju

      Hapus
    3. apakah pada waktu itu hanya inggris saja yang diketahui memiliki potensi alam berupa batu bara dan bijih besi??? lantas untuk negara-negara lainnya seperti indonesia kapan ditemukannya batu bara??

      Hapus
    4. mencoba menjawab dari mbak rofiq: pada waktu itu negara-negara di eropa adalah penghasil batubara dan bijih besi terbesar, jadi tidak hanya inggris. untuk Indonesia sendiri setau saya ditemukannya batubara itu pertama kali pada tahun 1860 an di Ombilin Sumatera barat.ini menurut saya hehehe...

      Hapus
  6. lalu bagaimana bisa dikatakan revolusi kalau itu terjadi selama 2 abad, yakni dari abad ke 17--19 Masehi? kenapa bukan dikatakan sebagai evolusi? bisakah disebutkan dan dijelaskan dasar-dasar yang melatarbelakangi hal tersebut dikatakan sebagai revolusi?
    Trimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena revolusi adalah perubahan industri di inggris berjalan dengan cepat makanya dikatakan revolusi

      Hapus
    2. mencoba menjawab pertanyaan dari mas Dian. Maksud dari terjadi selama 2 abad itu adalah...
      Hal ini dikatakan revolusi dikarenakan perubahan ini dimulai pada abad ke-17, dimana ketika mulai munculnya banyak penemuan yang menunjang kegiatan industri, seperti penemuan mesin uap oleh James Watt...
      Ketika mesin ini ditemukan, mesin ini kemudian dimodifikasi, setelah dimodifikasi, ternyata mesin ini memiliki banyak kegunaan dan dapat digunakan dengan lebih mudah dan berjalan secara otomatis, selain itu mesin ini dapat dikatakan lebih murah daripada tenaga manusia untuk kegiatan industri...
      Ketika mengetahui hal ini banyak berbagai perusahaan berbondong-bondong mengganti tenaga kerja manusia dengan mesin dalam waktu yang singkat dikarenakan dianggap lebih murah...

      Hapus
    3. maaf dari yuni, 2 abad itu cepat dari mana ?

      Hapus
    4. mencoba menjawab pertanyaan mas dian, revolusi industri berawal dari ditemukannya alat-alat yang canggih pada abad-17 yang kemudian berkembang dan membantu pekerjaan manusia. kemudian pada abad ke-18 perindustrian di eropa mulai berubah dengan cepat dan memanfaatkan teknologi mesin-mesin tersebut tentunya ini secara bertahap, perubahan ini juga berdampak pada masyarakat yang melahirkan adanya perubahan struktur sosial secara cepat. jadi menurut saya ini merupakan revolusi, karena perubahan tersebut termasuk perubahan yang cepat. :D

      Hapus
  7. apakah revolusi di Inggris pada saat itu berdampak pada Indonesia? jika iya tolong sebutkan dampak revolusi tersebut.
    "syarat terpenting dari perkembangan kapitalis ialah digunakannya dana sebagai basis dari usaha-usaha yang mendatangkan keuntungan", apakah dana yang dimaksud di atas merupakan dana murni dari para pemilik pabrik atau ada bantuan pada pemerintah pada saat itu?
    .

    BalasHapus
    Balasan
    1. mencoba menjawab petanyaan Nurjiati,
      Pemerintah sama sekali tidak campur tangan dalam hal bantuan terhadap usaha-usaha pada masa itu, sehingga semua murni dari pemilik modal.

      Hapus
    2. menjawab pertanyaan tentang pengaruh revolusi industri terhadap indonesia,
      yaitu adanya imperialisme yang terjadi di indonesia contohnya pada masa pemerintahan raffles dengan politik sewa tanahnya yang dipengruhi oleh paham liberal, menurut pendapat saya begitu :)

      Hapus
    3. ada satu hal yang bisa dilakukan pemerintah utk ikut campur, yaitu membuat dan menetapkan UU yang berkaitan dengan hal diatas

      Hapus
  8. Apakah revolusi industri bisa terulang kembali di masa-masa ini?
    Lalu apakan Cina juga sedang mengalami revolusi industri modern?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf mas Dian, bisa diperjelas lagi? Cina masa sekarang atau masa setelah perang dunia ?
      Kalau hitungannya dari dulu hingga sekarang sih, itu bukan revolusi namanya...

      Hapus
    2. menjawab dian: menurut saya revolusi bisa saja terjadi kembali pada masa-masa ini, karena ilmu semakin berkembang dan itu dapat menciptakan suatu teknologi yang baru sehingga dapat membantu perindustrian saat ini. ini menurut saya hehehe...

      Hapus
    3. Vika Puspitasari
      Menanggapi jawaban dari Maghirotus
      Kalau memang benar revolusi industri juga dapat berulang kembali apa faktor penyebabnya? Apakah hanya dengan dibutuhkannya pembaharuan dalam bidang tekhnologi dalam perindustrian akan menimbulkan sebuah revolusi?
      Ingat dalam proses revolusi itu, tentunya ada beberapa ketimpangan yang tidak sesuai.

      Hapus
    4. Hardi Seto K
      maaf saya ingin mengutarakan pendapat
      revolusi industri adalah perubahan cara pembuatan barang dari manual (tangan) menjadi otomatis (mesin) dan berlangsung melalui beberapa tahapan, dimana jika suatu negara sudah dalam revolusi industri maka negara tersebut akan tetap dalam keadaan tersebut atau akan masuk pada fase industri yang lebih lagi. jadi menurut saya tidak akan terulang kejadian tersebut pada negara yang telah mengalaminya, akan tetepi revolusi industri dapat terjadi pada negara yang belum pernah merasakan revolusi industri

      Hapus
    5. untuk desmon : yg dmksud adalah cina saat ini, karena saat ini cina sedang mengalami perkembangan yang pesat.

      Hapus
    6. menanggapi juga jawaban dari maghfirotus dan seto: lalu apakah yang dinamakan revolusi industri itu hanya perubahan2 yang sifatnya sempit?
      bukankah revolusi itu perubahan yang sifatnya cepat danmeluas ?

      Hapus
    7. menanggapi dan mencoba menjawab yaa, saya sependapat dengan pak seto, revolusi industri bisa saja terjadi di negara yang belum pernah tersentuh oleh revolusi industri. untuk mas dian, iya memang revolusi itu bersifat cepat dan luas, akan tetapi revolusi industri itu diawali dengan perubahan dalam bidang keilmuan dan bidang perindustrian itu sendiri yang kemudian menyebabkan perubahan di banyak bidang seperti bidang sosial yang mengakibatkan adanya stratifikasi sosial karena perbedaan pekerjaan yang jauh.

      Hapus
    8. Hardi Seto k
      maaf saya ikut menambahkan tanggapan mbak ufir terhadap mas dian
      Revolusi Industri luas, dalam artian dampaknya. Pada masa Revolusi Industri di Inggris, negara-negara tetangga dan jajahannya menjadi pemasok bahan mentah dan daerah pemasaran, yang berdampak pada negara" tersebut dan juga aspek" lainnya. jadi ini bukan sesuatu yang sempit.
      terimakasih ini pendapat saya

      Hapus
  9. sekarang apakah masih inggris yang menjadi negara industri termaju di eropa atau ada negara lain yanf lebih maju daripada inggris ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mengutip dari artikel kalian:
      "(6) munculnya paham ekonomi liberal, dimana kemakmuran rakyat akan cepat tercapai apabila rakyat dibebaskan untuk melakukan kegiatan ekonomi." Paham liberal disini cenderung ke kapitalis kan ?

      Ada hal yang menurut saya janggal dari kutipan yg ada pada artikel anda,sebagai berikut:
      "Deng munculnya revolusi industri ini mengakibatkan terbentuknya stratifikasi sosial secara vertikal, yaitu kaum kapitalis dan buruh, (d) adanya kesenjangan antara majikan dan buruh, “dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak, sedangkan pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita, menimbulkan kesenjangan antara majikan dan buruh” (Djaja, 2012:107).

      Dari 2 pernyataan dari artikel ini, mengapa keduanya bertentangan?

      Hapus
    2. menjawab pertanyaan karin: untuk saat ini inggris memang masih menjadi negara yang maju dalam bidang industri, tetapi ada juga negara-negara lain yang mengalami kemajuan di bidang industri, seperti Jepang dan Amerika.

      menjawab desmon: dalam artikel yang kami tulis, untuk pernyataan yang pertama yaitu "(6) munculnya paham ekonomi liberal, dimana kemakmuran rakyat akan cepat tercapai apabila rakyat dibebaskan untuk melakukan kegiatan ekonomi." itu merupakan faktor yang meletarbelakangi munculnya revolusi industri, karena dengan munculnya paham seperti itu, maka ada kemauan rakyat untuk bekerja/mengahsilkan suatu barang supaya mereka dapat mencapai kemakmuran. kemudian pada pernyataan kedua "Deng munculnya revolusi industri ini mengakibatkan terbentuknya stratifikasi sosial secara vertikal, yaitu kaum kapitalis dan buruh, (d) adanya kesenjangan antara majikan dan buruh, “dengan munculnya golongan pengusaha yang hidup mewah dan satu pihak, sedangkan pihak lain adanya golongan buruh yang hidup menderita, menimbulkan kesenjangan antara majikan dan buruh” (Djaja, 2012:107) itu merupakan dampak dari adanya revolusi industri, karena revolusi menghasilkan teknologi-teknologi yang canggih sehingga tidak semua orang dapat bersaing, karena pada awalnya mereka yang bekerja dengan menggunakan alat tradisional (seperti petani) harus bersaing dengan teknologi industri yang semakin canggih ini mengakibatkan mereka gulung tikar, karena tidak dapat bersaing, nah mereka yang gulung tikar inilah menjadi seorang buruh yang mengakibatkan adanya stratifikasi sosial.

      Hapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Desmon menjawab pertanyaan dari siapa ?

    BalasHapus
  12. Yang ingin saya tanyakan, apakah ada pihak yang menentang adanya masa peralihan dari tenaga manusia ke mesin ini karena dijelaskan diatas bahwa para pengusaha kecil gulung tikar akibat dari adanya revolusi industri?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hardi Seto k
      maaf saya ikut membantu menjawab
      pada perpindahan dari tenaga manusia ke mesin tidak ada hambatan, mengingat efek dari revolusi tersebut sangat menggiurkan para pengusaha besar, namun yang menjadi masalahnya adalah adanya kesemena-menaan para kaum pengusaha pada buruh, upah yang kecil, dan lain-lain. hal inilah yang menyebabkan para buruh demo dan meminta adanya perlindungan terhadap kaum buruh

      Hapus
    2. saya turut bertanya kembali atas jawaban seto : kenapa kaum petani yang memiliki lahan, dan lahannya dialih fungsikan tidak menentang? ataukah sebenarnya mereka melakuakn penentangan?

      Hapus
    3. menanggapi mas dian, para petani itu tidak memliki lahan pertanian mereka sendiri, akan tetapi para petani itu merupakan petani garapan yang disewa oleh para bangsawan/pemiliki tanah untuk mengerjakan tanah mereka, akan tetapi dengan adanya revolusi industri, para pemilik modal mulai membeli tanah yang dimiliki oleh bangsawan untuk dijadikan sebagai tempat perindustrian, hal ini tentunya sangat menggiurkan bagi para bengsawan karena jumlah yang ditawarkan pemilik modal untuk pemilik tanah sangat besar, sehingga membuat pemilik tanah untuk menjual lahan mereka. jadi petani hanya bisa pasrah dengan dijualnya tanah yang mereka garap sebelumnya.

      Hapus
    4. Hardi Seto K
      maaf saya ikut menambahkan
      Saya setuju dengan penjelasan mbak ufir, dan menambahkan, bahwasannya para petani yang kehilangan lahan, akan dipekerjakan sebagai buruh dipabrik yang akan membangun gedungnya dilahan petani.
      terimakasih ini pendapat saya

      Hapus
  13. Di inggris pernah terjadi revolusi industri yg membuat megara tersebut menjadi negara maju seperti sekarang ini tetapi sebagai negara maju mengapa hingga saat ini untuk sistem pemerintahan inggris masih menggukan sistem kerajaan yang terbilang kuno dan sangat jarang dipakai oleh negara maju lainnya mengapa tidak menggunakan sistem perserikatan seperti Amerika atau sistem yg dipakai negara maju pada umunya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vika Puspitasari.
      Bantu menjawab
      1. Adanya faktor agama yang mempengaruhi mengapa Inggris mempertahankan system kerajaan. Seperti yang susah dijelaska kemaren bahwa. Henry VIII memisahkan diri dari persekutuan dengan Gereja Katolik, kemudian mengesahkan Undang-Undang Supremasi pada tahun 1534 yang menyatakan bahwa raja adalah kepala dari Gereja Inggris. Berbeda dengan sebagian besar Protestanisme Eropa lainnya, akar dari pemisahan Inggris dari Gereja Katolik ini lebih ke arah politis ketimbang alasan teologis. Henry juga secara hukum menggabungkan negeri leluhurnya, Wales, menjadi bagian dari Kerajaan Inggris dengan mengesahkan Undang-Undang Wales 1535-1542. Ada beberapa konflik agama internal yang terjadi selama masa pemerintahan putri Henry, Mary I dan Elizabeth I. Mary menghantarkan Inggris kembali ke pelukan Katolik, sedangkan Elizabeth memisahkannya sekali lagi, lalu menegaskan supremasi Gereja Inggris lebih kuat lagi dengan membentuk Anglikan
      2. Perlu diingat bahwa Inggris menganut sistem menggunakan sistem dwipartai. Di Inggris berdiri 2 partai yang saling bersaing dan memerintah. Partai tersebut adalah Partai Buruh dan Partai Konservatif. Partai yang menang dalam pemilu dan mayoritas di parlemen merupakan partai yang memerintah, sedangkan partai yang kalah menjadi partai oposisi. Secara langsung jika ada satu partai yang lebih dominan maka, partai itulah yang akan menggambil kekuasaan. Hal ini, akan melanggengkan proses kekuasaan monarchi.

      Hapus
    2. opini menjawab pertanyaan rizky : inggris menggunakan sistem kerajaan karena ingin tetap melestarikan sistem kerajaan yang sudah dianut sejak dulu, sebenarnya kerajaan inggris hanya sebagai simbol yang di agungkan tdk memiliki kekuatan dibidang pemerintahan karena kekuatan tertingggi dibidang pemerintahan tetap perdana mentri yang dipilih seperti contohnya di jogja dan solo mereka tetap mempertahankan sistem yang dianut sejak dulu tapi pemerintahan tertinggi tetap ada pada pemerintahan yang dipilih oleh rakyat

      Hapus
  14. mengutip keterangan:

    3.Inggris memiliki kekayaan alam terutama batu bara dan bijih besi.
    7.perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melahirkan banyak ilmuan yang mempunyai ide dan gagasan baru untuk menciptakan sesuatu yang baru. Penemuan-penemuan tersebut kemudian memperingan pekerjaan manusia, dan dengan inilah revolusi industri dimulai.

    pertanyaan saya:
    1. daerah manakah yang menjadi sentra penghasil utama batu bara dan bijih besi
    2. penemuan-penemuan seperti apakah yang dimaksud dalam memperingan pekerjaan manusia

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vika puspitasari
      Bantu menjawab pertanyaan nomor 2

      Mengutip
      1. Pada 1733, jauh sebelum ekspansi mulai, penemuan sederhana flaying shuttle (alat tenun) oleh John Kay
      2.James Watt pada 1763 menemukan mesin uap. Temuan James Watt dapat digunakan di pabrik-pabrik. Dengan menggunakan bahan bakar batu bara,
      3.Pada tahun 1830, jalur kereta api pertama dibangun di Britania yang menghubungkan Manchester dan Liverpool; hal ini memicu suatu zaman pembangunan kereta api di banyak dunia” (Perry, 2013:53).

      Jadi bikankah sudah jelas bahwa penemuan-penemuan pada zaman revolusi industri mempermudah pekerjaan manusia, dan menusia terbantu dengan adanya penemuan-penemuan yang muncul kemudian berlanjut dapat kita rasakan sampai sekarang.

      Hapus
    2. saya menjawab pertanyaa faza
      1. daerah yang menjadi sentra utama batu bara adalah Wales bagian selatan, Skotlandia, pegunungan Cambrian, Staford. Kalau daerah penghasil biji besi di pegunungan Pennine, pegunungan Cambrian dan Midlands
      2. untuk pertanyaan ke-2 seperti yang sudah kami sebutkan dalam artikel, contohnya adalah mesin uap dan mesin tenun.

      Hapus
    3. saya menambahkan jawaban untuk faza
      1. di inggris
      2. mesin uap

      Hapus
  15. Arini Rhosidatin..
    Revolusi di Inggris berpengaruh sangat besar terhadap masyarakat Inggris, lalu pertanyaanya siapakah yang menjadi pelopor revolusi itu sendiri..
    kemudian pertanyaan yang kedua yaitu siapa saja pihak yang diuntungkan dalam munculnya Revolusi Inggris tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menurut saya pelopor revolusi industry adalah james watt. penemuan mesin uap james watt yang pada akhirnya mendorong peningkatan hasil industry. selain itu penemuan james watt berperan penting bagi dimulainya revolusi industry di britania raya

      Hapus
    2. menjawab pertanyaan arini
      1. yang menjadi pelopor utama dalam terjadinya revolusi industri adalah para ilmuan seperti James Watt yang menemukan mesin uap yang membantu jalannya industri pada saat itu.
      2. yang diuntungkan dalam munculnya revolusi industri adalah kaum borjuis karena mereka yang mempunyai usaha.

      Hapus
    3. lalu bagaimana sikap pemerintah dalam menangani masyarakat yang tidak mempunyai skill? apakah pemerintah peduli dengan masyarakat yang tidak mempunyai skill tersebut?

      Hapus
    4. menjawab pertanyaan mbk arini, pada saat itu akibat dari revolusi industri adalah beralihnya lahan garapan petani menjadi tempat perindustrian, para petani yang dulunya menggarap lahan, menjadi pengangguran karena tidak adanya lahan yang digarap, ini membuat pemerintah untuk menjadikan mereka sebagai buruh di beberapa pabrik, hal ini menunjukkan adanya kepedulian pemerintah akan masyarakat pada saat itu.

      Hapus
  16. saya Ahmad Farid Junaidi mau tanya, mengapa revolusi tersebut dikatakan atau disebut sebagai revolusi industri? apa yang direvolusi hanya pada bidang industri saja?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vika Puspitasari
      Bantu menjawab
      Namanya saja revolusi Industri, jadi yang menjadi titik berat pada perubahan terjadi dalam sektor Industri.
      Mengutip perubahan yang terjadi "perubahan ini meliputi perubahan teknologi, sosioekonomi dan budaya yang terjadi dengan penggantian ekonomi yang berdasarkan pekerja yang kemudian didominasi oleh industri dan diproduksi mesin. Awal mula revolusi industri ini muncul pada abad ke-17 sampai abad ke-19.

      Hapus
    2. yaps tok :-(, mksih dong sama mbk Vika :-)

      Hapus
  17. Vika Puspitasari

    Mengutip pernyataan diatas : Pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin” (Djaja, 2012:108). Adanya kesenjangan antara kaum buruh dan majikan yang menimbulkan kaum buruh berdemo untuk menuntut nasib yang lebih baik, maka pemerintah setempat mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh.





    Pertanyaan
    1.Apakah pada zaman ini di Inggris masih terdapat perbedaan antara kaum buruh dengan pihak penguasa?
    2. Demo buruh yang marak terjadi di Indonesia untuk menuntut upah yang layak, apakah juga dipengaruhi oleh revolusi industri ini? Jika benar, pihak manakah yang membawa pengaruh revolusi Industri di Indonesia?

    BalasHapus
    Balasan
    1. saya akan mencoba menjawab pertanyaan yang ke dua
      revolusi industry juga berdampak Terhadap Indonesia di Bidang Politik, Sosial, Ekonomi, Iptek, Budaya, dan Demografi Pada Masa Penjajahan / Kolonial. yang membawa pengaruh adalah kaum borjuis. missal van Den Bosch,Thomas Stamford Raffles dll...

      Hapus
    2. Hardi Seto k
      maaf saya ikut menjawab
      1. menurut saya itu masih ada, namun tidak separah pada masa Revolusi Industri mengingat sudah dibentuknya undang" perlindungan kaum buruh dan UU lain yang menciptakan keseimbangan antara hak dan kewajiban kaum buruh dan kaum pengusaha

      Hapus
    3. Menanggapi jawaban no.1
      Jika masih ada, daerah mana saja yang masih menganut sistem ini?

      Menanggapi jawaban no.2
      Pada jawaban diatas, merupakan periode pada zaman penjajahan
      Apakah pada zaman penjajahan juga sudah ada demo buruh? setahu saya demo buruh itu terjadi pada masa-masa modern

      Hapus
    4. menanggapi nomor 1: sepengetahuan saya, pada akhir tahun 2012 pernah terjadi demo buruh di sejumlah negara di Eropa, seperti Inggris, Jerman, Spanyol, Portugal, Yunani, Belgia, Prancis, dan Itali. ini dikarenakan terjadi krisis keuangan pada saat itu dan kaum buruh menuntut haknya untuk mendapatkan kesejahteraan. akan tetapi untuk perbedaan sendiri, mungkin tidak separah pada masa revolusi industri dulu.

      Hapus
    5. Hardi Seto k
      maaf ikut menanggapi
      1. daerah pusat" perindustrian di Inggris, tapi saya mengatakan "tidak separah pada Revolusi Industri" bukankah sudah ada UU yang mengaturnya
      2. pada dasarnya buruh berdemo untuk menuntut hak para buruh, mungkin ada pengaruhnya dari Revolusi Industri Inggris pada buruh Indonesia. seperti adanya organisai para buruh di Indonesia yang memiliki tugas melindungi kaum buruh seperti yang dilakukan para buruh Inggris di masa Revolusi Industri.
      terimakasih ini pendapat saya

      Hapus
  18. diatas mbak alfia menyebutkan bahwa Pemerintah sama sekali tidak campur tangan dalam hal bantuan terhadap usaha-usaha pada masa itu, sehingga semua murni dari pemilik modal.lalu apa yang dilakukan pemerintah pada saat itu ?? jika pemerintah tidak ikut campur jadi pemerintah murni tidak terlibat sama sekali ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vika Puspitasari
      Bantu menjawab:
      Kembali pada asal mula munculnya Revolusi Industri adalah
      1.Situasi politik yang stabil. Adanya Revolusi Agung tahun 1688 yang mengharuskan raja bersumpah setia kepada Bill of Right sehingga raja tunduk kepada undang-undang dan hanya menarik pajak berdasarkan atas persetujuan parlemen.
      2. Pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap hasil-hasil penemuan baru (hak paten) sehingga mendorong kegiatan penelitian ilmiah. Lebih-lebih setelah dibentuknya lembaga ilmiah Royal Society for Improving Natural Knowledge maka perkembangan teknologi dan industri bertambah maju.
      Sebenarnya pemerintah juga memiliki andil,namun lebih pada proses pengakuan dari ditemukannya penemuan-penemuan baru.

      Hapus
    2. menjawab pertanyaan mabk karin: yang dimaksud dengan tidak ikutny campur tangan pemertintah disini adalah, untuk urusan modal, untuk penyediaan modal sendiri, itu berasal dari pemilik modal, pemerintah tetap ikut campur dalam urusan revolusi industri ini, seperti pemerintah membuat undang-undang untuk melindungi buruh, dan juga membantu para pengangguran untuk mendapatkan pekerjaan sebagai buruh.

      Hapus
  19. Hardi Seto k
    maaf saya ingin bertanya
    1. Apakah pada masa Revolusi Industri di Inggris sudah ada jaminan sosial terhadap kaum buruh?
    2. Banyaknya perusahan kecil yang gulung tikar yang kalah bersaing dengan perusahaan yang besar. Adakah langkah pemerintah Inggris untuk membantu perusahaan kecil tersebut?
    3. Mengutip dari Artikel kalian "Revolusi industri mengubah inggris menjadi negara industri yang maju dan modern. Di inggris muncul pusat-pusat industri seperti .Lancashire, Manchester, Liverpool, dan Birmingham. (Djaja, 2012:102)". mengapa Kota London tidak termasuk kedalam kota-kota pusat industri? mengingat London adalah Ibukota Inggris
    terimakasih, mohon tanggapannya
    maaf merepotkan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vika Puspitasari
      menanggapi pertanyaan nomor 1.
      Mengutip dari penjelasan bahwa jaminan sosial pada saat itu diwujudkan dalam bentuk munculnya revolusi sosial, “pemerintah mengeluarkan undang-undang yang menjamin perbaikan nasib kaum buruh dan orang miskin”

      Hapus
    2. Hardi Seto k
      terimakasih atas tanggapan dan jawabannya maaf merepotkan

      Hapus
    3. menjawab pak seto:
      1. iya, pada masa revolusi industri pemerintah mengeluarkan undang-undang untuk menjamin kaum buruh, diantaranya adalah Undang-undang "tahun 1833 dikeluarkan Factory Act atau Undang-undang pabrik. menurut undang-undang ini, kaum buruh mendapatkan jaminan sosial. di samping itu, undang-undang juga berisi larangan penggunaan tenaga kerja kanak-kanak dan wanita di daerah tambang di bawah tanah" (Djaja, 2012:108).
      2. menurut saya, pemerintah tidak ikut campur dalam usaha para pengusaha kecil supaya tidak gulung tikar, akan tetapi pemerintah turut ikut campur supaya tidak ada pengangguran dengan cara menjadikan mereka sebagai buruh.
      3. "mengapa London tidak termasuk kedalam kota-kota pusat industri?" karena pada saat revolusi industri terjadi, yang menjadi pusat-pusat industri adalah yang semula merupakan lahan-lahan pertanian, "lahan pertanian diubah menjadi lahan industri, lama-kelamaan menjadi pusat industri dan akhirnya muncullah kota-kota industri" (Djaja, 2012:104). jadi yang menjadi pusat-pusat industri saat itu adalah yang semula merupakan lahan pertanian diubah menjadi tempat industri, jadi tidak terpaku pada ibukota saat itu.
      menurut saya seperti itu.. :D

      Hapus
    4. Terimakasih maaf merepotkan

      Hapus
  20. bagaimana analisis kelompok 2 mengenai revolusi agraria yang berlanjut dengan revolusi industri?
    bagaimana kontinuitas dari mesin tenun yang telah ditemukan sebelumnya? terimakasih...

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab pertanyaan mas dian: menurut kami, revolusi agraria merupakan tahap awal dari revolusi industri, revolusi agraria diawali dari kebutuhan wol yang sangat meningkat sekitar abad 17 dan 18, sehingga menigakibatkan para pemilik lahan pertanian beralih ke peternakan domba, karena pada saat itu pertanian kurang menguntungkan, dari sini lah, teknologi-teknologi untuk membantu manusia dalam bekerja. dan kemudian revolusi industripun terjadi.

      pertanyaan yang kedua, penemuan mesin tenun terus berkembang suapaya dapat memudahkan manusia dalam bekerja, penemuan sederhana yang pertama oleh John Kay (1733), kemudian alat tenun tersebut disempurnakan oleh James Hargreaves (1768), perkembangan yang selanjutnya alat tenun yang digerakkan oleh tenaga air yang ditemukan oleh Richard Arkwright. dan pada akhirnya pada tahun 1785 Edmund Cargwright mengembangkan alat tenun bermesin.

      Hapus
  21. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  22. apakah mungkin adanya partai buruh yang awal tujuannya sebagai wakil dari suara buruh di parlemen dapat menjamin kesejahteraan buruh secara keseluruhan??? sementara realita yang ada demo buruh di indonesia masih terjadi dimana-mana, apalagi bertepatan dengan hari buruh nasional pada tanggal 1 mei... :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Vika Puspitasari
      Bantu menjawab:
      Menurut saya, terbentuknya partai buruh (Labour Party) bukan sepenuhnya menjamin kesejahteraan buruh, namun untuk membantu bagaimana hak-hak dari buruh didapat tentunya setelah kewajiban mereka sudah dikerjakan. Sebagai sarana untuk buruh dapat menyampaikan aspirasi dan keluhan ketika mereka mendapat kesulitan kerja.
      Jika ada pertanyaan mengapa sering terjadi demo buruh di Indonesia, itu dikarenakan mereka menuntut gaji yang sesuai dengan pekerjaan mereka dan sesuai dengan UMR (Upah Minimum Regional) atau UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten), serta adanya perubahan ekonomi yang dialami serta beberapa factor lain seperti menuntut adanya Jaminan Ketenagakerjaan dan masih banyak lagi. Sebenarnya peraturan mengenai Ketenagakerjaan sudah tercantum dalam Undang Undang RI No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Jika mbak Rofiq ingin tahu bagaimana isi dan peraturan sebenarnya mengenai demo buruh di Indonesia atau factor penyebabnya, silakan dating ke perpus pusat di Lantai 2 terdapat buku yang bias menjadi sumber bacaan.

      Hapus
  23. mendengar penjelasan dari mbak vika dan mbak alfia, saya bergejolak untuk bertanya:
    1. dalam penemuannya, apakah mesin2 tersebut langsung dapat diterima masyarakat atau tidak ????
    2. dalam pembuatan rel kereta api antara kota MANCHESTER ke liverpool, apakah tidak mengeluarkan biaya yang cukup besar padahal dalam revolusi industri pengeluaran biaya sungguh sangat diperhitungkan ???? thanks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menanggapi untuk nomor 1 ya,
      Begini, Penemuan baru atau sering disebut Discovery tentunya mengalami sebuah masa dimana penemuan tersebut tidak sepenuhnya langsung diterima, melainkan melalui beberapa pembaharuan untuk dapat menghasilkan penemuan yang lebih baik.
      Jadi, menurut saya penemuan tersebut diterima secara perlahan-lahan oleh masyarakat. Hal ini juga sudah tergambar sebetulnya dari penjabaran artikel diatas.

      Hapus
    2. Hardi Seto K
      maaf saya ikut menanggapi
      1. menurut saya iya terutama pada kaum pengusaha, karena keefisienan dari mesin tersebut. hanya menggunakan 1 mesin dapat menggantikan beberapa orang pekerja, dan menghemat biaya produksi
      2. kembali lagi untuk ke efisienan, pembangunan rel itu memang mengeluarkan biaya yang banya, tapi ini adalah investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keefisienan dalam hal waktu, baik untuk produksi maupun pemasaran
      ini pendapat saya, terimakasih

      Hapus
    3. saya ikut menanggapi
      memang benar yang dikatakan mas seto bahwa efisienan, pembangunan rel itu memang mengeluarkan biaya yang banya, tapi ini adalah investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keefisienan dalam hal waktu. bukankah tuan tanah dimasa itu adlah orang yang dapat dikatakan sangat / cukup kaya untuk sebuah pembangunan yang skalanya jangka panjang dan pasti ada kumpulan dari beberapa tuan tanah yang bergabung untuk membangunnya, jadi biaya akan semakin ringan selain itu diatas mbak vika juga sudah menyebutkan bahwa pemerintah juga memberikan bantuan. sekian pendapat saya , terimakasih

      Hapus
  24. 1.lalu bagaiimana menurut kelompok ditinjau dari masa sekarang apakah revolusi industri itu dirasa sudah berhasil sepenuhnya ??

    2. kemudian dalam artikel disebutkan bahwa pekerjaan di lakukan dengan mesin berarti terjadi banyak pengangguran dan PHK terhadap para buruh ?? bagaimana penangananya menurut kelompok 2 ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab mbak karin,
      1. untuk masa sekarang ini kami rasa, revolusi industri telah berhasil membawa dampak perindustrian yang lebih baik, akan tetapi banyak sekali dampak -dampak yang ditimbulkan, dan kebanyakan dari dampak tersebut bersifat negatif. yang anda maksud berhasil sepenuhnya itu apakah berhasil dalam artian mencakup semua bidang? jika iya, maka kami rasa kurang berhasil, karena justru mengakibatkan kesenjangan ekonomi antara kamu buruh dan majikan.

      2. untuk pertanyaan anda ini dalam masa apa? sekarang ataukah pada masa revolusi industri? kalau pada saat revolusi industri, seperti buku-buku yang kami baca, tidak ada penanganan dalam menghadapi pengangguran akibat PHK, karena memang penggunaan mesin mendominasi alat untuk mengahsilkan barang dan itu mengakibatkan banyaknya pengangguran. akan tetapi jika kami ada pada masa itu, maka kami menyarankan untuk berpindah menjadi wiraswasta, dan mencari peluang usaha sebanyak mungkin. hehehehe, ini pendapat saya.. :D

      Hapus
    2. berarti dapat dikatakan juga bahwa revolusi industri itu tidak sepenuhnya berhasil karena banyak dampak negatif dari revolusi tersebut ? negara mana sajakah di eropa yang menurut kelompok 2 revolusinya tidak berhasil atau belum berhasil sepenuhnya ??

      Hapus
    3. menurut pendapat saya, revolusi yang terjadi di Inggris itu berhasil dilaksanakan karena kembali pada penegrtian revolusi industri sendiri yaitu “Revolusi Industri adalah perubahan radikal struktur masyarakat agraris ke industri serta perubahan penggunaan sarana produksi dari tenaga manusia ke tenaga mesin” (Karina & Sasongkowati, 2013:197). “Perubahan tersebut ditunjukkan dengan mulai digunakannya tenaga mesin sebagai alat produksi di pabrik-pabrik menggantikan tenaga manusia dan hewan” (Djaja, 2012:93).itu berarti bahwa revolusi tersebut berhasil karena terjadi perubahan radikal struktur masyarakat agraris ke industri serta perubahan penggunaan sarana produksi dari tenaga manusia ke tenaga mesin. untuk di abad ke 18-19 sendiri negara-negara yang mengalami revolusi industri adalah di benua eropa, berhasil atau tidaknya, kami tidak mendapatkan informasi mengenai hal tersebut. dan juga untuk negara mana saja yang tidak berhasil, maaf itu diluar konteks, karena kajian kami adalah di inggris pada abad 17-19.

      Hapus
    4. Hardi Seto K
      maaf sedikit menambahkan
      Revolusi industri adalah perubahan cara pembuatan barang dari manual (tangan) menjadi otomatis (mesin), akan tetepi tidak sepenuhnya dengan mesin, melainkan masih membutuhkan tenaga manusia pada bagian' tertentu yang tidak biasa ditangani oleh mesin.
      terimakasih ini pendapat saya

      Hapus
  25. Menanggapi dari jawaban mbk Maghfirotus...
    Yang saya permasalahkan di pertanyaan itu bukan faktor ataupun dampak dari revolusi industri.

    Tapi kenapa munculnya paham ekonomi liberal yang condong kearah kapitalis itu dikatakan bisa memakmuran rakyat, padahal sistem ini cenderung membuat jurang pemisah antara rakyat yang kaya dan miskin ? Tolong jelaskan!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. menanggapi mas desmond, "para pencetus gagasan ekonomi liberal menyatakan kemakmuran rakyat akan cepat tercapai apabila rakyat dibebaskan untuk melakukan kegiatan ekonomi. lahirnya paham ekonomi liberal di Inggris memantapkan persiapan masyarakat menuju suatu zaman industri. artinya, paham ekonomi liberal memberi peluang bagi perkembangan industri-industri baru di inggris" (Djaja, 2012: 98). itulah kutipan yang kami ambil dari bukunya wahjudi, sebelumnya dari buku tersebut juga menyebutkan bahwa paham ekonomi liberal ini muncul sebagai reaksi dari paham ekonomi merkantilisme yang diatur oleh pemerintah. jadi menurut kami, pada saat itu sebelum revolusi industri terjadi, para tokoh pencetus gagasan ekonomi liberal itu beranggapan bahwa dengan ekonomi yang seperti itu maka kemakmuran rakyat akan cepat tercapai karena bebas dalam perekonomian dan tidak diatur oleh pemerintah. untuk jurang pemisah sendiri kan merupakan akibat yang tidak diketahui sebelum paham tersebut benar-benar diterapkan, jadi setelah paham tersebut diterapkan dan revolusi industri pun terjadi maka terjadilah jurang pemisah tersebut. begitulah mas desmon, itu menurut saya.. :D

      Hapus
  26. "Negara kesatuan Jerman yang terbentuk pada tahun 1871 menjadi salah satu negara industri yang kuat, yang tidak saja berhasil menutupi gap ketertinggalan dari Inggris selama setengah abad, bahakan dapat melampauinya dalam beberapa aspek” (Siboro, 2012:38)" dari pernyataan diatas, bagaimana cara Jerman untuk menutupi dan melampaui ketertinggalan tersebut?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab pertanyaan mabk balkis, jerman sendiri mulai mengalami perkembangan perekonomian karena masyarakat mulai terdesak oleh kaum kapitalis yang ada di eropa. kemudian masyarakat jerman mulai berbondong-bondong untuk menjalankan roda perekonomian dengan tujuan untuk mendapat keuntungan. dengan adanya ini maka lahirlah banyak perusahaan-perusahaan di jerman. bertambahnya perusahaan-perusahaan tersebut jerman mulai mengalami revolusi industri, revolusi industri di jerman ini ditandai dengan dibukanya peleburan baja. perkembangan industri baja jerman dan industri teknik mempunyai keuntungan yang besar. hasil dari besi dan baja tersebut melebihi inggris dan dan pada waktu itu pula membuat Jerman mengalami kemajuan cepat dalam industri kimia dan elektris.
      ini pendapat saya :D

      Hapus
  27. 1. Disini di sebutkan "Dalam hal ini warga kota (kaum borjuis) sangat berpengaruh dan memegang kendali dalam pertumbuhan kota pada saat itu. Mereka pun saling bersaing secara bebas dalam bidang perekonomian." Apakah kaum kelas bawah juga ikut bersaing bebas dalam bidang perekonomian?
    2. Di atas di sebutkan ada beberapa dampak revolusi industry di Inggris, di antaranya dampak dalam bidang industry, politik, ekonomi, sosial. Apakah ada dampak lain selain dampak yang di sebutkan pada artikel di atas?
    3. Kenapa sih pada abad ke-19 revolusi industri mulai menyebar ke Amerika Serikat dan daratan Eropa? Kenapa tidak menyebar ke Negara lain?

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab pertanyaan mbak sinta,
      1. untuk awal dari revolusi sendiri semua bersaing untuk dpat menjalankan roda perekonomian, karena awal dari adanya produksi barang ini berawal dari para pekerja rumahan (home industry) yang mengahsilkan produksi rumahan, kemudian berkembang menjadi pabrik-pabrik, disinilah mulai terjadi persaingan yang ketat untuk tetap bertahan, maka dari itu, hanya kaum borjuis (pemilik modal) saja yang dapat bertahan, sedangkan para kaum kelas bawah menjadi buruh.
      2. menurut kami dampak yang kami sebutkan diatas sudah mencakup semua aspek, bidang ekonomi, sosial, hukum dan politik. jadi dari aspek mana lagi mbak? hehehe
      3. revolusi industri menyebar ke berbagai belahn dunia, meliputi amerika, eropa dan asia, kekuatan inggris sebagai negara penghasil bahan mentah, negara dengan jajahan terluas serta kekuatan tentara yag terkenal mahal secara tidak langsung mempengaruhi penyebaran revolusi ke seluruh negeri, jadi dari inggris juga menyebar ke negara-negara lain selain amerika dan eropa.
      ini menurut pendapat saya.. :D

      Hapus
    2. Oyi cukup paham tentang revolusi industri. Thankyou jawabannya singkat, jelas mudah di mengerti hehe ({})

      Hapus
  28. bantu menjawab pertanyaan nomer 1 :
    mnurut saya kaum bawah jelas ikut bersaing mereka saling bersaing untuk mendapatkan pekerjaan yang layak dan sesuai dengan kemampuan mereka karena jelas diatas disebutkan bahwa pekerjaan sebagian sudah digantikan oleh mesin jadi para kaum buruh akan berusaha menyalurkan kemampuan mereka untuk membantu perkembangan industri agar mereka tidak tergusur oleh mesin.itu juga untuk keberlangsungan perekonomian dalam kehidupan masing masing buruh tersebut.

    2. ada menurut saya revolusi industri itu juga akan berdampak pada alam/lingkungan karena penggunaan mesin mesin tersebu. Setelah terjadi, revolusi industri, semakin banyaknya lingkungan dan pemukiman kumuh di sekitar industri. Limbah – limbah industri pada waktu itu belum di-filter atau disaring, sehingga secara langsung, limbah tersebut mencemari air, udara dan lingkungan. Pemukiman kumuh ini menggunakan toilet bersama serta keadaan lingkungan yang kurang bersih. Berbagai macam penyakit juga kerap terjadi seperti wabah kolera, cacar air.
    terimakasih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari jawaban nomor 2 diatas, apakah ada usaha dari pihak pemerintah maupun rakyat Inggris untuk menanggulangi dampak tersebut, jika ada apa saja cara penanggulangannya?

      Hapus
    2. Menjawab pertanyaan surya, mungkin supaya dampak revolusi industri tersebut tidak merusak lingkungan, alangkah lebih baiknya bila limbah2 tersebut di filter dan alangkah lebih baiknya pabrik industri di jauhkan dari permukiman warga/masyarakat.
      mungkin ada yang mau menambahkan?

      Hapus
    3. setuju sama jawabanya sinta :) (y)

      Hapus
    4. Maaf mbak Shinta, kalau menurut saya jawaban anda sebenarnya belum menjawab jawabannya mas Surya, karena itu adalah cara utk menanggulangi hal diatas menurut versi anda bukan versi pemerintah maupun rakyat Inggris di masa itu...

      Hapus
    5. Lhoo barangkali ada yang mau menambahkan ya monggooo kerso. Mungkin mas desmond mau menambahkan cara menanggulangi versi pemerintahan?

      Hapus
    6. Itu tugasnya kelompok 2...

      Hapus
    7. menanggapi, maaf yah teman-teman menurut buku yang pernah saya baca, tidak ada yang menyebutkan tentang penanggulangan mengenai lingkungan oleh pemerintah pada masa revolusi industri... hehehe :D barangkali ada yang pernah menjumpai, monggo komeen.. :D

      Hapus
  29. Terimakasih mbak karin, dari jawaban mbak karin saya muncul pertanyaan lagi.

    1. Jadi, kaum kelas bawah di pekerjakan oleh kaum borjuis ATAU mereka bekerja sendiri dengan kemampuan mereka dalam memberlangsungkan perekonomian?

    Terus untuk yang ke 2 : apakah ada dampak revolusi industri dalam bidang budaya? Soalnya komentar mas alvin di atas menyebutkan bahwa "dampak revolusi industri juga ada dalam bidang budaya" kalau memang ada dampak dalam bidang budaya. Bisakah kelompok 2 memberi contoh?
    hehe thankyouuuuu ({})

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab pertanyaan nomer 1. menurut saya keduanya saling berketerkaitan di sisi lain mereka memang dipekerjkan karena tidak sepenuhnya semua dilakukan oleh mesin dan jangan bayangkan mesin mesin di waktu itu sangat canggih seperti sekarang karena kan masih revolusi jadi masih dalam tahap baru ditemukan jadi masih membutuhkan tenaga manusia menurut saya lalu di sisi lain ada yang memang bekerja sendiri dengan kemampuan mereka atau dengan kata lain mereka yang mencari pekerjaan sesuai dengan apa yang mereka bisa lakukan dan itu untuk memenuhi kebutuhan / keberlangsungan ekonomi mereka.itu menurut pendapat saya

      mungkin kelompok 2 mau menambahkan ?? mana suaranya kelompok 2 ?? ;D hehhehhe

      Hapus
    2. menanggapi, seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa, memang pada awalnya persaingan perekonomian dilakukan oleh semua golongan, akan tetapi dengan adanya revolusi industri yang semakin modern, membuat kaum kelas bawah tidak dapat bersaing lagi, sehingga mereka menjadi seorang buruh yang dipekerjakan oleh kaum borjuis. kemudian untuk dampak dalm bidang budaya sendiri, menurut kami adalah perubahan yang semula menggunakan alat tardisional kini menggunakan alat yang modern yaitu mesin.
      hehehe maaf baru muncul, koneksi lelet.. :D

      Hapus
  30. Untuk mbak karin lagi, jadi antara bekerja sendiri berdasarkan kemampuan dengan di pekerjakan oleh kaum borjuis saling berkaitan gitu yaa?
    Okelah acih karinn

    terus pertanyaanku yang lainne belom di jawab :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. menjawab pertanyaan dari shinta yang nomer 2 ya..
      ada dalam bidang lain. yaitu dalam bidang budaya.
      Bidang budaya tersebut adalah Berkembangnya modernisasi dan westernisasi.

      Hapus
    2. hehhehe mungkin gitu sin
      iya kelompok 2 gag ada suaranya :( pertanyaanku juga belum di jawab diatas wkwkwk

      Hapus
    3. Berkembangnya modernisasi dan westernisasi itu contohnya apa mbk Intan?
      Terutama yang westernisasi, bukankah Eropa itu di barat?

      Hapus
    4. menambahkan pertanyaan no 2 dari shinta yaitu dampak dalam bidang budaya contohnya masyarakat yang konsumtif.
      Barang melimpah dan harga murah, “revolusi industri telah menimbulkan usaha industri dan pabrik secara besar-besaran dengan proses mekanisasi. Dengan demikian, dalam waktu singkat dapat menghasilkan barang-barang yang melimpah. Produk barang menjadi berlipat ganda sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang lebih luas. Akibat pembuatan barang menjadi cepat, mudah serta dalam jumlah yang banyak sehingga harga menjadi lebih murah" (Djaja, 2012:106). Dengan adanya revolusi industri ini masyarakat akan terpenuhi kebutuhannya secara praktis dan cepat. menurut pendapat saya :)

      Hapus
    5. sabar rek, pertanyaanne kalian loh maut kabeh hehehe :D

      Hapus
    6. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  31. mau tanya ya, plis tolong dijawab
    1. awalnya mereka memproduksi barang jika ada yang memesan, kenapa begitu? dan apakah yang bisa memesan hanya kalangan tertentu?
    2. bagaimana keadaan perekonomian mantan petani yang kehilangan lahan dan menjadi buruh pabrik? apakah negara memberikan jaminan perekonomian kepada mereka?
    3. Inggris juga memasarkan barang produksi mereka ke negara jajahan. bagaimana mereka memasarkan barang tersebut?
    jawabnya jangan panjang-panjang yaaa, nanti dikira cerpen :D
    makasiiihh :*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mending dikira cerpen mbk dari pada dikira pantun...:-D

      Hapus
    2. Mencoba jawab yang nomor 2

      Jika kita meruntut pada sistem ekonomi yang dianut saat itu ialah sistem ekonomi liberal/kapitalis yang membuat jurang pemisah antara si kaya dan si miskin..

      Dalam sistem ekonomi liberal ini pemerintah sama sekali tidak bisa ikut campur kecuali dalam membuat dan menentukan UU untuk para pekerja tersebut...
      Kelompok 2 monggo dilanjutin :-D

      Hapus
    3. Mencoba juga jawab nomor 3

      Melalui media pelayaran (kapal), singkat :-D

      Hapus
    4. menjawb ya mbak, begini mbak,
      1. mereka hanya memproduksi barang jika ada pemesanan, karena bahan mentah untuk barang yang akan di produksi tersebut bearasal dari si pemesan. untuk pemesanan barang sendiri berasal dari para majikan.
      2. untuk nasib kaum petani yang menjadi buruh,pemerintah sudah mengeluarkan undang-undang yang menjamin para buruh.
      3. sperti yang diakatakn desmon, yaitu melalui kapal perdagangan.
      singkat kan mbak? hehehe :D

      Hapus
    5. jawaban Desmond bilang negara tidak menjamin, lalu Ufir bilang ada UU tentang jaminan buruh. saya harus percaya siapaaahh??
      nah kalo memasarkann itu dengan cara pemaksaan, harus pesan, atau gimana??

      Hapus
    6. Ikut nimbrung ya.
      Kembali pada artikel diatas bahwa UU yang dibentuk merupakan kebijakan dari pemerintah, Nah tentunya kelompok 2 juga sudah berusaha membahas secara rinci berdasarkan sumber-sumber. Jadi sudahlah kasihan mereka dihujani pertanyaan mematikan. hehehe semangat Kawan.:D

      Hapus
    7. menambahi, begini mbak desmond di atas menyebutkan bahwa pemerintah tidak ikut campur tangan kecuali untuk urusan UU dan ufir juga bilang bahwa pemerintah ikut campur urusan UU, jadi sama kedua jawaban itu sama kan?

      dengan cara perdagangan mbaknya, nah barang-barang yang dihasilkan di Inggris tadi dibawa dan di jual ke negara jajahannya. ini menurut saya terimakasi :)

      Hapus
    8. sampek mbak desmond jare alfia :D

      Hapus
    9. Uuuaaapaaa ?! Mbakkkkk :'(
      Emang ane ngondek y mbk ?
      :'(

      Hapus
    10. Untuk mbk Mustika, negara memang gk menjamin secara langsung, tpi negara hanya bisamenjamin lewat UU...

      Hapus
    11. berarti negara hanya membuat UU tetapi tidak menjalankan gitu ya?
      alfiah kepikiran aku, jadi :salah ketik. puk puk ya Desmond :D

      Hapus
    12. cuma perdagangan ya?
      jadi barang tidak dibuat di negara jajahan, tapi bahan baku dari negara jajahan dibuat di Inggris lalu dipasarkan di negara jajahan. ya?

      Hapus
  32. Oh iya, hampir lupa...
    Sesuai dengan judul artikel ini:
    REVOLUSI INDUSTRI PADA ABAD 17-19 DI INGGRIS

    Karena ambigu, mungkin kita juga bisa bertanya tentang Industri di wilayah-wilayah jajahan Inggris juga dan tentunya di abad 17-19, seperti salah satunya di India...
    Bukankah begitu kelompok 2?

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf saya kurang ngerti mas sama pertanyaannya.. hehehe mohon diperjelas yah... makasih.. :D

      Hapus
  33. teman-teman ku, maaf yah kalo untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian kami kurang cepat, ini dikarenakan koneksi internet, jadi kami hanya bisa aktif di malam hari.. di mohon pengeretiannya.. terimakasih.. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah alasan" kurangi nilainya pak, ini alasan yang terselubung
      hahaha :D

      Hapus